Tracey Garvis-Graves - On The Island [On The Island #1]

Title : On The Island
Series : On The Island #1
Author : Tracey Garvis-Graves
Pages : 347
Genre : Contemporary Romance; New Adult

Publisher : Penguin
Published date : August 2012
Price : Rp 49.000,-

Edition : Paperback
Status : Punya
Reading Period : April 12-13, 2014

When thirty-year-old English teacher Anna Emerson is offered a job tutoring T.J. Callahan at his family's summer rental in the Maldives, she accepts without hesitation; a working vacation on a tropical island trumps the library any day.

T.J. Callahan has no desire to leave town, not that anyone asked him. He's almost seventeen and if having cancer wasn't bad enough, now he has to spend his first summer in remission with his family - and a stack of overdue assignments - instead of his friends.

Anna and T.J. are en route to join T.J.'s family in the Maldives when the pilot of their seaplane suffers a fatal heart attack and crash-lands in the Indian Ocean. Adrift in shark-infested waters, their life jackets keep them afloat until they make it to the shore of an uninhabited island. Now Anna and T.J. just want to survive and they must work together to obtain water, food, fire, and shelter.

Their basic needs might be met but as the days turn to weeks, and then months, the castaways encounter plenty of other obstacles, including violent tropical storms, the many dangers lurking in the sea, and the possibility that T.J.'s cancer could return. As T.J. celebrates yet another birthday on the island, Anna begins to wonder if the biggest challenge of all might be living with a boy who is gradually becoming a man.

Baca On The Island ini membuatku ingin ke pantai. Hikkkkssss... I need holidays!!! Mau banget ke Maldives *nyeces*.

Dalam bayanganku, kurang lebih pulaunya TJ dan Anna seperti ini. Tentunya tanpa cottage yang cantik itu. Yang jelas pesisir pantainya mengundang untuk nyemplung :)

Sebelum membaca novel ini sebenarnya aku sudah tahu ceritanya seperti apa dan penasaran banget sebagus apa sih ceritanya. Well, gaya penulisan Tracey Garvis-Graves jelas berhasil membuatku tetap membaca cerita ini sampai akhir.

Bab pertama langsung dibuka dengan POV Anna yang mengatakan bahwa dia baru berumur 30 tahun dan T.J. 16 tahun ketika pesawat mereka jatuh. Anna dan T.J. terdampar di sebuah pulau tanpa penghuni. Tiga tahun mereka terdampar di sana.

Mereka harus belajar bagaimana cara bertahan hidup. Jadi ingat sama film Cast Away. Bedanya di film si Tom Hanks seorang diri dan berteman dengan bola voli. Di On The Island, Anna dan T.J. bersyukur mereka memiliki satu sama lain.

Aku sih gak bisa bayangin ya gimana bisa hidup di pulau terpencil dan tidak ditemukan dalam tiga tahun. Bisa gila kali. Mungkin bunuh diri juga. Ngeri bayanginnya. Tapi manusia memang diciptakan untuk bisa bertahan hidup.

Selama tiga tahun itu, T.J. berubah dari seorang bocah laki-laki menjadi pria dewasa dalam waktu cepat. Sejak awal bertemu dengan Anna, sebenarnya dia sudah tertarik. Bahkan mereka menjadi dekat dan menjalin hubungan. Pulau itu seperti menyimpan semua rahasia mereka ketika mereka ditemukan.

Anna dan T.J. ditemukan karena tsunami dan yang paling besar kena dampaknya adalah Indonesia. Jadi sedih lagi deh kalau ingat bencana alam itu >_<

Apakah hubungan mereka lancar setelah mereka kembali dari pulau? Tentunya tidak. Masing-masing dari mereka memiliki masalah sendiri. T.J. masih muda, oleh sebab itu Anna menginginkan agar pria itu menikmati masa mudanya, bukan mengikat diri pada Anna.

T.J., di lain pihak, ingin selalu bersama Anna, tapi keinginan wanita itu untuk masa depannya malah membuat mereka berdua menjauh.... Gimana mereka berhasil bersatu kembali, silakan dibaca di buku ini ya.

Kedua karakter di buku ini sangat dewasa dan lovable banget. Anna dengan kerendahan hati dan cintanya, T.J. dengan kepekaannya dan kepeduliannya kepada wanita itu *mendesah senang*. Character development-nya yang jelas bagus sih :)

Aku salut sama orang tua T.J. yang menerima hubungan anaknya dan Anna walaupun jarak umur mereka lebih dari 10 tahun. Mereka tidak menghakimi Anna. Two thumbs up buat orang tua seperti ini.

Yang membuat buku ini kurang 'nendang' buatku adalah cerita-cerita pas mereka terdampar di pulau itu. Agak bosan sebenarnya. Ya ngerti sih mau ngapain juga di pulau kecil begitu. Banyak waktu senggang. Tapi jadi gimana gitu rasanya. Kayak banyak yang kosong >,<

Overall, aku menikmati membaca buku ini dan sangat menyukai perkembangan hubungan Anna dan T.J. dari guru-murid, teman senasib sepenanggungan, dan kekasih. Semoga buku ini diterbitkan di Indonesia ya :)

No comments:

Post a Comment