J.D. Robb - Reunion in Death [In Death #14]

Judul : Reunion in Death
Sub Judul : Reuni dalam Kematian
Seri : In Death #14
Penulis : J.D. Robb
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : Agustus 2012
Halaman : 512
Dimensi : 110 x 180
Berat : -
Genre : Suspense Romance


Wanita masa lalu. Kenangan masa lalu.

Kematian tiba-tiba melalui sebuah minuman yang diberikan oleh seorang wanita cantik dengan identitas yang selalu berubah untuk setiap korbannya. Wanita ini adalah wanita masa lalu Eve Dallas. Wanita yang dijebloskannya ke penjara 10 tahun yang lalu. Kini, wanita itu bebas dan menghantui hidupnya.

Juliana Dunne menentukan korbannya secara acak. Semuanya adalah pria yang telah bercerai dan menikah kembali. Semuanya adalah pria kaya dan tidak memiliki musuh serta dicintai oleh keluarga maupun teman. Eve berusaha mati-matian menemukan pola agar dia dapat menghentikan pembunuh itu.

Siapa yang menyangka bahwa untuk menemukan hal tersebut, dia harus kembali ke kota yang menyimpan kenangan buruk baginya. Kenangan yang berusaha disembunyikan dan diabaikan selamanya kini menyeruak kembali. Menggerogotinya. Menghancurkannya.

Namun lencana adalah pegangan Eve dan hal itu adalah nomor satu. Dia harus menghancurkan pembunuhan Juliana Dunne walaupun itu artinya menghancurkan dirinya sendiri....

Ternyata Eve dan Roarke baru satu tahun menikah di buku ini. Satu tahun menikah sama dengan 12 bulan sama dengan 12 buku. Berarti satu bulan satu buku untuk tiap kejadian. Heheheheheh... *ngasal abis kesimpulannya*

Sayang deh di buku ini interaksi antarkarakternya kurang banget buatku dibandingkan buku-buku lainnya. Mungkin karena di buku kali ini fokus kepada Eve kali ya? Jadi jalan ceritanya benar-benar tentang Eve. Berantem ama Summerset aja cuma sekali. Ama McNab juga. Mavis cuma muncul bentar banget.

Tapi kalau interaksi antara Eve dan Roarke jangan ditanya lah ya. Membuat diriku ini mendesah iri sama Eve. Pengen banget punya pria seperti Roarke ini. Mengerti Eve luar dalam, tahu cara bernegoisasi, dan sangat peka terhadap orang lain. Let him be real and be with me. Hahahahahha... Pokoknya emosi Roarke terhadap Eve berasa banget, begitu juga sebaliknya.

Dan kali ini karena udah ketahuan siapa pembunuhnya, ketegangan itu berkurang. Aku suka menebak-nebak siapa pembunuh sebenarnya. Tapi kalau udah ketahuan, palingan nebak-nebak siapa korban selanjutnya. Ada kesenangan tersendiri dalam menebak pelaku kejahatannya.

Walaupun begitu, ceritanya tetap tegang kok. Soalnya Juliana-nya pintar banget sembunyi dan mengelabui Eve. Terus cerita tentang keluarga Peabody yang datang, dan kedua orang tuanya memiliki kemampuan untuk membaca pikiran orang lain. Benar-benar menyentuh deh.

My favorite quote:
"Ada orang yang menjalani hidup mereka bersama-sama selamanya, dan bukan hanya karena kebiasaan atau kenyamanan atau takut akan perubahan. Melainkan karena cinta. Mungkin cinta punya siklus. Kita belum berada cukup lama di dalamnya untuk tahu, bukan? Tetapi aku tahu satu hal dengan pasti. Aku akan mencintaimu sampai mati." ~ Roarke

In Death series:
http://www.goodreads.com/series/41029-in-death

2 comments:

  1. In death series emang keren banget deh . Sayang belum nemu buku pertamanya yang Naked in Death. Penasaran Eve bisa ketemu sama Roarke :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli Inggrisnya aja, Citra =)
      Iya, seri ini emang keren deh. Seru mengungkap siapa pelakunya =P

      Delete