Sherrilyn Kenyon - Dream Warrior [Dark-Hunter #16, Dream-Hunter #4]

Dream Warrior
series of Dark-Hunter #16 and Dream-Hunter #4
by Sherrilyn Kenyon
in 314 pages
published by St. Martin Press
on July 2010
categorized in Paranormal Romance 
read on November 27-28, 2016
with overall rate ❤❤♡








Synopsis


We are the Dolophoni. Diligent. Vigilant. Fierce and inescapable. Servants of the Furies, we are the right hand of justice and no one stands before us.

The son of Warcraft and Hate, Cratus spent eternity battling for the ancient gods who birthed him. He was death to any who crossed him. Until the day he laid down his arms and was banished into exile.

Now an ancient enemy has been unleashed and our dreams are his chosen battlefield. The only hope we have is the one god who swears he will never fight again.

As a Dream-Hunter, Delphine has spent eternity protecting mankind from the predators who prey on our unconscious state. But now that her allies have been turned, she knows in order to survive, the Dream-Hunters need a new leader. Someone who can train them to fight their new enemies. Cratus is her only hope. But she is a bitter reminder of why he chose to lay down his arms.

Time is running out and if she can’t win him to her cause, mankind will be slaughtered and the world we know will soon cease to exist.


Review


Cratus, anak dari Hate dan Warcraft, pesuruhnya Zeus yang dibuang ke kehidupan manusia karena dia tidak melakukan apa yang diminta Zeus. Dan ketika sang pemimpin ini membutuhkan kekuatan Cratus untuk membunuh musuh yang akan menghancurkan dunia mereka, Cratus justru bersekutu dengan Noir dan Azura untuk membalas dendam pada Zeus.

Diutuslah Delpheni, sang dolphoni, penjaga mimpi asuhan Arik (yang menjadi suami Geary, sepupu Tory), untuk membujuk Cratus membantu menyelamatkan dunia. Cratus yang tadinya tak memercayai dan dingin kepada siapa pun, perlahan-lahan mulai terbuka kepada wanita itu. Hanya ketulusan Delpheni lah yang mampu menyentuhnya.

Is it boring? Yep, buat romance-nya loh ya, ceritanya agak-agak mirip sama Zarek dan Astrid (di buku ini muncul lagi loh mereka dengan baby mereka dan tentunya percakapan yang kocak antara kedua karakter ini). Pria yang dingin, alphamale, penuh luka dan sakit hati, tersentuh dengan perhatian wanita. That's it. Sepertinya SK lebih mementingkan untuk membangun koneksi antara Dark-Hunter dan Dream-Hunter lebih detail, aku merasa ini semua baru perkenalan antarkarakter.

On the other hand, hal yang membuatku betah dengan novel ini adalah karena aku penasaran ke mana SK akan membawa cerita Dark-Hunter dalam seri Dream-Hunter ini. Ada banyak karakter yang muncul seperti Nick, Jaden (jadi penasaran dia ada hubungan apa sih dengan Sephirii itu dan masa lalu mereka, semoga SK bikin bukunya sendiri), M'Adoc, dan lain sebagainya. Muncul karakter-karakter baru lagi juga di akhir. Bingung saking banyaknya.

Selain itu percakapan antarkarakternya juga kocak. Khas SK banget lah di saat-saat genting malah bercandaan karakternya. Buatku yang paling lucu ketika Cratus aka Jericho ngebahas soal ayahnya ke Delpheni dan tiba-tiba disebutlah Teletubbies sama Berith (pelindung Cratus).
"Yeah. All puppy dogs and rainbows and those weird furry people with padded coat hangers on their heads that look like space aliens on acid."
"You mean the Teletubbies?"
"The fact that you know what they're called, Berith, truly scares me."
"As a demon of torture, it behooves me to know all things that are deeply annoying. You'd be amazed how many people in the modern age no longer fear zombies as much as Teletubbies."
"Not really. I'd rather battle a brain-eating zombie any day than hear them sing."

PS: Ternyata Zeus tuh tidak seperti bayanganku ketika nonton Hercules yang bijaksana dan dihormati. He's a mean bastard, a jerk, and a whiny. Hancur sudah imajinasiku terkait dewa-dewi Yunani ketika baca seri Dark-Hunter ini.

PS again: Waktu baca terkait Cratus, SK menulis dia adalah anak Pallas, aku sampai Google terkait Pallas, ternyata nama lain Warcraft. Styx adalah nama lain dari Hate. Kenapa sih dewa-dewi ini punya banyak banget nama alias?


Verdict


Romance-nya so-so sih, nothing new, mudah ditebak. Twist-nya ada beberapa dan banyak bagian yang membuat penasaran dengan kelanjutannya akan seperti apa dan latar belakang kenapa bisa seperti itu. Hahahahahaha... Banyak karakter baru yang muncul, semoga di buku berikutnya semakin detail ceritanya dan semakin banyak twist. Buku berikutnya tentang Fang dan Aimee. Kyaaaaa~

No comments:

Post a Comment