Colleen Hoover - Slammed [Slammed #1]

Judul : Slammed
Sub Judul : Cinta Terlarang
Seri : Slammed #1
Penulis : Colleen Hoover
Penerbit : Gramedia
Published Date : April 2013
Pages : 336
Genre : Contemporary Romance; New Adult

Layken harus kuat demi ibu dan adiknya. Kematian mendadak sang ayah, memaksa mereka untuk pindah ke kota lain. Bayangan harus menyesuaikan diri lagi dengan lingkungan baru sungguh menakutkan Layken. Namun semua berubah, begitu ia bertemu dengan Will Cooper, tetangga barunya.

Will memang menarik. Dengan ketampanan dan senyum memikat, pemuda itu menularkan kecintaannya pada slams––pertunjukan puisi. Perkenalan pertama menjadi serangkaian hubungan intens yang membuat mereka semakin dekat, hingga keduanya bertemu lagi di sekolah...

Sayangnya, hubungan mereka harus berakhir. Perasaan yang mulai tumbuh antara Will dan Layken harus dihentikan. Pertemuan rutin mereka di kelas tak membantu meniadakan perasaan itu. Dan puisi-puisi menjadi sarana untuk menyampaikan suara hati. Tentang sukacita, kecemasan, harapan, dan cinta terlarang mereka.

Kenapa judulnya harus Cinta Terlarang? Seakan-akan kedua tokoh utama di buku ini melakukan incest. Menurutku sebaiknya judulnya dibiarkan saja dalam bahasa Inggris :)

Slammed adalah puisi yang dibacakan secara bebas, disuguhkan kepada para penonton, sebuah puisi yang menceritakan apa yang dirasakan penulisnya.

Layken aka Lake bertemu dengan Will Cooper ketika dia pindah ke Michigan. Sebuah kehilangan yang besar karena keluarga Lake baru saja ditinggalkan oleh sang ayah. Tapi kedukaan itu perlahan-lahan sembuh ketika dia bertemu dengan Will.

Sejak awal, keduanya memang saling tertarik dan menyatakan perasaan masing-masing. Tapi, ketika kenyataan menghantam mereka karena Will ternyata adalah guru yang mengajar di sekolahnya. Hubungan mereka tentunya akan membahayakan apa yang dibangun Will selama ini sehingga mereka memutuskan untuk berpisah.

Tentunya perpisahan itu tidak mudah karena mereka tinggal berdekatan, mereka bertemu di sekolah, dan adik mereka bersahabat. Dan perasaan terluka itu ditambah lagi dengan kondisi keluarga Lake yang terancam pecah.

Membaca buku ini, aku peringatkan bahwa kalian harus menyiapkan tissue. Tidak hanya sekali atau dua kali aku meneteskan air mata sepanjang cerita ini :)

Puisinya keren banget banget banget. Suka sih sama puisi-puisinya. Ada makna tersendiri di balik puisi-puisi tersebut untuk tiap orang yang sedang mengalaminya.

Aku dibuat tertawa sepanjang cerita karena kelakuan Kel dan Caulder. Dua bocah itu sangat menggemaskan dan melalui mata mereka, seperti Lake, aku berharap bisa memandang hidup semudah itu. Jadi iri kepada kedua karakter anak-anak ini. Heheheheheh...

Aku suka dengan Eddie, sahabat Lake. Kisah perempuan satu ini cukup menyedihkan, tapi sikapnya yang tegar membuatku mengacungkan jempol. Terus aku dibikin nangis donk pas acara ulang tahun Eddie. Ya ampun, tersentuh banget banget banget. Gavin sebagai tokoh pacar Eddie di buku ini juga gak kalah sweet.

Intinya, tokoh pendukung di buku ini lebih bagus menurutku daripada tokoh utamanya. Hahahahahah... Oke, kembali ke kedua tokoh utama, yaitu Lake dan Will.

Aku suka Lake. Dia remaja yang tegar, berperilaku seperti remaja yang galau, diombang-ambing perasaan benci dan cinta. Untungnya, dia gak klepek-klepek sama Will dan rapuh. Dia berjuang keluar dari rasa sakitnya. Move on.

Aku juga suka sama Will. Dia adalah pria yang terpaksa dewasa lebih cepat. Bertanggung jawab terhadap Caulder dan memerhatikan orang-orang yang disayanginya. Rela berkorban untuk apapun. Cuma aku kurang suka aja sih dia kayak plin-plan gitu >,<

Yah, intinya ceritanya bagus deh. Hahahahaha... Mengajarkan cara memandang hidup dan bagaimana sebaiknya menjalankan sebuah kehidupan. Even life gives a shit. Diajarkan juga bahwa kematian adalah bagian dari hidup, entah kita siap atau tidak, kita harus menghadapinya.

Slammed series:
#1 Slammed
#2 Point of Retreat
#3 This Girl

6 comments:

  1. itu serinya ceritanya masih nyambung kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serinya masih nyambung. Buku kedua kalo gak salah mereka tunangan gitu.
      Aku belum baca sih yang Point of Retreat. Hahahahaha..

      Delete
  2. Juga suka sama buku ini.. Puisinya keren meskipun diterjemahin ke bahasa Indonesia..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, daya tarik buku ini memang di puisinya.
      Untungnya terjemahannya bagus ya :)

      Delete
  3. Banyak reviewer bilang collen hover bagus2 banget buku2nya.... sayang aku belum punya satupun bukunya... pengen baca versi terjemahan dan aslinya.. ::D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga bar baca yang ini. Yang lain katanya juga bagus :)

      Delete