Julie James - Love Irresistibly [FBI/US Attorney #4]

Judul : Love Irresistibly
Sub Judul : Cinta yang Tak Dapat Ditolak
Seri : FBI/US Attorney #4
Penulis : Julie James
Halaman : 416
Genre : Contemporary Romance

Penerbit : Elexmedia Komputindo
Tanggal Terbit : Januari 2014
Harga :
Translator :
Editor : 

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 12-16 Februari 2015



Sebagai seorang pengusaha cerdas, Brooke Parker tahu dia harus ’bermain’ dengan kantor Jaksa - bahkan jika itu berarti bekerja dengan Cade Morgan. Tidak diragukan lagi, ada percik-percik gairah menyala di balik semua aksi sindir-menyindir yang mereka lakukan. Semua berlangsung normal, sampai sebuah peristiwa menjungkir-balikkan semua akal sehat.

Puh-leaseeee.... Brooke Parker itu ditulisnya rambutnya pirang gelap (kalau gak salah), kenapa cover-nya berwarna hitam rambutnya? Gak sesuai dengan karakternya. Kecewa.

Much better dari buku terbitan Elex sebelumnya. Typo sudah sangat sedikit. Tata bahasa juga sudah oke. Tapi tetap berasa gak mengalir sih. Beberapa bagian formal, terus dicampur non formal,jadi berasa aneh.

Aku selalu suka karya Julie James. Aku mau beli versi Inggris-nya aja sepertinya. Hahahhahahaha... Saat aku menulis review ini, aku sudah memesan buku karya JJ di bookdepository. Terus meringis lihat tabungan yang kepotong. Kurs SGD mahal :'(

Bisa dibilang semua karakter wanita JJ dalam seri FBI/US Attorney merupakan karakter yang kuat dan mandiri. Jadi gak mudah para pria-pria itu meluluhkan hati mereka. Hohohohohoho....

Brooke Parker adalah seorang general counsel di perusahaan Sterling. Dia yang mengurus segala kontrak dan kerja sama antara restoran Sterling dengan pihak luar. Harinya dimulai dengan buruk karena pacarnya yang seorang dokter memutuskannya. Alasannya karena mereka berdua jarang memiliki waktu bersama dan sepertinya Brooke bukan wanita untuk masa depannya. What a jerk! Terlalu banget!

Kemudian sang asisten pengacara, Cade Morgan, muncul di depan pintu kantornya dan meminta bantuan Brooke mengusut korupsi salah satu pejabat pemerintah. Yang bikin Brooke kesal, Cade mintanya pakai ngancam.
“That is nice, Mr. Morgan. Because in response to your tough-guy speech, I, in turn, would’ve had to give you my tough-girl speech, about where, exactly, federal prosecutors who come to my office looking for assistance can stick their obstruction of justice threats” 
Sejak saat itu, Cade tidak dapat berhenti memikirkan Brooke, begitu pula dengan Brooke. Ketika pengusutan itu selesai dilakukan, Cade berusaha mencari cara bagaimana agar dirinya dan Brooke masih dapat tetap bertemu. Lucu deh pokoknya percakapan mereka. Sassy banget :)

Tapi bukan berarti cerita ini gak ada konflik loh. Ada pertemuan Cade Morgan dengan seseorang yang mengingatkannya akan masa lalu yang berusaha dilupakannya (panjang bener kalimatku). Belum lagi kecemburuan Cade akan kedekatan Brooke dan Ford waktu lagi nonton pertandingan dan mereka duduk bersebelahan di sebuah box. Cade yang kebetulan berada di pertandingan tersebut menelepon Brooke dan wanita itu mengundangnya untuk ke box.
“Is that an invitation?”
“I suppose it is.”
“Good.” Cade’s voice dropped lower, adding one last thing before hanging up. “And tell your friend in the striped shirt that he’s in my seat.” 
Aku penasaran sama Ford sebenarnya, semoga ada cerita tentang dia :)

Overall, aku sangat menikmat semua buku Julie James. Ringan dan bikin ketawa sepanjang cerita. Hot scenes-nya juga oke. Complete deh :)

P.S.: Nanti ada adegan Jack Pallas dan Cameron. Kangen sama mereka.

I love you. On intense days. On good days. On long, exhausting work days. On really strange days when I find out that I have a long-lost brother. And most of all, on days when you make me smile, which happens to be every day I'm with you. You are not just a big-picture girl for me, Brooke Parker. You're the only picture.



No comments:

Post a Comment