Penny Jordan - Stranger from The Past

Judul : Stranger from The Past
Sub Judul : Pria dari Masa Lalu
Pengarang : Penny Jordan
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : 1999
Halaman : 182
Berat : -
Dimensi : 110 x 180
Genre : Comtemporary Romance

Akankah mereka menjadi sepasang kekasih kini?

Kesibukannya dalam merintis bisnisnya membuat Sybilla tidak punya banyak waktu untuk berpikir tentang masa lalu, atau masa depannya yang sepi--dan tentu saja tidak ada waktu untuk jatuh cinta setelah pengalaman pahitnya dengan Gareth Seymour.

Sepuluh tahun telah mengubah mereka berdua--tetapi tidak dapat mnghapus begitu saja perasaan Sybilla. Kenyataan yang menyiksa itu terwujud ketika tiba-tiba Gareth hadir kembali, membangkitkan kembali emosinya, melemahkan pertahanannya, dan sekali lagi lelaki yang menggoyahkan rasa percaya dirinya dan mematahkan hatinya itu, membuatnya menderita.

Penny Jordan (PJ) merupakan salah satu penulis novel Harlequin yang cukup aku sukai. Bahkan novel satu ini dicetak ulang kembali di tahun 2012. Berikut adalah covernya:
Yah, entah mengapa untuk urusan cover, aku lebih senang dengan yang lama. Lebih menggambarkan karakter utama dalam cerita ini.

Gareth dan Sybilla, seperti karya PJ sebelumnya, kedua karakter utama dalam cerita ini membuat perasaanku teraduk-aduk. Tapi kali ini perasaan kesalku merata untuk kedua karakter (biasanya kesal cuma sama karakter pria).

Yang membuatku kesal adalah sikap dingin wanita itu terhadap Gareth. Emang Gareth melukai dia kayak apa sampai Sybilla gak mau dekat-dekat pria itu? Emangnya Gareth merendahkan dia? Kan nggak, tapi sikap dia pengen minta dilempar sandal. Tiap kali ketemu, Syb selalu mengusir pria itu, padahal Gareth bersikap baik >,<

Gareth di lain pihak juga ngeselin. Ngapain juga dia main asal tuduh gitu kalo Syb cewek gak benar? Doh, tolong yang para pria (dalam beberapa novel dan mungkin dalam kehidupan nyata), sebelum menuduh sesuatu, periksa dulu kebenarannya. Kata-kata Gareth waktu menuduh Syb itu cukup menyakitkan loh. Rasanya pengen mukul nih cowok.

Perbedaan umur yang cukup jauh antara kedua karakter mengingatkanku akan karya Diana Palmer, bahkan si pria sampai menjauhi wanita ini karena perbedaan tersebut.

Overall, seperti biasa, cerita Harlequin memang selalu manis dan berakhir bahagia. Yah, bacaan ringan di tengah tebalnya buku-buku yang akhir-akhir ini terbit =)

No comments:

Post a Comment