Jessica Hart - Mr. (Not Quite) Perfect

Judul : Mr. (Not Quite) Perfect
Sub Judul : -
Seri : -
Penulis : Jessica Hart
Halaman : 256
Genre : Contemporary Romance

Penerbit : Elex Media Komputindo
Tanggal Terbit : April 2015
Harga : Rp 49.800,-
Translator : Erica Noor Rachma
Editor : Grace Rosy Situngkir

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 10 April 2015



Apa yang sebenarnya diinginkan seorang wanita?

Allegra Fielding, seorang jurnalis, sedang dalam masalah. Dia menawarkan sebuah kisah kepada bosnya—merubah pria-yang-tidak-terlalu-sempurna menjadi Pangeran Memesona—dan sekarang dia dapat tugas besar! Tapi, di mana dia bisa menemukan pria yang mau dijadikan 'korban’ makeover? Hmm, saatnya memeras teman seatapnya, Max....

Sayangnya, rencana licik Allegra berubah menjadi bumerang ketika Max menolak untuk “disempurnakan”! Dia adalah seorang pria yang benar-benar tahu apa yang diinginkannya, dan dia dengan senang hati akan membuktikan pada Allegra bahwa tak ada yang lebih hot daripada pria dirinya.

Aku kurang suka sama cover-nya. Kalau tidak tahu pengarangnya, aku pasti mengira novel ini adalah novel lokal. Tidak terlintas sedikit pun bahwa ini adalah novel terjemahan.

Let's play "If I were a book cover designer..."

Mungkin aku akan membuat dasarnya adalah putih dengan sketsa Max yang sering digambar oleh Allegra. Bisa juga setengah badan cowok dimana setengahnya pakai kemeja, setengahnya lagi pakaian garis-garis yang bikin Allegra kesal. Or just a simple journalist equipment such as paper, pencil, magazines, maybe?

Dan aku baru ngeh kalau Blush (kalau perhatiin cover) adalah salah satu lini Harlequin yang bernama Kiss. Kenapa diubah jadi Blush ya? Dan Blush-nya ini menurutku kurang menonjol. Mungkin di bagian atas bisa dibikin garis kayak versi Harlequin-nya gitu untuk menegaskan ini HQ jenis apa.

Terjemahannya kali ini enak, typo cuma ketemu satu selama baca. Apa karena terlalu terserap dalam ceritanya? Hahahahahha... Typo-nya ada di halaman 166 "Tapi Allegra mengingkannya". Seharusnya menginginkannya.

Terus aku agak gak nyaman sih dengan terjemahan Tuan Sempurna, lebih memilih Pria Sempurna. Just my two cents :)
Allegra adalah seorang jurnalis yang mendapatkan kesempatan menulis sebuah kolom mengenai cara-cara mengubah seorang pria yang tidak sempurna menjadi sempurna. Sayangnya dia tidak menemukan korban dan tiba-tiba tercetus ide untuk menggunakan Max sebagai objek penulisannya.

Awalnya Max menolak, tapi Allegra mengancam pria satu ini serta memberikan rayuan "Siapa tahu mantanmu tertarik lagi padamu." Dan dimulailah aksi mengubah Max yang berpakaian ala kadarnya menjadi Max yang sempurna.

Seiring perubahan Max, Allegra merasa tak nyaman karena adanya perasaan tertarik yang dulu sempat ada, kini muncul kembali. Dan mereka tak bisa menyingkirkan perasaan itu. Rencana Allegra mengubah Max malah membuatnya ingin Max kembali seperti dulu.

Khas Harlequin, tipis, pendek, to the point. Tapi aku suka sama karya Jessica Hart satu ini. Dibuat tarik ulur ceritanya. Sampai gregetan banget sama Allegra pas awal-awal si Max kencan dan wanita satu ini mulai berasa cemburu. Tapi dia kayak menolak ketertarikan itu. Max-nya juga sih, kenapa gak agresif ke Allegra. Jelas-jelas udah ada sinyalnya. Ck!

Terus di bagian menuju ending dimana aku berharap berakhir bahagia, eh si Max pakai acara dodol pergi meninggalkan Allegra. Terus dua-duanya juga gak mau saling jujur. Ughhhh...

But overall, ceritanya ringan dan menyenangkan sih. Mayan seru naik turun emosinya. Terus, udah lama juga gak baca Harlequin jadi berasa cepat banget bacanya. Hahahahhaha...

Tuan sempurna adalah pria yang melihat kau sebagai dirimu sendiri dan tetap mencintaimu.




No comments:

Post a Comment