Judith McNaught - A Kingdom of Dreams [Westmoreland #1]

Judul : A Kingdom of Dreams
Sub Judul : Kerajaan Impian
Seri : Westmoreland #1
Penulis : Judith McNaught
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : September 2012
Halaman : 600
Dimensi : 110 x 180
Genre : Historical Romance

Inggris dan Skotlandia adalah dua negara yang sudah berperang sejak lama dan agar terciptanya kedamaian, Jennifer Merrick dan Royce Westmoreland diminta oleh raja yang memimpin negara masing-masing untuk menikah.

Mari kita mundur sedikit. Jennifer Merrick adalah seorang wanita penuh semangat yang diasingkan oleh ayahnya ke biara selama dua tahun karena sikapnya. Ketika keluarganya selesai berkunjung dan adiknya, Brenna, tinggal bersama dirinya di biara, mereka malah diculik oleh Stefan Westmoreland.

Awalnya Royce berang dengan cara adiknya, tapi mendapatkan kedua anak dari Merrick membuat dirinya bisa masuk ke benteng Merrick tanpa pertumpahan darah. Akhirnya dia menyandera Jennifer dan Brenna namun  berhasil melarikan diri. Tentu saja Royce berhasil menangkap mereka dan pria itu tak dapat menutupi kekagumannya atas otak wanita bermata biru yang cerdas itu.

Walaupun Jennifer membuatnya kesal, Royce juga tak dapat menutupi ketertarikannya terhadap wanita berambut merah itu, begitu pula dengan Jennifer. Sayangnya pendekatan keduanya tak berjalan lancar ketika Jennifer terpaksa menyetujui persyaratan Royce melepaskan Brenna yang sakit ke keluarganya. Kehormatannya hilang. Walaupun begitu, Jennifer menyadari bahwa dia tak menyesal dan memang menginginkan sang Black Wolf.

Kali ini Jennifer berhasil melarikan diri dari tempat Royce dengan bantuan kakaknya. Royce di lain pihak mengira bahwa Jenny telah menipunya. Bahkan Royce dipanggil oleh rajanya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan menikahi wanita yang menghantui malam-malamnya...


Pasti kebanyakan pada bingung kenapa Gramedia nerbitinnya gak urut sesuai dengan nomor seri Westmoreland. Ya kan? Hehehehehhe... Sebenarnya Gramedia mengikuti penerbitan luar, di luar sana pun Whitney, My Love dan Until You diterbitkan terlebih dahulu. Judith McNaught pun menceritakan mengenai Jennifer dan Royce atas permintaan para pembaca.

Hmmm.... Dari semua seri Westmoreland, inilah satu-satunya buku di mana aku sangat membenci heroine-nya dan mencintai hero-nya sejak awal. Kalau Clayton dan Stephen emang agak nyebelin, bahkan sampai akhir. Lah ini kebalik, Jennifer-nya yang ngeselin!!!

Awal-awal sih aku menikmati ceritanya, bahkan ketawa-ketawa sama sikap Jenny yang lucu, cerdas, dan berani. Tapi makin ke belakang, nih cewek makin bikin emosi. Keras kepala, egois, merasa dirinya paling benar, dan pihaknya lah yang selalu dirugikan oleh Royce.

Royce tuh kurang baik apa coba ke Jenny? Semua keinginan Jenny dia penuhi. Dia memperlakukan wanita itu dengan lembut, bahkan menyetarakan posisinya dengan Jenny di depan penduduknya. Jenny benar-benar buta!

Terlepas dari karakternya yang semuanya menyebalkan kecuali Royce, pengikut setia Royce, dan  Bibi Elianor (bahkan Brenna pun menyebalkan karena wanita itu menutupi hubungannya dengan Stefan... Grrrrr...), sebenarnya ceritanya bagus. Cuma karakternya kenapa harus menyebalkan begitu? Bikin capek sama emosi yang naik-turun.

Yah, maaf saja jika kali ini aku hanya memberikan rating 3 sedangkan yang lainnya aku kasih 5. Tapi apa mau dikata, A Kingdom of Dreams kurang sreg di hatiku. Hehehehehe...


Westmoreland series :
#1 A Kingdom of Dreams
#2 Whitney, My Love
#3 Until You

1 comment:

  1. Saya justru sangat menyukai karakter Jennifer Merrick ini. Dia karakter utama wanita dalam novel yang unik dan menarik. Saya tidak hanya menyukai gambaran parasnya yang cantik namun juga pembawaannya yang keras kepala dan impulsif. Menurut saya, Wajar saja apabila Jennifer yang seorang countess of scotland (ratu skolandia) dan putri pertama seorang Lord yang sayang sekali sebenarnya dapat meneruskan gelar ayahnya (jia Ia seorang laki-laki), bersikap membangkang dan memberontak kepada musuh bebuyutan Ayahnya tercinta, Royce Westmoreland, sang Wolf yang hampir membawa kehancuran dan sosok yang memberikan banyak kehilangan bagi negara dan klannya. Gadis itu memberikan pelawanan sengit dan cerdas dan memiliki jiwa patriotisme tinggi yang akan bersedia melakukan apapun untuk kemenangan dan kebaikan negara dan klannya sendiri. Dan, untuk itu dia patut diacungi jempol telah berperan sangat berani untuk klannya. Royce adalah laki-laki yang sulit ditebak dan benar-benar asing bagi Jennifer, dan sedikit bumbu kesalahpahaman, membuat hubungan mereka pasang surut. Royce telah melanggar sumpah yang diberikannya pada Jennifer, yang membuat hati gadis itu hancur remuk akannya. Namun keegoisan Ayah yang amat sangat dipuja dan dicintainya mengkhianati ketulusan hatinya, Jennifer berang dan memutuskan hubungan dengan keluarga dan berdiri tegar disamping suaminya, yang bagaimanapun telah membuatnya remuk atas perbuatan-perbuatannya, dia tetap mencintainya. Bagi saya, A Kingdom of Dreams karangan Judith McNaught ini (sejauh ini) menjadi adalah my most favorite historical romance novel. 4.5 stars for it.

    ReplyDelete