Diana Gabaldon - Outlander [Outlander #1]

Judul : Outlander
Sub Judul : Gairah Masa Lalu
Seri : Outlander #1
Penulis : Diana Gabaldon
Penerbit : GagasMedia
Tanggal Terbit : Agustus 2012
Halaman : 580 (buku 1) | 548 (buku 2)
Dimensi : 140 x 200
Berat : -
Genre : Historical Romance

1945.
Claire Randall, seorang mantan perawat perang yang sedang menikmati bulan madu kedua sekembalinya dari bertugas. Saat berjalan melalui batu di salah satu lingkaran batu kuno, tanpa diduga dia justru ‘terlempar’ ke puluhan tahun lalu.

1743.
Perang klan sedang berkecamuk di Skotlandia. Claire Randall adalah Sassenach—seorang ‘outlander’.

Gairah dalam Dilema.
Claire tak hanya terlempar ke masa lalu, tetapi juga terperangkap dalam situasi yang tak dimengerti sama sekali olehnya. Kapan saja, di mana saja, perempuan bisa terperosok dalam bahaya—mengancam hidup dan juga hatinya. Terutama ancaman bernama James Fraser, sosok prajurit Skotlandia yang muda dan tampan. Perempuan Masa Depan yang terlempar ke masa lalu itu berjalan di persimpangan, antara keinginan bersetia dan keinginan mengikuti gairah.

Dan saat James berada di sekitarnya, dilema itu semakin menyiksanya...

Sinopsisnya aku copy paste dari Goodreads, saking panjangnya sampai bingung gimana meringkas isi ceritanya. Hahahahahhaha...

Jika kamu perhatikan di Goodreads, rating buku ini tinggi banget. Makanya bikin aku penasaran abis ceritanya, tapi setelah baca..... yahhhhh.... sebenarnya kembali ke selera masing-masing. Sayangnya buku ini sepertinya kurang menarik selera bagiku.

Satu, ceritanya lambat. Dua, karakternya banyak, sampai harus mengingat-ingat ini yang mana ya, itu yang mana? Tiga, kenapa karakter cowoknya harus lebih muda dari karakter wanita? Aku sebenarnya berharap lebih tua atau minimal seumur. Bacanya jadi membayangkan anak remaja sama wanita yang sudah bekerja. Empat, aku kurang suka dengan cerita yang menggunakan penokohan si "aku". Lima, typo yang agak betebaran di sepanjang cerita.

Ceritanya sebenarnya seru jika didukung dengan alur yang agak lebih cepat. Bulan pertama sampai kesekian di kota A, bulan berikutnya di kota B, jadi berasa ikut jalan-jalan sama tokoh di buku ini. Tapi ya itu, harus ingat-ingat nama tempatnya (yang gak mudah). Terus banyak detail-detail kecil yang ditambahkan di cerita yang membuatku melewatinya dan baca cepat =P

Untuk tokohnya, kasihan sebenarnya melihat penderitaan Jamie. Kayaknya seumur hidup dia bakal menderita dan disiksa terus. Jadi gak tega bacanya. Kenapa Diana Gabaldon (DG) harus menceritakan kehidupan Jamie sepahit itu? Rasanya pengen nyuruh Jamie mati aja sekalian daripada menjalani hidup seperti itu.

Belum lagi Claire yang selalu memikirkan suaminya, Frank, tiap kali dia bersama Jamie atau Jack Randall. Kadang-kadang aku sampai geleng-geleng kepala, kalau dia memikirkan Frank terus, sekalian aja dia balik ke masanya. Selesai deh. Emang dia gak mikir ya kalau dia melakukan perubahan di masa lalu, itu akan memberikan efek di masa depan? Ck!

Baca buku ini sebenarnya aku harus mengacungi jempol untuk DG karena berhasil menciptakan setting yang bisa digambarkan oleh pembacanya, sekaligus aku merasa ngeri untuk penggambaran tersebut. Sekejam itu kah zaman dulu itu? Pembakaran, penggantungan, hukuman yang diberikan. Yuck!

Overall, silakan dibaca buat yang suka cerita HisRom dan time traveler yang sedikit berbeda dari biasanya =)
Btw, bukunya baru sampai 7 dan masih on going =)


Outlander series:
http://www.goodreads.com/series/43943-outlander

No comments:

Post a Comment