Ally Blake - The Secret Wedding Dress

Judul : The Wedding Dress
Sub Judul : -
Seri : -
Penulis : Ally Blake
Halaman : 320
Genre : Contemporary Romance

Penerbit : Elex Media Komputindo
Tanggal Terbit : Maret 2015
Harga : -
Translator : Ayu Mahatma
Editor : -

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 24 Mei 2015



Gaun pengantin … tapi tanpa pengantin.

Paige Danforth tidak mengharapkan pernikahan yang indah karena pengkhianatan ayahnya dulu. Akan tetapi di sale gaun pengantin tahun itu, dia tak dapat menahan dirinya dari gaun pengantin dari sifon. Sepertinya dia harus mengakhiri kesendiriannya.

Datanglah tetangga barunya, Gabe Hamilton. Dia sangat menginginkan Paige di ranjangnya – tanpa ikatan, tanpa patah hati. Tapi, akankah sang petualang yang bertubuh besar dan nakal itu mengakhiri perjalanannya saat dia melihat gaun pengantin di lemari Paige?
Paige Danforth secara impulsif membeli sebuah gaun pengantin yang entah kapan ia pakai. Dan ketika ia pulang dan menaiki lift yang hanya Tuhan dan lift itu sendiri yang tahu kapan akan berhenti di lantai yang tepat, Paige bertemu dengan seorang pria.

Gabe Hamilton menempati penthouse dan ia tak menyangkan akan menemukan wanita yang menarik perhatiannya. Pertemuan mereka di lift meninggalkan kesan bagi Gabe. Pertemuan mereka yang berikutnya membuat pria ini semakin penasaran pada Paige.

Siapa yang sangka pria seperti Gabe tetap mendekati Paige padahal pria itu tahu tentengan tas sale gaun pengantin yang dibawanya waktu itu? Masa lalu kedua orang tua Paige membuat wanita itu semakin sinis terhadap pria yang ada dalam kehidupannya. Namun, Paige tak dapat menolak pesona pria Australia tersebut.

Seiring berjalannya waktu dan keduanya menjajaki pesona masing-masing, Gabe semakin bertekuk lutut pada wanita ini. Dari luar, Paige tampak pemalu, tapi sebenarnya wanita itu adalah seorang penggoda. Aksinya ketika mendatangi penthouse Gabe, membuatku ternganga. Hahahahaha...

Tentunya adegan 'kipas' ada di The Secret Wedding Dress ini, cukup membuatku berdebar-debar karena membuatku berharap menjadi Paige :)

Overall, seperti khas Harlequin lainnya, ceritanya sederhana, sweet, dan ringan. Yang aku sayangkan hanyalah keterbukaan antara kedua karakter utama ini tidak dari awal melainkan benar-benar menjelang akhir.



No comments:

Post a Comment