Mary Balogh - First Comes Marriage [Huxtable Quintet #1]

Judul : First Comes Marriage
Sub Judul : Pernikahan yang Menjelang
Seri : Huxtable Quintet #1
Penulis : Mary Balogh
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : June 2012
Halaman : 456
Berat : 250 gram
Dimensi : 110 x180
Genre : Historical Romance

“Menikahlah denganku, aku akan membuatmu bahagia. Lagipula karena aku janda, aku memiliki pengalaman dan pandai di atas tempat tidur.”

Bukan lamaran yang romantis memang, tapi kurang lebih itulah yang dikatakan oleh Vanessa Huxtable Dew kepada Elliot Walace, sebelum pria itu bermaksud untuk melamar kakaknya. 

Awalnya Elliot bermaksud untuk menolak, siapa juga yang mau menikah dengan wanita yang suka mengkritik dan mengatainya hanya memiliki dua sifat, arogan dan dingin? Namun dirinya membutuhkan seorang wanita untuk meneruskan keturunannya dan dia juga membutuhkan wanita tersebut untuk menjadi sponsor keluarga Huxtable.

Pernikahan mereka memang tak berdasarkan cinta, tapi bukan berarti Vanessa, si periang yang selalu menemukan hal yang dapat membuatnya tertawa, menjalaninya dengan perasaan tersiksa. Dia berjanji pada pria dingin dan tukang penggerutu itu untuk memberikan pernikahan yang bahagia dan pada akhirnya Elliot akan tersenyum padanya serta menyatakan bahwa pria itu bahagia.

Namun, pernikahan yang bahagia membutuhkan komitmen dari kedua belah pihak dan ketika orang-orang dari masa lalu datang mengusik pernikahan mereka, kesetiaan mereka dipertanyakan.
First Comes Marriage adalah buku pertama oleh Mary Balogh (MB) yang aku baca dan harus aku akui bahwa judul untuk seri ini (terutama yang menceritakan para wanita Huxtable) sangat kreatif karena mendeskripsikan proses pendekatan karakter utama: First Comes Marriage (pertama-tama pernikahan), Then Comes Seduction (kemudian godaan), dan At Last Comes Love (dan akhirnya datanglah cinta).

Dari awal cerita dimulai, MB sudah membangun rasa penasaranku dengan karakter bernama Con (dan aku mengira kisah dia lah yang diceritakan, namun bukan T___T) dan di sepanjang cerita, pria ini beberapa kali disebutkan, bahkan menutup buku pun aku penasaran banget sama dia. Sayang pria misteri ini baru muncul di buku terakhir (mendesah sambil memikirkan sebenarnya siapa yang melakukan kejahatan yang dituduhkan oleh Elliot kepada Constantine).

Aku harus mengacungi jempol untuk penggambaran yang down-to-earth dan interaksi antarkarakter yang dibangun oleh MB. Beliau berhasil membuat seorang “plain Jane” menjadi pemeran utama yang mudah disukai oleh pembaca, bahkan Vanessa beberapa kali membuatku tersenyum dengan dialognya yang kritis dan lucu.

Sedangkan untuk karakter prianya, sikapnya yang dingin benar-benar minta ditendang, tapi emang sih karakter satu ini bikin gregetan karena membuatku bertanya-tanya “Kapan dia akan tersenyum di depan Vanessa?”
Ketika pertanyaanku itu terjawab, hatiku langsung terasa hangat karena pria itu tahu benar kapan waktu yang tepat untuk melakukan dan mendeklarasikan cintanya.

Buku ini memang bagus, tapi bukan berarti tidak memiliki kekurangan. Alurnya yang naik turun tidak terlalu memiliki konflik yang mendalam dan selesai dalam waktu singkat. Misalnya ketika wanita masa lalu Elliot masuk ke dalam pernikahan mereka, Vanessa ngambek ke Elliot, tapi  setelah pria itu menjelaskan, dia malah memaafkan begitu saja. Yah, aku sedikit berharap Vanessa mengabaikan Elliot dan pria itu memohon-mohon agar wanita itu memercayainya. Hahahahahaha…

Overall, First Comes Marriage adalah pembuka seri yang bagus dan menyegarkan, merupakan salah satu seri yang wajib dikoleksi buat kamu yang suka membaca HR yang ringan dan lucu.

Huxtable Quintet series:
#1 First Comes Marriage
#2 Then Comes Seduction
#3 At Last Comes Love
#4 Seducing An Angel
#5 A Secret Affair

6 comments:

  1. sepertinya rame sih phie,, tapi ntah knapa covernya bikin ilfil,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa yang rame, Dis? Ceritanya? Termasuk mayan rame sih..
      Cover-nya bikin males ya posisi ceweknya? Hahahahahahaha..

      Delete
  2. iya ceritanya lumayan (keknya ya,,,)

    tapi sumpah pertama liat covernya ajah udah males. mukanya kayak orang sakit, udah gitu gayanya kok super duper aneh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayak orang bete gitu ya? wakakakka.. padahal karakter cewenya tu slalu smiling ke mana-mana..

      ceritanya ringan sih.. macam sally mackenzie yang naked nobility series..

      Delete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbak, komenmu gak sengaja kehapus.. salah klik link T_________T
      Nulis apa, mbak?
      Sori >,<

      Delete