Dakota Cassidy - Talk Dirty to Me [Call Girls #1]

Judul : Talk Dirty to Me
Sub Judul : -
Seri : Call Girls #1
Penulis : Dakota Cassidy
Halaman : 496
Genre : Contemporary Romance

Penerbit : Elex Media Komputindo
Tanggal Terbit : Maret 2015
Harga :
Translator : Ine Milasari Hidajat
Editor : -

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 9-10 Mei 2015



Mantan cewek licik seantero Plum Orchard, Dixie Davis, kembali ke kampung halamannya itu dari Chicago untuk menghadiri pemakaman sahabatnya—satu-satunya—Landon, dan mendapati bahwa sahabatnya yang sudah tak bernyawa itu membawa lelucon baru pada kehidupannya yang kini sudah bangkrut berat dengan membuat surat wasiat konyol yang menyatakan bahwa Dixie akan menjadi pemilik salah satu perusahaannya, tapi dengan syarat: Ia harus tinggal di rumah besar Landon

Bersama mantan tunangannya, Caine Donovan. Yang mungkin juga akan menjadi pemilik perusahaan itu. Yaitu sebuah perusahaan telepon layanan seks. APA??? Landon menyatakan dalam wasiatnya: siapa pun di antara Dixie dan Caine yang bisa mendapatkan lebih banyak klien, akan menjadi pemilik Call Girls yang berikutnya. Dixie sangat ingin memenangkannya, terutama jika saingannya adalah Caine.

Mampukah Dixie memenangkannya dan membuktikan pada semua orang bahwa ia sudah bukan wanita licik yang dulu? Game on!
Sepertinya cover-nya ambil asli kah? Tapi ada tambahan wajahnya sih. Buatku, cover-nya udah bagus
:)
Suka sama terjemahan mbak Ine. Lucunya dapat, terjemahannya juga bagus. Aku gak nemu typo, lancar banget lah bacanya. So, two thumbs up from me :)
Sepuluh tahun yang lalu, Dixie Davis adalah seorang remaja yang suka mem-bully. Kini, dia kembali lagi ke Plum Orchard (PO) untuk menghadiri pemakaman sahabatnya, Landon.

Kembali ke PO artinya membuka kembali luka lama dan ia harus siap untuk dicemooh atas tindakannya yang dulu. Padahal Dixie yang sekarang bukan Dixie 10 tahun lalu. Dia sudah berubah dan belajar atas akibat yang dia lakukan. Tapi warga PO bukanlah orang-orang yang mudah melupakan.

Dan yang paling membuat Dixie enggan kembali ke PO adalah Caine Donovan, sang mantan tunangan. Pria itu masih membuatnya terpesona. Sialnya, surat wasiat Landon membuat Dixie tak bisa berkutik dan tak bisa jauh dari Caine.

Dixie butuh uang. Surat wasiat Landon menjelaskan bahwa ia dapat memperoleh perusahaan Call Girls apabila ia menang melawan Caine dalam pertarungan 2 bulan. Call Girls itu perusahaan sex phone gitu. Awalnya Caine gak mau, tapi sifat kompetitifnya keluar kalau sudah melawan Dixie.

Talk Dirty to Me adalah buku pertama Dakota Cassidy yang aku baca dan aku suka. Banyak lucunya dan ceritanya cukup mengharu biru, terutama yang berhubungan dengan Landon. Bab 1, mataku berkaca-kaca, bab 2, aku ngakak, dan seterusnya.

Kasihan si Dixie, tiap dia bertemu dengan orang lama, pasti selalu disinisin. Ada kejadian rumor buruk, pasti tersangka utama yang nyebarin dia juga. Bahkan Caine pun sampai gak percaya kalau Dixie sudah berubah. Wanita itu sudah berkali-kali membuktikan, sampai aku lelah dan merasa kasihan.

Buat yang mengharapkan adanya kata-kata 'kotor' yang terucap dari mulut Caine dan Dixie sewaktu bekerja sebagai operator telepon sex, kalian tidak akan menemukannya. Hahahahahaha... Mungkin itu yang kurang dari buku ini menurutku.

Tapi kalau kalian mengharapkan adegan panas di antara kedua karakter utama, jelas ada. Di bab-bab awal, pas adegan di lemari, itu lumayan membutuhkan angin semilir sih =P

Overall, aku sangat menikmati cerita Dakota Cassidy ini. Alurnya enak diikutin, ceritanya lucu, ada yang bikin berkaca-kaca juga. Plussss.. didukung dengan terjemahan yang enak, bikin buku ini menjadi rekomendasiku buat yang mau baca cerita ringan :)




2 comments:

  1. Keren bisa tamat dua hari. Keasyikan ato gimana?

    ReplyDelete