Dianne Venetta - Whisper Privileges

Judul : Whisper Privileges
Penulis : Dianne Venetta
Penerbit : BloominThyme Press
Tanggal Terbit : Agustus 2012
Halaman : 320
Genre : Contemporary Romance


Miami, Florida adalah tempat penyelenggaraan Special Olympics National Games dan anak dari Clay Rutledge, Q, bertanding dalam acara tersebut. Sebuah taruhan untuk memenangkan medali emas, ayah dan anak yang datang dari Carolina Selatan berusaha untuk memenangkan World Games, sampai kejadian tak terduga mengacaukan rencana mereka.

Bekerja sebagai seorang event planner, Sydney bertemu dengan Clay dalam acara tersebut. Semakin mengenal Clay, semakin Sydney merasa tertarik dengan pria itu. Namun, sisa masa lalu Clay kembali muncul dan membuat Sydney merasa ragu untuk melanjutkan ketertarikannya terhadap pria itu.

Selain itu, pekerjaannya tidak memperbolehkan untuk mencampur antara kesenangan pribadi dan bisnis.
Berada di antara dua pilihan tidak lah mudah bagi Sydney. Hubungan masa lalu kedua orang tuanya membuatnya merasa pesimis terhadap cinta. Tapi, jika dia memilih karirnya, Sydney akan kehilangan Clay untuk selamanya dan ia tak menginginkan hal tersebut.

Terima kasih sebelumnya kepada Dianne Venetta (DV) yang memberikan kesempatan bagiku untuk membaca karya beliau ^^

I love Clay and Q!
Salut sama Clay sebagai seorang ayah dari penderita autisme. Tidak mudah. Apalagi dia seorang diri dalam merawat anaknya. Selain sebagai seorang ayah idaman, dia juga pria idaman. Straight foward, dia tahu apa yang diinginkannya dan akan dikejarnya sampai dia dapat. Two thumbs up sama pria seperti ini.

Sedangkan karakter Sydney, well... aku agak sebal sih sama dia. Terlalu banyak pertimbangan. Mungkin karena dia adalah seseorang yang perfeksionis sehingga dia menginginkan hasil yang pasti dan keputusan yang diambilnya tidak akan membuatnya menyesal. Tapi tetap saja, pas Clay mengejar dia, Sydney masih ragu-ragu. Arghhh... Padahal Clay serius banget loh sama dia >,<

Aku suka dengan alur ceritanya yang perlahan-lahan dibangun semakin intens. DV pandai merangkai cerita dengan intrik di sana-sini sehingga membuatku gak cepat bosan. Selain itu, DV sukses membuat mataku berkaca-kaca dengan adegan pas Sydney berpidato (baik yang di awal maupun pas diminta oleh Q menggantikan dirinya). Jadi melihat kehidupan atlit di luar kemenangan juga.

Overall, novel ini cocok banget dibaca buat para wanita yang merasa pesimis terhadap dirinya sendiri. Baik itu secara fisik maupun secara mental. Di cerita ini mengajarkan aku untuk mencintai diri sendiri dan tidak memedulikan apa yang dilihat oleh orang lain terhadap penampilan kita. Dan tentu saja, di luar sana ada banyak pria yang mencintai seorang wanita bukan karena dia cantik, tapi karena hatinya yang cantik  =)

For English review : Goodreads

1 comment:

  1. Wah aku belum pernah baca satu pun karya Dianne Venetta, malah barumpertama denger x)

    ReplyDelete