J.D. Robb - Purity in Death [In Death #15]

Judul : Purity in Death
Seri : In Death #15
Penulis : J.D. Robb
Halaman : 505
Genre : Suspense Romance

Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : November 2012
Harga : Rp 48.000,-
Translator : A. Hardi Prasetyo
Editor : -

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 13-16 Februari 2014

New York, 2059
Musim panas kali ini sungguh tak tertahankan. Hawa panas tampaknya membuat semua orang jadi gila, tak terkecuali Louis K. Cogburn. Sakit kepalanya luar biasa, dan kian hari kian parah, serasa ada paku mengebor otaknya. Rasanya sungguh menyiksa hingga gesekan kecil saja membuatnya hilang kendali…

Dan memang akhirnya keadaan jadi tak terkendali. Yang tadinya pertengkaran biasa tiba-tiba berubah menjadi pertumpahan darah mengerikan. Dan ketika Letnan Eve Dallas mengambil alih investigasi, tak ada yang dapat menjelaskan kebrutalan Cogburn yang tiba-tiba ataupun pesan aneh di monitor komputer pria itu: KEMURNIAN ABSOLUT TERCAPAI.

Ketika serangkaian kasus serupa terjadi, Eve yakin itu bukan kejahatan biasa. Hasil investigasi Eve membawanya pada kesimpulan paling tak masuk akal: ada virus komputer yang menjangkiti penggunanya. Mungkinkah itu terjadi? Eve tak tahu apakah itu mungkin, namun satu hal yang tahu, ia takkan membiarkan itu terjadi…

Aku akan selalu menyukai karakter yang ada di seri In Death ini. Sepertinya di Purity in Death semua karakternya muncul semua. Karakter para polisinya maksudnya.

Saat mulai membaca cerita ini, aku kira pembunuhnya disebutkan di awal, yaitu Cogburn, secara beberapa buku in Death ini suka nyebutin pelakunya di awal. Dan dugaanku salah karena Cogburn mati.

Korban mulai berjatuhan dan salah satunya adalah rekan kerja Ian McNab, Halloway. Rasanya karakter ini sempat disebutkan di buku ke berapa gitu. Kalau gak salah. Sayang sih dia mati, kukira dia bakal terlibat dalam buku ini :'(

Eve Dallas berusaha mencari tahu penyebab kematian yang tak terduga ini. Dugaannya adalah sesuatu yang tidak masuk akal. Ada virus yang ditularkan dari komputer ke manusia. Bagaimana caranya? Itulah saat dia memanggil konsultan sipilnya a.k.a suaminya a.k.a Roarke yang ganteng, kaya, dan super hot.

Pencarian pembunuh di belakang "Kemurnian Absolut" ini cukup menegangkan karena setiap dugaanku sepertinya salah. Aku dibuat penasaran sepanjang cerita siapa dalang di balik semua ini. Sepertinya semuanya baik-baik saja, tidak ada yang berperilaku aneh. Sampai J.D. Robb menuliskan nama seseorang yang dicurigai Eve dan dari situ lah semuanya terkoneksi.

Tidak berhenti sampai situ aku dibuat tercengang dengan dalang di balik semuanya, tapi sampai akhir pun aku tertipu. Ternyata bukan dia melainkan "dia". Nah siapakah "dia" ini? Yang jelas aku gak nyangka banget sih. So two thumbs up buat J.D. Robb yang berhasil membuatku mumet.

Di Purity in Death ini berasa banget dukungan dari orang-orang sekitar Eve. Betapa mereka sangat mengagumi dan menghormati wanita ini. Gak kebayang jadi suaminya, stress gila kali ya. Tiap hari berdoa untuk keselamatan wanita yang dicintainya dan itu gak mudah.
“Ingatlah apa arti dirimu bagiku.”
Eaaaa... Klepek-klepek gak sih sama pria Irlandia satu ini? Hhhhh... Jadi pengen ke Irlandia tiba-tiba.

Di sini juga ada kejutan menyenangkan. Mavis hamil. Yeay! Gak kebayang deh wanita hiperaktif satu ini hamil. Gimana anaknya ya? Hahahahahaha... Terus kapan Eve akan hamil?

Peabody dan McNab juga romansanya mulai jelas. Hihihihi... Turut bahagia untuk mereka :)

Overall, aku suka banget ceritanya. Sangat science fiction banget secara kayaknya gak mungkin virus ditularin lewat komputer. Idenya sangat menarik. Romansa antara Eve dan Roarke gak usah ditanya lah ya, berasa banget deh cinta mereka berdua satu sama lain :)

Sebenarnya aku pengen banget kasih 5 hati. Aku gak tahu kenapa akhir-akhir ini terjemahan Gramedia agak menurun. Bukan masalah typo, tapi susunan kata yang menurutku berantakan dan kalimatnya menjadi aneh. Aku merasakan hal itu saat membaca buku ini.

