Catherine Anderson - Summer Breeze [Keegan-Paxton #3]

Judul : Summer Breeze
Sub Judul : Pesona sang Koboi
Seri : Keegan-Paxton #3
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan
Tanggal terbit : Juni 2013
Halaman : 468
Genre : Historical Romance

Sejak penembakan brutal yang menewaskan seluruh keluarganya, Rachel tidak pernah keluar rumah dan mengasingkan diri dari dunia luar selama lima tahun. Ia tidak pernah mengundang siapa pun ke dalam rumahnya—apalagi ke dalam hatinya. Namun, tiba-tiba ada seorang koboi tampan yang mengusik perlindungan dan ketenangannya.

Joseph Paxton terpaksa menerima tugas untuk tinggal di peternakan Hollister demi melindungi Rachel, meskipun jelas-jelas wanita itu tidak menginginkannya. Namun, begitu melihat Rachel untuk pertama kalinya, Joseph langsung terpikat dengan kecantikan, kecerdasan, dan semangat gadis itu yang membara. Joseph pun bertekad untuk melakukan apa saja guna melindungi sekaligus meruntuhkan dinding kokoh yang dibangun oleh Rachel. Sementara itu, meskipun pada awalnya gelisah dan ketakutan dengan kehadiran Joseph, namun Rachel tidak bisa memungkiri kalau ia pun mulai merasa senang dengan keberadaan pria itu.

Akan tetapi, sanggupkah Joseph menembus dinding pertahanan Rachel dan memenangi hati gadis itu? Bisakah Joseph menyembuhkan trauma yang dialami Rachel? Dan apakah Rachel bersedia mempertaruhkan keselamatannya demi bersama dengan Joseph?

Rachel mendeka selama 5 tahun dan tidak pernah keluar dari dinding dapurnya karena setiap kali dia melangkah keluar, dirinya akan pingsan. Hidupnya tenang dengan kondisi seperti itu sampai dia bertemu dengan Joseph Paxton.

Joseph berjanji kepada Darby untuk menjaga nonanya karena pria itu ditembak dari belakang dan sedang dalam proses penyembuhan di rumahnya. Sebenarnya dia agak menyesal karena Rachel adalah wanita gila. Namun, ketika dia pertama kali melihat wanita itu, dia sudah menginginkan Rachel.

Joseph perlahan-lahan meruntuhkan pertahanan Rachel dan mereka berdua pun saling menguatkan. Dan ketika Darby mulai sembuh dari lukanya, Rachel semakin resah karena itu artinya Joseph akan meninggalkannya. Joseph sebenarnya tak ingin meninggalkan Rachel, tapi hanya satu cara agar dia dapat bersama wanita itu, yaitu menikahinya....

Duh, duh, duh.... CA emang tokcer abis. Beberapa kali aku tersentuh karena kebaikan Joseph dan orang-orang di kota kecil itu. Mereka semua sangat memerhatikan Rachel. Aku juga ikut sedih karena derita yang dialami Rachel itu. Tega banget ya ada orang melakukan hal itu. Ckckckckck...

Sampai pertengahan buku, aku masih menebak-nebak siapa ya yang membunuh keluarga Rachel dan menembak Darby. Semua bukti sebenarnya mengarah ke satu orang ini. Tapi aku merasa bahwa bukan dia yang melakukannya, Joseph juga berpikiran seperti itu.

Waktu lagi makan gitu, aku sambil mikir, ini siapa ya yang bunuh. Terus... tiba-tiba lampu menyala. Oh pantesan si Rachel teriak dan gak bisa menulis huruf itu. Ternyata ada keterkaitannya dengan sesuatu. Terus aku baru inget kalau...... ya pokoknya begitu lah, dan ternyata tebakanku benar. Sampai merinding juga pas nebak pembunuhnya =P

Chemistry kedua karakter gak usah ditanyalah ya. Bagus deh. Tapi aku lebih suka Ace dan Caitlin sih buat romance-nya. Tapi untuk karakternya sendiri aku suka Joseph. Luar boleh beruang, tapi hati anak kucing. Hwhwhwhwhwhw...

Overall, yah pokoknya siapin aja selembar tissue ya. Pas bagian Joseph membangun rumah untuk Rachel, aku berkaca-kaca. Pas bagian ending, surat Joseph beneran bikin air mataku mengalir. Hikssss... So sweet banget...
Keegan-Paxton series:
#1 Keegan's Lady
#2 Beautiful Gifts
#3 Summer Breeze
#4 Lucky Penny
#5 Early Dawn 

2 comments:

  1. haha, siapin selembar tisu... bener tuh. kakakku aja baca ampe nangis bombay :DDD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Khas tante CA tuh, minimal ceritanya bikin mata berkaca-kaca =P

      Delete