Kristen Ashley - The Will [Magdalene #1]

Judul : The Will
Sub Judul : -
Seri : Magdalene #1
Penulis : Kristen Ashley
Halaman : 453
Genre : Contemporary Romance

Penerbit : -
Tanggal Terbit : April 2014
Harga : -
Translator : -
Editor : -

Tipe buku : ebook
Status buku : -
Periode baca : 03-07 Januari 2015



Early in her life, Josephine Malone learned the hard way that there was only one person she could love and trust: her grandmother, Lydia Malone. Out of necessity, unconsciously and very successfully, Josephine donned a disguise to keep all others at bay. She led a globetrotting lifestyle on the fringes of the fashion and music elite, but she kept herself distant.

While Josephine was trotting the globe, retired boxer Jake Spear was living in the same small town as Lydia. There was nothing disguised about Jake. Including the fact he made a habit of making very bad decisions about who to give his love.

But for Josephine and Jake, there was one person who adored them. One person who knew how to lead them to happiness. And one person who was intent on doing it.

Even if she had to do it as her final wish on this earth.

Cover-nya menggambarkan isi cerita banget sih. Hahahhahaa... Soalnya si Josephine tinggal di Lavender House dan memang tanamannya identik dengan bunga lavender.
The Will sebenarnya bukan buku pertama Kristen Ashley yang aku baca tapi buku pertama beliau yang aku baca sampai habis.

Yang sudah membaca buku ini rata-rata memberi rating 3 sampai 5, tapi tidak denganku. FYI, endingnya membuat mataku berkaca-kaca sih, tapi 400-an halaman, hanya bagian akhir dan beberapa bagian saja yang menarik untukku.

Cerita bermulai dari pembacaan pesan dan surat wasiat dari Lydie untuk Josephine dan Jake. Di saat itu pula lah mereka baru pertama kali bertemu. Dalam suratnya, Lydie "memberikan" Josephine kepada Jake.

Jake yang sudah pernah menikah tiga kali dan memiliki tiga anak berusaha untuk memenuhi permintaan Lydie, bagaimana pun wanita tua itu lah yang membantunya ketika dia terpuruk. Setidaknya berusaha berteman dengan Josie adalah hal yang dapat ia lakukan.

Dimulailah hari-hari dimana Jake berusaha berteman dengan Josie dan keduanya pun semakin dekat. Begitu pula hubungan antara Josie dengan anak-anak Jake. Tentunya ada chemistry di antara mereka. Gak perlu ditanya lah ya hot-nya seperti apa. Kristen Ashley gitu loh!

Ketika semuanya berjalan dengan lancar, muncullah masalah-masalah seperti istri pertama Jake, atasan Josie yang sempat dicintainya, dan keluarga Josie.

Alasanku memberikan dua hati pada cerita ini adalah karakter Josie dan Jake yang menurutku membosankan. Adegan yang berulang juga menurutku membosankan. Misal, adegan dimana Josie menyimpan rahasia dari Jake dan akhirnya mengungkapkannya. Percakapannya ya begitu, adegannya ya begitu juga. Hufftttt...

Aku kurang suka sama adegan berulang. Ceritanya jadi panjang, padahal gak penting juga. Rasanya capek gitu baca pemikiran Josie dan percakapan Josie. Mungkin buku KA yang lain lebih menarik kali ya? Hahahhahahaa..
“Life is like a boxing match. Defeat is declared not when you fall but when you refuse to stand again.” 




No comments:

Post a Comment