Margaret Mitchell - Gone with The Wind [Part 1]

Judul : Gone with The Wind
Sub Judul : Lalu Bersama Angin
Penulis : Margaret Mitchell
Tahun Terbit : 2002
Penerbit : Gramedia
Halaman : 1124
Genre : Historical Romance
PART ONE
Scarlett O'Hara, anak sulung dari Gerald dan Ellen O'Hara, memang memiliki daya pikat tersendiri sehingga dia dapat membuat para pria berkerumun di dekatnya seperti lebah. Tapi pria yang diinginkannya hanya satu, Ashley Wilkes.

Namun kenyataan tak dapat menyatukan mereka berdua walaupun keduanya saling mencintai. Ashley menikahi sepupunya sendiri, Melanie, seorang gadis yang pemalu, santun, dan lembut. Berencana untuk balas dendam, Scarlett menikah dengan Charles.

Sehari sebelum pernikahan Ashley dan Melanie, Scarlett menikah dengan Charles, dua minggu kemudian Charles berangkat untuk berperang, dua bulan kemudian Scarlett menjadi seorang janda dan memiliki anak. Sejak pernikahan mereka, Scarlett tidak bahagia, bahkan setelah memiliki Wade pun Scarlett seperti mayat hidup. Semua ini disebabkan karena hatinya yang dibawa oleh Ashley telah mati.

Kekhawatiran orang tua Scarlett membuatnya dikirim ke saudara-saudara ibunya, namun tak satu pun yang menggugah wanita itu. Akhirnya Ellen mengirim Scarlett ke Atlanta, kota di mana istri Ashley tinggal. Scarlett yang membutuhkan perubahan suasana menyetujuinya dan berangkat ke kota itu.

Sebenarnya dulu aku sempat membaca novel ini sampai selesai, tapi yang dibagi menjadi lima buku. Terus sempat cari sequelnya, tapi terlupakan dan baru sekarang aku baca lagi karena ada event baca bareng Mbak Fanda ^^

Membaca bagian satu ini membuatku mempelajari sejarah bahwa ternyata dulu sewaktu Abraham Lincoln diangkat menjadi presiden Amerika, ternyata ada negara bagian yang tak setuju dan mengajukan untuk memperoleh kemerdekaan. Hal ini menyebabkan perang saudara dan mengubah banyak hidup orang.

Tak terkecuali keluarga O'Hara. Di part satu ini, aku dibuat amat sangat membenci Scarlett. Seorang gadis berumur 16 tahun yang keras kepala dan dibutakan oleh cinta. Hanya karena pria yang dicintainya tak dapat menikahinya, dia memilih untuk menikah dengan pria lain. Menyengsarakan hidup sendiri nih si Scarlett.

Pernikahan mereka kilat karena Charles akan berangkat perang. Di sini juga dipaparkan bahwa zaman dulu mereka menganggap bahwa perang ya perang saja langsung tanpa memikirkan medannya, bahwa mereka akan kelaparan, terkena penyakit, dan sebagainya. Mungkin karena kebanyakan dari yang pergi berperang adalah anak muda yang memiliki semangat nasionalisme.

Di sini juga diceritakan kebiasaan masa lalu yang menurutku agak aneh. Menikah dengan sepupu sendiri. Setahuku itu bakal menciptakan kelainan pada tubuh atau otak deh karena gen mereka terlalu dekat. Tapi mungkin bagi orang dulu hal itu tidak masalah.

Yang membuatku paling gak betah (dan harus aku akui bahwa aku mengacungi jempol untuk Scarlett dalam hal ini) adalah wanitanya tidak bisa berbicara dengan bebas. Kalau hidup di zaman itu, mungkin aku gak bakal nikah-nikah karena dianggap wanita tidak tahu sopan santun gara-gara mengutarakan pendapat. Hahahaha...

Jadi panjang review-nya, lanjut bagian dua. Seru nih emang ceritanya. Cuma di bagian ini, Rhett Butler cuma muncul sekilas, jadi gak aku bahas. Mungkin di bagian dua, Rhett bakal banyak muncul ^^

8 comments:

  1. Sama, aku juga benci banget sama Scarlett. Egois banget dia, yg dipikirkan melulu diri sendiri. Yang aku heran, bagaimana dia bisa tidak mencintai bayinya sendiri bahkan kadang melupakan kehadirannya? (tanda bhw egoisnya kebangeten!). Aku baru tuntas Part 1 nih, review menyusul :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu lah egois banget dia.. itu gak dipeduliin si Wade-nya gara-gara bukan anaknya Ashley.. rasanya pengen getok si Scarlett >,<
      ditunggu reviewnya, Mbak ^^

      Delete
  2. Lebih sebel mana sama Scarlett, pas baca pertama kali atau kedua kali? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang kedua.
      Dulu bacanya gak dihayati, sekarang dibaca pelan-pelan dan diresapi #lebay
      Hahahaahahha..

      Delete
  3. Blog hopping peserta reading along~~

    Iya, itu pernikahan antar sepupu aga aneh ya. Kalo ga salah Gerald yang pernah bilang kalau Wilkes itu keluarga yang berbeda karakternya sama penduduk Selatan karena itu emang sebaiknya mereka menikah di antara diri sendiri, saling mengerti. :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep, si Gerald pernah bilang gitu. Tapi ya tetep aja sih, ama sepupu sendiri. Aneh banget. Sepupu deket soalnya, kalo sepupu jauh mungkin masih oke. Hehehehehe...

      Tapi setahuku pernikahan sepupu gitu, justru melemahkan fisik dan mental keturunannya ntar.

      Blom lanjut part dua nih >,<

      Delete
  4. saya justru jatuh cinta pada pengarangnya : Margareth Mitchel. Hebat banget dia. Kata-katanya itu lho..
    Coba aja.. novel ini dibuka dengan frasa yang menurut saya amat menarik "Scarlet O' Hara tidak cantik tapi kaum pria jarang menyadarinya"

    ReplyDelete