Julia Quinn, Connie Brockway, Eloisa James - The Lady Most Likely... [Lady Most #1]

Judul : The Lady Most Likely
Sub Judul : Pesta Perjodohan
Seri : Lady Most #1
Penulis : Julia Quinn, Connie Brockway, Eloisa James
Halaman : 400
Genre : Historical Romance

Penerbit : Dastan
Tanggal Terbit : Juli 2012
Harga : Rp 10.000,-
Translator : Lely Citra Maharani
Editor : Jantje

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 19 Maret 2014

Setelah mengalami kecelakaan fatal yang membuatnya koma, Hugh Dunne, Earl of Briarly, menyadari kalau sudah saatnya ia mencari pendamping hidup. Masalahnya adalah, Hugh memiliki pengetahuan lebih banyak mengenai kuda daripada wanita, sehingga ia meminta bantuan adiknya, Carolyn alias Marchioness of Finchley. Carolyn segera menyusun daftar lady pada Season itu yang paling diminati yang kemungkinan besar bisa menjadi calon istri Hugh.

Di dalam daftar itu terdapat Katherine Peyton yang blak-blakan namun cerdas, dan Gwendolyn Passmore yang dikenal sebagai debutan paling cantik. Carolyn mengundang mereka berdua ke pesta di rumahnya. Namun, Carolyn juga mengundang Kapten Neill Oakes, seorang pahlawan perang, dan Alec Darlington yang baru mewarisi gelar earl-nya. Sekarang, yang harus dilakukan Hugh adalah memilih calon pengantinnya, dan ia harus segera melakukannya, karena ternyata timbul persaingan serius guna merebut perhatian para lady di pesta tersebut.

Siapakah yang akan dipilih Hugh? Apakah lady yang dipilihnya bersedia dinomorduakan oleh kegemaran Hugh terhadap kuda? Dan bagaimanakah nasib para lord dan lady yang lain yang belum mendapatkan pasangan?

Review ini mengandung spoilers.

Sama seperti bacaanku sebelumnya, yaitu Strangers in The Night, kali ini The Lady Most Likely juga menyuguhkan tiga cerita. Bedanya adalah di buku ini ketiga cerita berada dalam satu setting tempat, yaitu rumah sang earl.

Hugh Dunne menyadari bahwa dirinya harus segera menikah dan meminta bantuan adiknya untuk menyusun daftar wanita yang pantas menjadi istrinya. Ketika dia mengatakan hal ini, baik Carolyn maupun Georgina (sahabat Caro), langsung tertawa. Tapi Caro akhirnya menyusun acara dan mengundang tiga orang wanita dan tiga orang pria.

Pasangan pertama adalah Alec dan Gwen oleh Julia Quinn.
Gwen adalah wanita tercantik pada season tersebut dan sebenarnya dia menginginkan kesendirian. Dia tak sabar ingin pulang ke rumahnya. Tapi karena dia diundang dan ibunya memaksa, jadilah dia pergi ke pesta yang diadakan Carolyn.

Di sana dia bertemu dengan Alec Darlington. Keduanya tak menyangka bahwa mereka akan saling tertarik dengan cepat, secepat alur cerita ini. Seperti khas Julia Quinn, terdapat beberapa percakapan yang mengundang senyum, cuma sayang aja sih dengan alurnya yang cepat ini. Jadi kurang menikmati >,<

Pasangan kedua adalah Kate dan Neill oleh Connie Brockway.
Aku memang selalu suka dengan cerita cinta bersemi kembali. Kate dari dulu sudah menyukai Neill namun pria itu menolaknya dan memintanya untuk menunggu, kemudian menjadi tentara.

Di pesta Caro, mereka bertemu kembali. Rasa cinta itu masih ada. Sayangnya Neill bertindak sebagai pelindungnya, bukan pria yang mengejarnya. Hal ini membuat Kate kesal setengah mati. Sebenarnya Neill itu tertarik gak sih sama dia? Akhirnya Kate mencari kesempatan dimana mereka bisa berdua dan akhirnya mereka bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan selama ini sebenarnya.

Connie Brockway adalah penulis baru untukku dan aku menikmati cerita ini. Suka dengan percakapan yang lucu dan sedikit sarkastik. Mungkin aku akan membaca satu novel yang pernah ditulisnya, bukan novella dengan alur yang cepat :)

Pasangan ketiga adalah Hugh dan Georgina oleh Eloisa James.
Hugh adalah seseorang yang sangat mencintai kudanya. Tiada hari dilaluinya tanpa kuda. Mungkin istri yang dipilihnya tidak akan bisa menang dari kuda.

Georgina adalah seorang janda. Sejak kematian suaminya, dia lebih sendu, tak ada lagi kilau kenakalan masa kecil dan senyum yang selalu diberikannya kepada Hugh. Hal ini sebenarnya membuat Hugh bertanya-tanya dan peduli terhadap teman masa kecilnya itu.

Georgie sebenarnya peduli kepada Hugh. Tapi pria itu selalu menantang bahaya dan membuatnya menghindari pria ini. Sedangkan Hugh di lain pihak mulai menyadari kepedulian dan perhatiannya kepada Georgie dan memutuskan untuk mendekati wanita ini.

Cerita Hugh dan Georgina menurutku agak sedikit aneh di awal karena tiba-tiba saja Hugh mendekati Georgie, tapi aku gak merasakan chemistry mereka di awal. Tiba-tiba saja Hugh menginginkan Georgie untuk selalu menemaninya. Kalau awal-awal bisa diceritakan Hugh cemburu kepada pria-pria yang mendekati Georgie dan mengatakan hal itu langsung di depan wanita itu, mungkin aku gak akan merasa aneh sih...

Secara keseluruhan, aku menikmati buku ini. Sayang hanya berupa novella, jadi kurang panjang ceritanya. Aku penasaran sama cerita Charlotte dan Piers. Ada bukunya gak ya? Hmmmm...

Lady Most series:
#1 Lady Most Likely
#2 Lady Most Willing

4 comments:

  1. Wah duet penulis yang oke2 punya.... dan wajib punya juga ni buku ^^

    ReplyDelete
  2. menarik sekali ceritanya meski kayak kumcer yang saling terkait, huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bisa dibuat kayak bersambung gitu ceritanya. Keren sih. Hwhwhwh..

      Delete