Contoh:
"Wanita itulah yang mendekatkan wajahnya kepada Roarke ia itu mundur." >> lupa halaman berapa
"Yeah aku yakin yang barusan itu udara akibat segar." ~h.132

Typo masih aku pahami, susunan kata gak bisa aku tolerir. Gimana ya? Berasa ada ganjalan saat baca. Gak bisa baca dengan mulus. Sayang sekali terjemahannya jadi seperti ini. Hhhhh...
In Death series:
https://www.goodreads.com/series/41029-in-death

14 comments:

  1. *istri Roarke tinggal jejak dulu disini*
    #heh X)

    Itu translatornya cowok yah? Sekarang kualitas terjemahan GPU menurun Phie. Untung dulu Purity in Death baca aslinya, dan aku juga suka banget sama ceritanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua cewek yang baca In Death, mengakui sebagai istri Roarke. Hahahahaha...
      Iya, cowok kayaknya, Ren. Mungkin karena pembahasannya IT kali ya? Hmmm...

      Delete
  2. Iya... aku setuju. Jadi agak aneh sekarang terjemahannya. Tapi kadang gak ngeh sih sama keanehannya. Soalnya terlalu terpesona sama Roarke. Hahahaha.. #parah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kan? Akhir-akhir ini terjemahan GPU agak gimana gitu. Kayak kurang pas pemilihan katanya. Untung ceritanya bagus dan cowoknya keren mampus. Udah terpesona duluan sama karakternya. Hahahahahaha..

      Delete
  3. Ini buku pertama In Death Series yang saya baca :D
    Tapi langsung suka sama J.D. Robb. Apalagi Roarke ^_^ Cuma kadang bingung, kalo Eve tahu-tahu langsung tersentak dan seperti nemu ilham tentang teka-teki kasus yang dia tangani. Penginnya bisa ikut terlibat juga mecahin *sok bisa* nggak mmenduga-duga aja. Apa pun itu, 4 bintang emang pantes.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buku pertama? Berarti gak baca dari buku pertama ya? Hwhwhwhw..
      Biasanya dia kayak masuk ke penglihatan pembunuhnya gitu. Mungkin karena dia banyak melihat kasus gitu kali ya? Jadi bisa membayangkan gimana kejadiannya.

      Delete
  4. Saya pernah mendengar bahwa J.D. Robb salah satu penulis suspense yang bagus, membaca review ini saya jadi semakin tertarik untuk membaca buku-bukunya. Terima kasih sudah share reviewnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama :)
      J.D. Robb suspense-nya bagus, romance-nya juga bagus. Kalau cowok mungkin lebih prefer gak ada romance-nya sama sekali =P

      Delete
  5. aku dong belum kahatam satupun buku In Death series #kokbangga
    habisnya klo uda baca takut ngga bisa berenti #pengakuanjujur

    wew, translatenya kurang oke yah -__-"
    hmm, semoga ngga mengurangi kualitas cerita ^_^

    *aku suka reviewnyaaaaa..sangat bikin penasaran dan BEBAS SPOILER, #uhuy #penggemarreviewsingkat

    thank you yaahh reviewnya.. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, Winda :)

      Harus baca, Winda. Sediain nomor 1 sampai nomor terakhir dan libur yang panjang. Siapa tahu abis baca 1 lanjut ke yang berikutnya. Huahahahahaha..

      Delete
  6. Settingnya di jaman modern dong. Menarik banget kayaknya. apalagi dibumbui romance. Yang paling penasaran sama sosok Eve itu. Emang novel J.D Robb, tokoh utamanya itu semua ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, tokoh utamanya selalu Eve dan Roarke. Peabody dan McNab juga pemeran pendukung yang muncul di sepanjang cerita :)

      Delete
  7. setuju banget kalau Roarke bikin klepek2 :D , pertama kali baca serial in death aku langsung jatuh cinta ama Roarke, karakternya kuat baget, Eve juga... imbang deh jadinya... Purity in death ini aku baca seri ebooknya , sejak aku ketagihan baca ebook jadi malas baca tejemahan, enak banget baca aslinya. In death series ini bagus2 juga tapi panjang booo serinya kagak tamat2 hehehehehe

    ReplyDelete
  8. Waaaa aku belum punya satupun.... pengen cari naked in death susah dan langka banget... :(

    ReplyDelete