Lorraine Heath - An Invitation To Seduction [Daughters of Fortune #4]

Judul : An Invitation to Seduction
Sub Judul : Bujukan Hasrat
Seri : Daughters of Fortune #4
Penulis : Lorraine Heath
Halaman : 472
Genre : Historical Romance

Penerbit : Dastan
Tanggal Terbit : Juni 2013
Harga : Rp 20.000,-
Translator : Nyi Indah Kristianingsih
Editor : Yudi Iswanto

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 30-31 Maret 2014

Richard Stanbury, Duke of Weddington, terus didesak keluarganya untuk segera menikah agar mempunyai pewaris. Keluarganya membanding-bandingkannya dengan Nicholas Glenville, Marquess of Farthingham, sahabatnya yang mengumumkan rencana pertunangan dengan seorang wanita Amerika yang cantik dan kaya.

Richard mencemooh pertunangan Nicholas karena ia sangat membenci wanita Amerika yang ia anggap hanya mengincar gelar pria Inggris. Ia juga mencemooh sahabatnya itu karena menikah dengan tujuan mengincar kekayaan si calon istri. Richard tidak ingin menikah dengan alasan seperti itu. Ia hanya ingin menikah karena cinta, dengan wanita yang benar-benar mencintainya secara tulus dan apa adanya.

Richard akhirnya bertemu dengan wanita yang berhasil mencuri hatinya, yakni Kitty Robertson, calon istri Nicholas. Hubungan asmara rahasia pun terjalin di antara keduanya. Richard bertekad untuk menikahi Kitty dan merebutnya dari Nicholas. Di sisi lain, Kitty merasa bersalah karena mengkhianati tunangannya yang begitu baik.

Bagaimana kelanjutan hubungan Richard dan Kitty? Sanggupkah Richard mengalihkan cinta Kitty dari Nicholas? Dan bagaimana usaha Nicholas untuk mempertahankan Kitty?

Pantesan aja aku gak tau anak siapa si Kitty ini. Ternyata "Kitty" adalah nama panggilan dari seorang wanita yang dilahirkan di luar pernikahan kemudian diadopsi oleh salah satu keluarga Inggris. Tahu siapa? Yep, Mary Ellen, anak dari Jessye.

Kitty terpukau oleh Richard ketika ia melihat pria itu berenang di laut. Richard sejak mengetahui wanita berambut merah itu melihatnya, pria itu semakin penasaran dengan si wanita ini. Kemudian ketika Richard berhasil menangkapnya, Kitty mengatakan bahwa dia akan segera menikah.

Sudah menjadi khas cerita romance ketika sang pria penasaran dengan sang wanita, mau wanitanya udah nikah kek, udah punya tunangan, tetap saja dikejar. Itu yang dilakukan Richard, mengejar Kitty sampai ke Inggris dan mengejutkan ibu dan adiknya dengan menghadiri pesta dansa yang selama ini mati-matian dihindarinya.

Ketika mereka akhirnya bertemu dalam sebuah pesta dansa, betapa kagetnya Richard ketika mengetahui Kitty adalah tunangan sahabatnya sendiri, Nicholas. Richard dan Nicholas sudah mengetahui kejelekkan masing-masing. Oleh sebab itu, Richard memperingati Nicholas bahwa pria itu tak akan bisa membahagiakan Kitty. Begitu pula dengan Kitty yang tak akan bisa berbahagia dengan Nicholas.

Segala bujuk rayu sudah dikeluarkan oleh Richard. Hati dan tubuh Kitty sebenarnya sudah memilih Richard, tapi logikanya memilih Nicholas. Bersama pria ini, Kitty merasa aman, merasa bahwa hasrat tidak akan ada. Sedangkan bersama Richard adalah semua kebalikannya.

Aku agak bingung dengan dua karya terakhir Lorraine Heath. Kenapa bagian serunya di tengah ke belakang buku ya? Setengah buku pertama agak sedikit membosankan untukku. Tapi aku tetap mengacungi jempol karena sekali lagi LH menyembunyikan twist cerita ini dengan baik.

Setengah buku ke belakang itu membuatku penasaran, kenapa si Nicholas membiarkan Richard mendekati tunangannya. Harusnya dia marah donk? Masa iya tunangannya dirayu dibiarkan saja? Rada aneh emang pria satu ini.

Ending dari An Invitation to Seduction menurutku kurang nendang nih. Kurang gimana gituuuu... Penyelesaiannya kayaknya terlalu datar walaupun twist-nya membuatku tertipu juga sih. Huffftttt....

Oh, aku sempat sebel sama Kitty mengenai pendapat dia terhadap Jessye. Please deh, udah bagus si Jessye melahirkan dia, seorang diri pula. Tapi Kitty sempat menganggap bahwa ibunya seperti pelacur yang tidak dapat menahan hasrat dan membiarkan pria menyentuhnya. Ughhhhhhh.... Untung di akhir-akhir dia sadar kenyataannya.

Oke, sekarang tanggapanku tentang seri Daughters of Fortune ini:

Kesamaan para pria di seri ini adalah mereka memiliki masa lalu yang membuat mereka trauma. Mereka selalu mementingkan kebahagiaan orang yang mereka cintai di atas kebahagiaan mereka sendiri walaupun mereka harus terluka.

Kesamaan para wanita di seri ini adalah dari awal mereka gak tahu apa-apa sehingga mereka harus mengorek-ngorek masa lalu si pria. Beberapa kali mereka seperti diuji apakah mereka tetap mencintai sang pria ketika mengetahui masa lalu mereka?

Kesamaan alurnya adalah setengah buku pasti agak lamban dan tengah buku ke belakang baru seru dan banyak rahasia yang mulai terungkap. Heheheeheh...

Overall, kalau kamu suka tipe cerita yang menyentuh terutama dari karakter prianya, mungkin kamu bisa mencoba seri ini. Tiap buku pasti ada twist yang sedikit tak disangka :)

P.S.:
Ternyata lanjutan seri dari Daughters of Fortune adalah seri Lost Lords. Buku pertamanya tentang Camilla, buku keduanya aku gak tahu itu siapa, buku ketiganya tentang Tom dan Lauren :)
Daughters of Fortune series:
#1 The Outlaw and The Lady
#2 To Marry An Heiress
#3 Love with A Scandalous Lord
#4 An Invitation to Seduction

1 comment: