Jennifer Ashley - Lady Isabella's Scandalous Marriage [Highland Pleasures #2]

Judul : Lady Isabella's Scandalous Marriage
Sub Judul : Pernikahan Penuh Skandal
Seri : Highland Pleasures #2
Penulis : Jennifer Ashley
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tanggal Terbit : Juni 2013
Halaman : 440
Genre : Historical Romance

 Enam tahun lalu, Lady Isabella Scranton mengguncang London dengan kawin lari bersama Lord Mac Mackenzie sesudah pesta debutnya.

Setelah tiga tahun perkawinan penuh gejolak, Lady Isabella meninggalkan suaminya. Tapi, kini Lord Mackenzie punya trik khusus untuk membawa istrinya … kembali!

Cover-nya berasa aneh gak sih dari leher ke bawah? Kayak dipasangin ke boneka barbie gitu. Apa perasaanku doank? Oke lupakan pemikiran gak penting tentang cover novel ini. Heheheheheh...

Kali ini bercerita tentang anak kedua dari keluarga Mackenzie, "Mac" Mackenzie. Seorang pria yang jatuh cinta dengan dalam kepada istrinya, Isabella Scranton. Pertemuan pertama mereka di sebuah pesta dansa langsung berujung pada pernikahan malam itu juga.

Mereka menjalani pernikahan yang penuh hasrat dan menggebu-gebu. Sayangnya karena emosi mereka masih labil, mereka lebih sering bertengkar dan Mac lebih sering meninggalkan rumah untuk menenangkan diri. Dan semua itu berakhir pada suatu kejadian yang membuat keduanya memutuskan untuk berpisah (bukan bercerai ya...).

Tiga setengah tahun kemudian, Isabella muncul di rumah Mac dan mengatakan bahwa ada pria lain yang meniru dan menjual lukisan suaminya itu. Sebenarnya Mac tidak peduli dengan orang yang meniru lukisannya, tapi keberadaan wanita itu membuatnya sekali lagi mencoba memperbaiki pernikahan mereka.

Segala bujuk rayu Mac dikeluarkan untuk mendapatkan Isabella kembali ke hidupnya, kali ini seutuhnya, tanpa penyesalan maupun masa lalu yang melukai keduanya. Dan ketika keduanya mulai menjalani semuanya dengan mulus, pria yang meniru lukisan Mac ternyata tidak hanya meniru lukisan Mac, tapi juga meniru kehidupan pria Mackenzie ini dan membahayakan Isabella.

Pertama-tama terima kasih untuk mbak Yudith dari pihak Elex Media Komputindo yang sudah memberikan kesempatan untuk mereview buku ini :)

Aku suka banget sama dua cerita pria keluarga Mackenzie yang sudah aku baca ini. Percakapannya lucu mengundang senyum dan yang jelas banyak adegan-adegan yang membuat "hangat". Tak perlu diragukan lagi lah untuk seri ini.

Kukira ceritanya bakal datar hanya perihal bagaimana Mac merayu Isabella agar kembali lagi ke pernikahan mereka, tapi ternyata bukan hanya itu. Bukan juga hanya penangkapan pencuri yang meniru lukisan Mac. Menurutku ceritanya lebih luas.

Kisah ini menceritakan tentang pernikahan, tidak semua pernikahan selalu berbahagia setiap saat. Ada saat-saat dimana kita akan bertengkar dengan pasangan kita dan perasaan ingin pergi itu ada. Bagaimana sebuah tindakan dapat mempengaruhi pernikahan.

Terkadang cinta saja tak cukup. Harus adanya pengertian dan memahami satu sama lain. Cintailah pasangan kita apa adanya, buruk dan baiknya, semuanya. Tanyalah apa yang diinginkannya, jangan langsung menyimpulkan begitu saja seperti yang dilakukan Mac. Itu sih yang aku tangkap dari novel ini.

Penyesalan akan selalu datang terlambat dan memaafkan bukanlah hal yang mudah jika hati itu sudah disakiti berulang kali. Beruntung lah Mac karena Isabella masih mencintainya, menginginkannya, memujanya, dan mau mencoba sekali lagi bersamanya.

Kemunculan Ian di sini benar-benar menyegarkan dan membuat kisah ini jadi lucu dan sedikit membuka mata karena pria ini jujur dan blak-blakan banget. Yang jelas keluarga Mackenzie ini menarik banget. Gak sabar baca lanjutannya.

Overall, cerita yang romantis dan sedikit "panas" yang menceritakan sekilas mengenai seluk-beluk pernikahan yang tidak segalanya lancar tiap saat.

P.S.: Ada beberapa typo di buku ini, tapi tidak terlalu mengganggu sih..
Highland Pleasures series:
#1 The Madness of Lord Ian Mackenzie
#2 Lady Isabella's Scandalous Marriage
#3 The Many Sins of Lord Cameron
#4 The Duke's Perfect Wife
#5 The Seduction of Elliot McBride
#6 The Wicked Deeds of Daniel Mackenzie
...on going...

No comments:

Post a Comment