Sabrina Jeffries - Beware A Scot's Revenge [School for Heiresses #3]

Judul : Beware A Scot's Revenge
Sub Judul : Pembalasan Pria Skotlandia
Seri : School for Heiresses #3
Penulis : Sabrina Jeffries
Halaman : 504
Genre : Historical Romance

Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : Februari 2014
Harga : Rp 49.000,-
Translator : Martha Widjaja
Editor : -

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 1 April 2014

“Jangan pernah mencium pria asing!”
— Mrs. Charlotte Harris, Kepala Sekolah

Kunjungan Lady Venetia Campbell ke rumah masa kecilnya berubah kacau. Ia diculik oleh musuh besar ayahnya, Sir Lachlan Ross. Lachlan adalah teman masa kecil sekaligus pria pujaan Venetia, namun pria itu juga mempunyai identitas rahasia sebagai si Biang Onar Skotlandia. Dan sekarang Lachlan menculik Venetia untuk membalas dendam pada ayah gadis itu, Earl of Duncannon.

Venetia mendapati Lachlan kini memesona... dan lebih berbahaya. Meskipun pria itu memperlakukannya sebagai musuh, satu ciuman di antara mereka menunjukkan yang sebaliknya.

Namun, pria itu bertekad untuk menggunakan Venetia sebagai senjata. Kini Venetia harus mencari cara untuk menundukkan Lachlan, atau ia harus memilih Earl of Duncannon atau Lachlan Ross.

Venetia Campbell kaget ketika ia diculik oleh teman masa kecil di Skotlandia yang dipujanya, Lachlan Ross. Pria yang tadinya dikira mati, ternyata masih hidup. Ditambah lagi, pria ini adalah si Biang Onar Skotlandia. Dia mencuri dari ayah Venetia.

Alasan Lachlan menculik Venetia adalah karena wanita itu satu-satunya jalan keluar agar Quentin, ayah Venetia, mau membayar uang yang pernah dipinjamkan ayah Lachlan kepada ayah Venetia.

Sepanjang perjalanan penculikan dari London ke Skotlandia, banyak kejadian lucu yang terjadi antara Lachlan dan Venetia. Mulai dari usaha wanita itu untuk kabur, nyanyiannya, usaha Venetia menarik perhatian si kusir, sampai orang-orang yang berada di tanah Lachlan. Semua adegan mengundang senyum.

Namun ketika Venetia dan Lachlan sudah sampai di Skotlandia, di situlah mulai intense suasananya. Alasan kenapa Lachlan menginginkan uang tersebut, kenapa ayah Venetia tidak membayar utang tersebut, dan bagaimana sebenarnya perasaan Lachlan kepada Venetia, semuanya terjawab di bagian ini.

Venetia tahu ketika ayahnya datang untuk menjemput dirinya, pertumpahan darah mungkin saja terjadi. Bahkan rakyat di tanah Lachlan pun setuju kalau Lachlan tuh emosional kalau sudah menyebut nama Duncannon. Mereka setuju bahwa sebaiknya Venetia yang ngomong dulu sama ayahnya. Adegan ini bener-bener bikin ketawa =P

Nah, berhubung aku suka cerita dimana si cowok yang ngungkapin perasaannya duluan dan caranya untuk "menangkap" si wanita supaya wanita ini juga mengungkapkan yang sebenarnya, Beware A Scot's Revenge ini benar-benar sesuai dengan apa yang aku harapkan. Ada perasaan berdebar-debar juga ketika Lachlan mengatakan bahwa dia rindu pada Venetia. So sweettttt.... Hahahhaahhaa...

Dibandingkan dua buku sebelumnya, aku paling menikmati buku ini. Tapi tetap, di setiap cerita, Sabrina Jeffries pasti menyelipkan adegan yang lucu atau mengundang senyum :)

Overall, aku suka banget sama ceritanya. Romance-nya sesuai dengan harapanku, jadi aku sangat menikmati cerita satu ini. Oh ya, kalau baca surat-menyurat antara Charlotte dan Sepupu Michael ini ya, makin bikin penasaran loh gimana cerita mereka. Sabrina Jeffries bikin cerita mereka di buku terakhir T____T 

School for Heiresses series:
#1 Never Seduce A Scoundrel
#2 Only A Duke Will Do
#3 Beware of Scot's Revenge
#4 Let Sleeping Rogues Lie
#5 Don't Bargain with The Devil
#6 Wed Him Before You Bed Him

5 comments:

  1. minjem dong, penasaran mau baca. Boleh gak ?

    ReplyDelete
  2. aduuuhhh.... baca repiumu jadi pengen baca SJ lagi... kangen lucu2nya, kangen karakternya... *haisshhhh*

    ReplyDelete
  3. Kebetulan aku baru selesai baca novel ini, kesannya?? Fallin in love!!! Kuharap Sir Lachlan Ross yang gagah itu nyata ya... hiks, benar2 novel yang nggak bosenin, lucu dan seru.... i love this book!!

    ReplyDelete
  4. Mbak phie bisa kasi review karyanya caroline lynden sama the wicked ways of the duke karya laura lee guhrke? Mbak uda baca belum aku mau beli tapi masih raguu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haiii...
      Aku lom baca euy. Laura Lee Guhrke lagi proses mau beli. Nanti aku review kalau udah selesai baca ya :)

      Delete