Harlequin Romance New Design

Sejak pertengahan November kemarin, desain layout Harlequin Romance berubah. Mulai dari header, font, gambar-gambar untuk halaman, widget, dan sebagainya. Untuk komentar aku menggunakan Disqus karena seems interesting, cuma berharap loading page-nya gak lama :)

Dan seperti kemarin, warna utama blog aku tetap pink ditambahkan dengan gradasi biru dan gold. Banyak gambar-gambar yang aku hilangkan karena loading halaman utamanya termasuk lambat. Jadi, aku bikin se-simple mungkin dan tentunya nyaman untuk di mata plus tetap girly.

Format review juga akan berubah, di tahun depan hanya akan ada sinopsis, review, dan verdict. Setelah berjalan setahun, aku menyadari banyak part yang sangat jarang aku gunakan, jadi akhirnya aku putuskan untuk buang.

Ada halaman baru yaitu About Blog & Blogger yang bercerita mengenai aku dan blog ini. Sedangkan halaman Book Sale masih dalam status on progress, aku belum sempat rapiin euy yang ada di dalam lemari >,<

So, I hope you enjoy Harlequin Romance new look. Apabila ada saran dan kritik silakan tinggalkan komentar kamu di bawah ini ya :)

The Reason Why I Buy Those Books

Yeayyy... Akhirnya kesambet ide buat nulis blog lagi setelah sekian lama. "The Reason Why" adalah segmen-segmen pemikiran aku tentang buku. Oh ya, ini bersifat subjektif ya, bukan berdasarkan riset atau hal-hal ilmiah lainnya. So, we can agree to disagree.

Untuk tema TRW bulan ini, aku akan membahas alasan aku membeli sebuah buku. Pernah gak sih kamu beli sebuah buku, terus pas mau baca, kamu bertanya-tanya kenapa ya dulu beli buku ini?
Feel free to share your opinion ^^


Auto-buy Author
Aku memiliki beberapa penulis yang setiap buku dia keluarin, pasti akan aku beli. Misalnya The Bourbon King (J.R. Ward) yang aku beli minggu lalu. Buku ini ga ada hubungannya sama sekali dengan seri Black Dagger Brotherhood, malah seri baru, bahkan genre-nya pun berbeda. Hahahahha...

Sparkling Review Stars and Review
Pertama kali berkenalan dengan novel Catherine Anderson adalah karena aku membaca review novel ini di goodreads. Rata-rata rating novel CA juga di atas 3,7 yang semakin membuat aku yakin untuk membeli dan membaca karya beliau. Selain itu, aku juga memiliki beberapa reviewer yang cukup menjadi patokanku untuk beli buku atau gak ketika galau.

Intriguing Synopsis
Berhubung novel di Indo tidak sama seperti novel di luar yang tidak dibungkus plastik, aku cuma bisa baca sinopsis yang ada di belakang buku saja. Kalau misalnya premisnya cukup menarik dan harganya oke, aku akan beli. Hehehehehe...

Tapi kadang sinopsis itu juga bisa menipu sih. Misalnya karya Maya Banks, dimana aku cocok sama karya Historical Romance tapi gak cocok sama Contemporary Romance dia. Padahal baca sinopsisnya menurutku bagus.

Hype
Ada beberapa novel yang aku beli karena lagi hype banget dan rasanya gimana gitu kalau aku belum baca terus semua orang bilang bagus. Penasaran lah yaaa... Buku yang aku beli karena alasan ini ada Me Before You, The Fault in Our Stars, The Alchemist, Have A Little Faith, Human of New York: Stories, To Kill A Mockingbird, serinya Suzanne Collins, hmmm... apa lagi ya? Kayaknya ada sih lebih dari 10. 

So far yang ngikutin hype, ada sih yang agak kecewa. But, on the other hand, I'm satisfied. Seenggaknya gak cengo-cengo amat lah ketika orang-orang pada bahas. Tapi aku udah gak ngikutin hype sih sekarang, kalo pun penasaran baca ebook-nya aja :)

Susan Elizabeth Phillips - What I Did for Love [Wynette, Texas #5]

Judul : What I Did for Love
Sub Judul : -
Seri : Wynette, Texas #5
Penulis : Susan Elizabeth Phillips
Halaman : 416
Genre : Contemporary Romance

Penerbit : Avon
Tanggal Terbit : Desember 2009
Harga : -
Translator : -
Editor : -

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 20-23 Oktober 2016



How did this happen?

Georgie York, once the costar of America's favorite television sitcom, has been publicly abandoned by her famous husband, her film career has tanked, her father is driving her crazy, and her public image as a spunky heroine is taking a serious beating.

What should a down-on-her-luck actress do?

Not go to Vegas... not run into her detestable former costar, dreamboat-from-hell Bramwell Shepard... and not get caught up in an ugly incident that leads to a calamitous elopement. Before she knows it, Georgie has a fake marriage, a fake husband, and maybe (or not) a fake sex life.

It's a paparazzi free-for-all as two enemies find themselves working without a script in a town where the spotlight shines bright... and where the strongest emotions can wear startling disguises.