Sarah Dessen - The Truth About Forever

Judul : The Truth About Forever
Penulis : Sarah Dessen
Penerbit : Viking Juvenile
Tanggal Terbit : Mei 2004
Halaman : 374
Genre : Young Adult; Contemporary Romance

A long, hot summer...

That's what Macy has to look forward to while her boyfriend, Jason, is away at Brain Camp. Days will be spent at a boring job in the library, evenings will be filled with vocabulary drills for the SATs, and spare time will be passed with her mother, the two of them sharing a silent grief at the traumatic loss of Macy's father.

But sometimes unexpected things can happen—things such as the catering job at Wish, with its fun-loving, chaotic crew. Or her sister's project of renovating the neglected beach house, awakening long-buried memories. Things such as meeting Wes, a boy with a past, a taste for Truth-telling, and an amazing artistic talent, the kind of boy who could turn any girl's world upside down. As Macy ventures out of her shell, she begins to wonder, Is it really better to be safe than sorry?



Yeayyyy... Akhirnya rasa penasaranku terjawab mengenai buku-buku Sarah Dessen. Kalau lihat di Kinokuniya atau Periplus gitu, tangan rasanya gatal pengen beli. Lihat rating di goodreads juga tinggi. Makin pengen baca deh :)

So, thank you to Mbak Dewi yang sudah meminjamkan buku ini dan aku bisa berkenalan dengan karya Sarah Dessen (SD).

Bercerita mengenai Macy Queen, seorang gadis remaja yang memiliki semuanya secara sempurna. Keluarga yang menyayanginya. Pacar yang pintar. Nilai sekolah yang sempurna. Sampai suatu hari ayahnya meninggal dan membuat kehidupannya tak lagi seimbang. Ibunya menjadi seorang workaholic, pacarnya meminta break.

Macy selalu menggunakan kata "I'm fine" atau "Yeah, I'm okay", tapi semuanya bertolak belakang dengan apa yang dirasakannya saat itu. Hidupnya terasa datar sampai dia bertemu dengan Wish. Wish adalah sebuah jasa katering dimana orang-orang yang berada dalam usaha itu, membuat Macy mulai mengenal kehidupan di luar kehidupannya sehari-hari.

Di Wish pula Macy bertemu dengan Wes. Pria yang memiliki jiwa seni dan kemampuan seni yang menakjubkan. Pria itu pula lah yang membuat Macy menjadi dirinya sendiri dan tanpa ragu mengorek semua luka, rasa sakit hati, rasa senang, rasa bangga yang Macy punya.

Namun, setiap rasa bahagia pasti akan berakhir, tak ada kebahagiaan yang berlangsung selamanya tanpa sebuah masalah. Sebuah masalah yang dialami Macy dan membuatnya harus bergumul dengan dirinya sendiri dan membuatnya kembali ke kehidupannya yang datar dahulu.

Cerita yang dituliskan oleh SD sebenarnya cerita yang sederhana, tapi SD dengan pandai meracik semuanya menjadi cerita yang menyentuh. Masa lalu Macy, kehidupan keluarganya, kehidupan Wes, kehidupan anggota Wish, mau gak mau semuanya membuatku tersentuh.

“There is never a time or place for true love. It happens accidentally, in a heartbeat, in a single flashing, throbbing moment.” 

Menurutku SD ingin menyampaikan bahwa kita harus menikmati hidup. Jangan seperti kehidupan Macy yang awalnya hanya berkutat dengan belajar, belajar, dan belajar, sampai terkadang lupa untuk bersosialisasi. Jangan mengejar kesempurnaan karena mungkin hal yang membuat kita sempurna akan kita lewati begitu saja.

Jika sebuah kejadian membuatku kita merasa kehilangan, seharusnya kita jangan terpuruk dan malah merusak diri sendiri seperti ibu Macy. Sebaiknya kita menerima kehilangan itu dan bersama-sama saling menguatkan anggota keluarga lainnya. Bersama-sama bersedih, bersama-sama keluar dari keterpurukan itu.

Seharusnya kita belajar untuk jujur satu sama lain walaupun kadang kejujuran itu melukai. Namun, kejujuran juga yang membuat kita keluar dari perasaan tak nyaman, perasaan yang dipendam, dan mungkin justru kejujuran itu membuat kita menemukan sesuatu. Seperti yang dilakukan Macy dan Wes ^^

Hidup itu cuma sebentar, jadi kita harus menikmatinya sehingga tak ada penyesalan di kemudian hari :)

Overall, The Truth About Forever adalah cerita yang sederhana dan manis. Memiliki banyak moral juga. Gak sabar untuk baca buku lainnya. Hehehehehhe..



10 comments:

  1. akkkk pengen baca ini, udh diterjemahin belum sih? baru baca This Lullaby sama lagi baca What Happened to Goodbye

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku gak suka terjemahan indo-nya, Sulis. Hahahha..
      Yang ini bagus kok :)

      Delete
  2. Senaaang nyaaaaa bisa ketemu blog ini,, saya penggila YA :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal, Siska :)
      Aku juga lagi baca-baca YA sih kemarenan itu.

      Ada YA yang recommended ga?

      Delete
    2. Bnyk bgt mba,,,, ak sampe bingung:D
      kya easy ny tammara weber , buku2 ny abbi glines, bad rep a.meredith walters, ... Wallbanger alice clayton,atau mba udah baca smua yg ku sebutin td:D cri aj d goodreads mba YA2 yg pling happening... :)

      Delete
    3. Aku udah baca yang Wallbanger sih. Itu masuk New Adult kan ya? Heheheh..

      Aku baca YA itu gara-gara pengen baca yang ringan-ringan. Hahahah..

      Delete
    4. Hehee iya mba adult cntmporary rmnce gitu... Iya sih baca YA itu rasa ny effortless ,,tp bnyk jg YA yg konflik tokoh2 ny berat kbnykn pasti dr masa lalu ny...o_O
      Semangat terus ya mba ngereview nyaa ..... :)))

      Delete
    5. Sip, Siska. Thank you :)
      Ntar pengarang yang kamu rekomendasikan akan aku baca d(^o^)b

      Delete
  3. udah lama ada ebooknya, cuma belum mulai bacanya. haha. lagi terusik sama The Bridgertons: Happily Ever After :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bridgertons : Happily Ever After seruuuu... Walaupun pendek T____T

      Delete