Eloisa James - A Kiss at Midnight [Fairy Tales #1]

Judul : A Kiss at Midnight
Sub Judul : Kecupan Tengah Malam
Seri : Fairy Tales #1
Penulis : Eloisa James
Penerbit : Dastan
Tanggal Terbit : Mei 2012
Halaman : 464
Dimensi : 110 x 180
Berat : 220 gram
Genre : Historical Romance

Semuanya bermula dari "tikus-tikus" itu. Jika bukan karena mereka, Katherine Daltry tidak mungkin berada di sana, berpura-pura menjadi adik tirinya agar sang keluarga Pangeran mau menyetujui pernikahan Victoria dan Algernon.

Awalnya mereka bertemu saat Gabriel duduk di atas kuda. Dari awal, Kate tidak menyukai pria sombong itu. Dari awal, Gabriel tahu bahwa tunangan keponakannya tidak menyukai dirinya. Tapi, ketika mereka bertemu lagi, sebuah kecupan tengah malam mengubah segalanya.

Walaupun keduanya perlahan-lahan saling tertarik, hubungan itu tak dapat berlanjut ke pelaminan. Gabriel dijodohkan dengan putri Tatiana, mereka akan menikah demi mahar sang putri, mahar yang menyelamatkan istana dan isinya.

Keduanya terluka, keduanya hancur, keduanya tak mungkin bersatu...

Ibu tiri yang jahat checked
Cinderella yang diperlakukan seperti pembantu checked
Sepatu kaca checked
Tikus-tikus checked
Ibu peri checked
Pangeran kaya yang mencari jodoh unchecked
Saudara tiri yang menyebalkan unchecked
Labu unchecked

Baru kali ini ada cerita Eloisa James (EJ) yang menyayat-nyayat hatiku. Hwhwhwhwhw... Mungkin seri ini akan menjadi seri terbaik EJ buatku.

Diangkat dari dongeng Cinderella, aku dibawa ke dunia yang agak berbeda dari dongeng sebenarnya. Victoria bukan saudara tiri yang menyebalkan, malah penyayang dan lembut. Mariana jelas ibu tiri yang menyebalkan. Tapi yang membuatku sedikit kaget adalah ternyata sang ayah bukan lah pria yang sempurna. Ada alasan di balik pernikahannya dengan Mariana. Poor Kate....

Karakter di buku ini menurutku menyenangkan, bahkan ada bagian-bagian yang membuatku tersenyum sendiri. Karakter pangeran dibuat berbeda dengan gambaran di dongeng sebenarnya. Gabriel adalah pangeran yang "terbuang" dan agak miskin, sehingga mengharuskan dia menikah demi uang. Tapi tanggung jawabnya yang besar terhadap isi istananya membuatku tersentuh.

Kate di lain pihak bukanlah si Upik Abu yang lemah. Dia wanita yang keras kepala, bermulut tajam, berpikiran cerdas. Dia tidak takut pada apapun. Pokoknya gak ada karakter yang pengen bikin gamparin deh.

Alur ceritanya menurutku juga enak. Aku baca buku ini selama 5 jam di jalan yang macet (kejamnya ibu kota Jakarta) dan tanpa sadar tiba-tiba selesai. Walaupun memang ada khas EJ yaitu banyaknya karakter di bagian awal yang bikin pusing sendiri sehingga aku baca scanning, tapi 3/4 ke belakang bacanya pelan-pelan. Dihayati. Hahahahahaha..

Menjelang akhir, ceritanya makin bagus, makin menyayat-nyayat. Lebih berasa deh karakternya dibanding karakter di seri lain. Tapi ada adegan yang aku sayangkan di sini. Ditinggalnya sebelah sepatu kaca. Kenapa sepatu kaca itu gak ditinggal pas mereka masuk labirin pas pesta kembang api ya? Heheheheheh..

Overall, I really like the story in this book. Lanjut baca buku kedua ^^


Fairy Tales series :
#1 A Kiss at Midnight
#2 When Beauty Tamed The Beast
#3 The Duke is Mine
#4 The Ugly Duchess
... on going ...

3 comments:

  1. hai phie, aq ga kelar2 nih baca yg ini, awalannya bikin ilfeel hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga..
      Emang khas EJ sih, buku-buku dia rata-rata awalnya udah bikin males. Hahahaha.. Tapi ke belakangnya gak terlalu kok ^^

      Delete
  2. hai phie, aq ga kelar2 nih baca yg ini, awalannya bikin ilfeel hihihi

    ReplyDelete