The Reason Why I Buy Those Books

Yeayyy... Akhirnya kesambet ide buat nulis blog lagi setelah sekian lama. "The Reason Why" adalah segmen-segmen pemikiran aku tentang buku. Oh ya, ini bersifat subjektif ya, bukan berdasarkan riset atau hal-hal ilmiah lainnya. So, we can agree to disagree.

Untuk tema TRW bulan ini, aku akan membahas alasan aku membeli sebuah buku. Pernah gak sih kamu beli sebuah buku, terus pas mau baca, kamu bertanya-tanya kenapa ya dulu beli buku ini?
Feel free to share your opinion ^^


Auto-buy Author
Aku memiliki beberapa penulis yang setiap buku dia keluarin, pasti akan aku beli. Misalnya The Bourbon King (J.R. Ward) yang aku beli minggu lalu. Buku ini ga ada hubungannya sama sekali dengan seri Black Dagger Brotherhood, malah seri baru, bahkan genre-nya pun berbeda. Hahahahha...

Sparkling Review Stars and Review
Pertama kali berkenalan dengan novel Catherine Anderson adalah karena aku membaca review novel ini di goodreads. Rata-rata rating novel CA juga di atas 3,7 yang semakin membuat aku yakin untuk membeli dan membaca karya beliau. Selain itu, aku juga memiliki beberapa reviewer yang cukup menjadi patokanku untuk beli buku atau gak ketika galau.

Intriguing Synopsis
Berhubung novel di Indo tidak sama seperti novel di luar yang tidak dibungkus plastik, aku cuma bisa baca sinopsis yang ada di belakang buku saja. Kalau misalnya premisnya cukup menarik dan harganya oke, aku akan beli. Hehehehehe...

Tapi kadang sinopsis itu juga bisa menipu sih. Misalnya karya Maya Banks, dimana aku cocok sama karya Historical Romance tapi gak cocok sama Contemporary Romance dia. Padahal baca sinopsisnya menurutku bagus.

Hype
Ada beberapa novel yang aku beli karena lagi hype banget dan rasanya gimana gitu kalau aku belum baca terus semua orang bilang bagus. Penasaran lah yaaa... Buku yang aku beli karena alasan ini ada Me Before You, The Fault in Our Stars, The Alchemist, Have A Little Faith, Human of New York: Stories, To Kill A Mockingbird, serinya Suzanne Collins, hmmm... apa lagi ya? Kayaknya ada sih lebih dari 10. 

So far yang ngikutin hype, ada sih yang agak kecewa. But, on the other hand, I'm satisfied. Seenggaknya gak cengo-cengo amat lah ketika orang-orang pada bahas. Tapi aku udah gak ngikutin hype sih sekarang, kalo pun penasaran baca ebook-nya aja :)

1 comment:

  1. setuju.. tapi kalau hype, gue biasanya baca free samplenya dulu biar ngga kecewa pas beli.. kalau sample chapternya seru, langsung beli. kalau ngga, ngga jadi..

    ReplyDelete