Nora Roberts - Happy Ever After [Bride Quartet #4]

Judul : Happy Ever After
Seri : Bride Quartet #4
Penulis : Nora Roberts
Halaman : 333
Genre : Contemporary Romance

Penerbit : Jove
Tanggal Terbit : Juli 2012
Harga : Rp 15.000,-

Tipe buku : Mass market paperback
Status buku : Punya
Periode baca : 15-18 Januari 2014

Parker Brown turned the quartet’s childhood game of Wedding Day into their dream jobs. And now she’s the face of Vows—the one who meets every bride’s demands; keeps every event on schedule; and brings Emma’s romantic flowers, Laurel’s delicious treats, and Mac’s stunning photography together in one glorious package. She knows how to make dreams come true…

Mechanic Malcolm Kavanaugh loves figuring out how things work, and Parker is no exception. Both know that moving from minor flirtation to major hook-up is a serious step. Parker’s business risks have always paid off, but now she’ll have to take the chance of a lifetime with her heart.

Parker, seorang EO, perfeksionis, menderita OCD parah (menurutku =P). Well, dia wanita yang cukup kaku, sangat menyayangi Delaney dan ketiga sahabatnya. Parker ikut berbahagia atas kebahagiaan sahabat-sahabatnya yang telah menemukan pasangan masing-masing.

Malcolm sebenarnya dari awal tertarik dengan Parker sejak mereka ketemu pas Parker mau ambil mobil Emma. Tapi Mal benar-benar mengambil tindakan ketika wanita itu menciumnya tanggal 4 Juli. Dia harus mendapatkan Parker.

Mal tipe pria yang straightforward. He gets what he wants. Ketika dia menginginkan Parker, semua hal dilakukannya untuk mendapatkan wanita itu. Hmmm... Aku suka pendekatan Mal ke Parker. Seseorang harus sedikit membuat Parker goyah. Kadang-kadang gregetan sih sama perfeksionisnya Parker.

Seperti apa pendekatan Mal? Bisa dibilang lewat Mrs. G dan Del. Aku suka deh kalau cowok langsung ngomong sejujurnya kepada kakak atau orang tua cewek untuk bilang "Aku menjalin hubungan dengan anak/adikmu." Yang Mal lakukan lebih dari itu karena dia tahu Del bakal gak suka. Dan dia terang-terangan bilang kalau Del gak bakal menghentikan dia untuk mendekati adiknya. Somehow, it feels manly :)

Mal juga selalu mencium Parker tiap ada kesempatan dan selalu setiap Parker lengah. So sweet. Yep, Parker butuh pria seperti Mal yang tahu apa yang diinginkannya dan gak ragu untuk melakukan apapun.

Di antara keempat buku ini, kalau aku urutkan dari yang menurutku paling bagus sampai bagus, maka urutannya akan seperti ini: Vision in White, Happy Ever After, Bed of Roses, dan Savor The Moment. Aku suka banget Mac dan Carter. Mereka pasangan yang lucu dan sweet.

"Carter isn't nervous." Mac narrowed her eyes in a scowl. "I could hate him for that."
"Mackensie." Parker turned from the computer. "I was in the kitchen this morning when Mrs. G made him sit down and eat some breakfast. He put maple syrup in his coffee."
"
He did?" She threw up her arms in a cheer. "He is nervous. I feel better." 
Ya kan? Mereka pasangan yang unik dan lucu :)

Dan yang paling menyentuh adalah kata-kata Carter ketika Mal bertanya bagaimana pria itu yakin bahwa Mac lah wanita yang sesuai untuknya.

“When you find somebody you love, all the way through, and she loves you—even with your weaknesses, your flaws, everything starts to click into place. And if you can talk to her, and she listens, if she makes you laugh, and makes you think, makes you want, makes you see who you really are, and who you are is better, just better with her, you’d be crazy not to want to spend the rest of your life with her."
Awww... Gimana gak jatuh cinta sama guru satu ini? Mac adalah wanita yang beruntung!

Overall, aku sangat menikmati seri Bride Quartet ini. Aku menyukai hubungan keempat wanita dan pasangan mereka masing-masing. They deserved each other :)

Another two thumbs up series by Nora Roberts ^^
Bride Quartet series:
#1 Vision in White
#2 Bed of Roses
#3 Savor The Moment
#4 Happy Ever After

4 comments:

  1. romantis dong. Wah, sayang banget kayaknya pake bhs inggris. huft

    ReplyDelete
    Replies
    1. Inggrisnya gak susah kok, Mbak. Enak bacanya juga :)

      Delete
  2. Penge deh bisa koleksi semua buku karya Nora Roberts sama terutqma J.D Robb nya yg in death series.... bagus semua kalo liat rating nya tinggi2 semua ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus sih rata-rata karya Nora Roberts :)
      Kalo J.D. Robb mah jangan ditanya. Hihihihi...

      Delete