Maya Banks - Never Seduce A Scot [Montgomerys and Armstrongs #1]

Judul : Never Seduce A Scot
Sub Judul : Mencuri Hati Sang Laird
Seri : Montgomerys and Armstrongs #1
Penulis : Maya Banks
Halaman : 496
Genre : Historical Romance

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Terbit : Maret 2015
Harga :
Translator : Eka Budiarti
Editor : Rosi L. Simamora

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 21 Maret 2015



Kecelakaan merenggut pendengaran Eveline Armstrong. Dengan hilangnya kemampuan wanita itu mendengar, hilang pula keberaniannya berbicara. Namun ia merahasiakan hal ini dari klan Armstrong, karena ia tahu hanya itu yang dapat menyelamatkannya dari perjodohan yang tak diinginkannya.

Eveline mengira dunianya akan selamanya sunyi senyap. Tetapi alangkah terkejut dirinya ketika suatu hari ia merasakan getaran suara Graeme Montgomery, sang ketua klan musuh. Detik itu juga, ia rela melakukan apa saja, termasuk menikah dengan kesatria tersebut, demi mendengar lagi suara dalam dan lembut itu. Suara yang membuatnya kembali bicara, dan pada akhirnya meluluhkan hatinya.
Suka sama cover-nya walaupun rambutnya tidak menggambarkan rambut Eveline. Di buku sih dibilangnya pirang, tapi di cover ini warnanya coklat. Coba kalau modelnya pakai motif plaid gitu. Skotlandia kan identik dengan plaid mereka. Hehehehehe..

Eveline Armstrong selama ini dikira seorang wanita dungu, padahal sebenarnya dia hanya tuli.Tapi keluarganya tak mengetahui itu, dan ya, Eveline berbohong kepada keluarganya agar ia dapat terlepas dari nasib buruk tiga tahun lalu.

Ia sangat merindukan suara dan kemudian muncullah Greame Montgomery, kepala klan yang akan menjadi suaminya atas perintah raja. Entah mengapa, Eveline terpikat pada getaran suara yang dihasilkan oleh Greame dan membuat Eveline yakin untuk menikahi klan musuhnya itu.

Greame sebenarnya sangat keberatan dengan pernikahan yang diperintahkan sang raja. Berdasarkan desas-desus, calon istrinya itu dungu, pupus sudah harapannya memiliki keturunan. Namun, ketika ia melihat Eveline, wanita itu indah baginya dan akhirnya diboyonglah Eveline ke tanahnya setelah pernikahan mereka.

Montgomery dan Armstrong sudah bertikai sejak lama, ayah Greame dibunuh oleh kakek Eveline. Hal ini menyebabkan dua klan selalu siap saling menumpahkan darah. Hal ini juga yang membuat Eveline ditolak oleh klan Greame.

Tapi Eveline berdiri tegar walaupun dihina sebagai wanita jalang. Sampai suatu hari, emosi Eveline memuncak dan terkuaklah kebohongan bahwa selama ini ia tidak dungu. Ayo tebak gimana sikap Greame? Marah? Lega? Mengusir Eveline kembali ke keluarganya? Hehehehehhe...

Buku ini aku selesaikan dalam satu hari. Aku rasa itu sudah menggambarkan bahwa aku menikmati alur cerita serta twist pada Never Seduce A Scot, apalagi ini adalah novel historical romance pertama Maya Banks yang aku baca.

Sebenarnya waktu beli buku ini, aku agak ragu, aku kurang menikmati contemporary romance karya beliau, tapi ternyata novel ini memikatku. Alurnya sebenarnya lambat, lebih banyak menceritakan perjuangan Eveline agar diterima di klan Montgomery. Tapi entah mengapa, aku menikmatinya, seperti terserap ke dalam cerita dan melihat sendiri perjuangan wanita itu.

Berbeda dengan Annie's Song karya Catherine Anderson (keduanya sama-sama tuli) yang membuatku simpati terhadap Annie, tulisan CA dalam cerita ini membuat miris, sedih, terharu, dan bahagia, karakter Eveline di Never Seduce A Scot ini membuatku ingin bertepuk tangan karena dia tidak pernah menyerah. Tulisan MB juga menurutku berapi-api, membuat pembacanya merasa kesal, bangga, kesal lagi, bangga lagi, terus ada adegan berdarah-darah. Hahahahaha... Itulah mengapa menurutku novel ini 'berapi-api'.

Kedua karakter utama di buku ini menyenangkan. Tipe pria yang sama dengan buku Annie's Song yang membiarkan sang wanita berkembang sekaligus mengawasi dengan mata elang. Saudara mereka juga membuatku penasaran. Sayangnya, MB hanya menulis cerita Brodie dan Bowen, Aiden dan Teague tidak T______T

Overall, aku sangat menikmati ceritanya. Romansanya terasa. Hot sih pasti, walau tidak se-hot contemporary romance karya Maya Banks. Aku sudah punya buku ketiganya dalam bahasa Inggris. Apa langsung loncat ke yang ketiga ya? Hmmmm...

Waktu Greame melakukan hal-hal yang menunjukkan dia sangat menyayangi Eveline. I melt everytime he looks at her that way.


2 comments:

  1. Hi, Phie..
    Kalo baca review dirimu, aku tergoda. Dompet tersiksa. kwkwkwkkw
    Terjemahannya oke gak ya? kl baca bbrp review, ada yg bilang terjemahannya kaku. :(

    ReplyDelete