Cat Patrick - Forgotten

Judul : Forgotten
Seri - 
Penulis : Cat Patrick
Halaman : 336
Genre : Contemporary Romance; Young Adult

Penerbit : Mizan
Tanggal Terbit : Oktober 2012
Translator : Berliani M. Nugrahani
Editor : Rina Wulandari
Proofreader : Putri Rosdiana
Harga : Rp 20.000,-

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 1-2 Maret 2014

Pertama-tama, aku melihat senyumnya.
Wajahnya tampak tak asing ... Aku mengaduk-aduk memori yang tersisa
di otakku. Wajah itu tidak kutemukan di mana pun.
Namun saat dia menyampirkan jaketnya di bahuku, tiba-tiba aku merasa begitu terlindungi ... Kehangatan tubuh dan aroma sabunnya, samar-samar membangkitkan kenangan tentang … seorang pria sempurna.

Tepat setiap pukul 04.33, sebagian besar memori London Lane akan terhapus dan dia hanya bisa mengingat masa depannya. Untuk membantu ingatannya, setiap malam, sebelum tidur, gadis itu selalu meninggalkan catatan tentang kejadian hari itu untuk dirinya di esok hari.
Saat London bertemu dengan Luke Henry, kehidupannya mulai berubah. Nama itu tak pernah ada dalam catatannya, namun dia merasa mengenalnya. Luke selalu hadir setiap London membutuhkannya. Sejak pertemuan itu, London semakin sering dihantui mimpi aneh tentang keluarganya. Kepingan-kepingan mimpi itu telah membawanya pada sebuah rahasia yang selama ini tersimpan rapat. Rahasia besar yang akan mengubah jalan hidup London.

Terkadang melupakan adalah cara terbaik untuk mengingat.

Tagline itu begitu kuat saat aku melihat cover Forgotten ini. Cover-nya bagus walaupun aku bingung kenapa dia harus tidur di atas bebatuan itu. Di atas kasur kan gak apa-apa juga. Heheheheheheh....

Bagaimana ya rasanya tidak dapat mengingat masa lalu dan dapat melihat masa depan? Antara berkah atau kutukan kali ya.

Sebenarnya ada alasan kenapa setiap pukul 04.33, ingatan London Lane akan di-reset ulang dan membuatnya selalu membuat catatan mengenai hari tersebut. Alasannya apa, ada di buku ini. Kalau aku ceritain jadi spoiler entar :)

Setiap hari seperti hari baru untuk London. Agak melelahkan sih karena dia harus mengingat setiap isi catatannya. Kemudian dia bertemu Luke dan perlahan-lahan ingatannya seperti bermunculan.

Kalau kamu pernah nonton 50 First Dates filmnya Adam Sandler, nah romansa antara London dan Luke Henry seperti itu. Walaupun tidak sesederhana di film itu juga sih.... Ada masa lalu antara London dan Luke. Yang jelas, Luke ini orangnya baiiiiiikkkkk banget. Cowok yang super cute dan perhatian.

Banyak kata-kata Luke untuk London yang menurutku menyentuh. Aku lupa bahasa Indonesianya gimana, tapi kalau di bahasa Inggris seperti ini (jiplak dari Goodreads):
“The boy in the closet is your boyfriend. He loves you and will tell you all about last night.”
“Cute,” I say, feeling my eyelids droop and sleep approach. “Don’t forget to tell me about the last hour in the closet.”
“I’ll re-create it for you tomorrow,” Luke says.
Luke menerima segala kekurangan dan kelebihan London. So, two thumbs up buat cowok satu ini. Tapi bukan Luke saja yang menerima London seperti itu, sahabat London, Jamie, pun juga begitu. Walaupun persahabatan mereka sempat bermasalah.

Ceritanya bukan berkisar romansa dan persahabatan saja, tapi juga penyebab London lupa ingatan. Di beberapa bab terakhir akan terkuak cerita tersebut dan sedikit unpredictable dengan ending-nya. Aku masih agak gak bisa terima sih, secara menurutku sebenarnya kasusnya udah beres, tapi kenapa masih akan terjadi juga apa yang London lihat? Huhuhuhuhu....

Secara keseluruhan, aku suka buku ini. Sedikit berbeda dengan bacaanku yang lain. Terima kasih buat si pacar yang sudah merekomendasikan buku ini buatku :) Oh ya, aku beli buku ini di Islamic Book Fair 2014 kemarin. Lumayan dapat harga 20rb saja ^^

10 comments:

  1. Me-Reset Pikiran? Ingat lagunya Geisha "Lumpuhkan Ingatanku". Ceritanya pasti unik dan kalau otak udah di-reset, pasti kayak blooan enggak

    ReplyDelete
  2. Terkadang melupakan adalah cara terbaik untuk mengingat. suka dengan kata- kata ini.

    ReplyDelete
  3. Pas liat covernya, saya kira rada2 horror ternyata sm skali enggak ^^

    ReplyDelete
  4. Terima kasih reviewnya, Mbak. Saya akan hunt buku ini. Pasti. Baru baca reviewnya aja udah jatuh cinta ama Luke ^_^

    ReplyDelete
  5. Covernya kurang greget :D sisi romancenya menurutku kak gak nampak :D
    Ah keren, ceritanya unik, melupakan masa lalu terus mengingat masa depan? Kayanya kutukan deh kak :D
    Baru baca review-an aja udah buat mupeng, Luke *.* bermata biru gak kak? *eh

    ReplyDelete
  6. Dan buku ku yang ini masih menempuk saja belum tersentuh .___."

    ReplyDelete
  7. premisnya emang terdengar kayak 50 first dates yah.
    ceritanya kayaknya menarik, tapi entah kenapa kurang tertarik baca novel ini :|
    (kovernya juga kurang sih).

    ReplyDelete
  8. Pas liat cover bukunya kurang menarik, cuma penasaran sama judulnya. Pas baca review ini jadi suka malah. pengen baca langsung bukunya.

    ReplyDelete
  9. penasaran, apa hubungannya cover bukunya sama ceritanya.

    ReplyDelete
  10. jadi ingat juga filmnya Drew Barymore yang kehilangan ingatan karena kecelakaan. apa judulnya ya? hehehe..
    tapi memang, cerita seperti ini bakal menarik ketika ada masa lalu yang ternyata menjadi surprise buat pembaca. masa lalu yang kelam atau masa lalu yang sebenarnya ingin dilupakan.

    ohya, blognya keren banget. rapi dan elegan. *komen oot*

    ReplyDelete