Sally MacKenzie - The Naked Baron [Naked Nobility #2]

Judul : The Naked Baron
Sub Judul : Baron yang Telanjang
Seri : Naked Nobility #2
Penulis : Sally MacKenzie
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tanggal Terbit : Juni 2012
Halaman : 456
Berat : -
Dimensi : 110 x 180
Genre : Historical Romance

Menjadi wanita dengan tinggi di atas rata-rata membuatnya menjadi sasaran perhatian, ditambah lagi buah dadanya yang cukup besar tentunya menarik perhatian pria ke arah bagian itu. Grace membenci hal tersebut, tapi bibinya memaksa agar dia dapat menikmati musimnya yang terlambat.

David aka Baron Dawson, terpikat dari awal pada Grace di pesta Duke of Alvord. Pria itu memastikan dirinya untuk mendapatkan Grace sebagai istrinya. Segala cumbu rayu untuk memenangkan wanita itu dilakukannya. Grace memang luluh, tapi dengan penuh kekeraskepalaan dan penolakan.

Ketika cinta mulai tumbuh di antara mereka berdua, ayah Grace tidak menyutujui hubungan keduanya dan menjodohkan Grace dengan tetangga mereka. Sebagai anak tunggal, Grace menuruti ayahnya walaupun hatinya berkata lain...

Maaf ya kalau sinopsisnya singkat. Seperti buku sebelumnya (The Naked Duke), aku agak bingung mau bercerita apa. Hahahahahah...

Ceritanya simple, cukup steamy, dan menyenangkan mengenai kehilangan cinta, cinta yang dipertemukan, dan pilihan antara cinta atau keluarga. Tapi karena agak datar membuat ceritanya mudah terlupakan dan kurang membekas di ingatan. Yang aku pertanyakan ini sebenarnya cerita tentang siapa? Kate dan Alex atau Grace dan David?

Pemeran utamanya sih Grace, tapi porsi cerita Kate lebih banyak. Jadi bingung. Seharusnya sang penulis lebih mengolah cerita Grace dan David. Karakter Grace dan David pun seperti cuma satu. Grace dengan kekeraskepalaannya, David dengan kegigihannya.

Satu hal yang aku sadari dari dua buku yang telah aku baca dalam seri ini adalah prianya hanya memikirkan apa yang ada dalam celana dalam mereka. Tiap kali David memikirkan atau mendekati Grace, yang ada di pikirannya bagaimana mencium dan bercinta dengan wanita itu. Makes me think, "what the heck?". Aku lebih suka cerita dengan pendekatan yang logis, not always about lust...

Terjemahannya ada yang agak mengganggu untuk kata "Ihh" yang seakan-akan mengatakan jijik (or maybe it just me?) padahal sebenarnya untuk menunjukkan rasa kaget dimana menurutku seharusnya menggunakan kata "Ah!" atau "Oh!". Ya gak sih?

Overall ceritanya oke lah, lumayan menghibur dan cocok buat yang mau baca cerita ringan dan gak terlalu ribet =)
Naked Nobility Series :
#1 The Naked Duke
#2 The Naked Baron
#3 The Naked Marquis
#4 The Naked Earl
#5 The Naked Viscount
#6 The Naked Gentleman
#7 The Naked King

No comments:

Post a Comment