Diana Palmer - Darling, Enemy

Judul: Darling, Enemy
Sub Judul: Kekasihku, Musuhku
Penulis: Diana Palmer
Penerbit: Gramedia
Tanggal Terbit: Juni 2012
Halaman: 216
Berat: 250 gram
Dimensi: 110 x 180
Genre: Contemporary Romance

Berawal dari Paskah tahun lalu, Teddi ingin mendekati Kingston dengan menggodanya. Siapa yang sangka Kingston akan menciumnya kemudian menghempaskan harga dirinya ke tanah? Kini pria itu berdiri di depan Jenna, adik Kingston sekaligus sahabat Teddi, menyatakan bahwa Jenna tidak boleh mengajak Teddi ke rumah.

Sakit hati mendengarkan perkataan tersebut, Teddi menolak ketika Kingston minta maaf atas perkataannya dan mengajaknya ke peternakan. Tapi, bagaimana cara menolak pria yang disukainya yang tiba-tiba bersikap lembut? Tentu saja Teddi luluh dan akhirnya mengikuti Jenna dan Kingston ke peternakan mereka.

Kingston memperlakukannya dengan lembut walaupun tak jarang mereka bertengkar mulut. Hasrat pria itu terhadap dirinya kini tak ditutupi lagi. Teddi berharap pria ini dapat menyembuhkan luka masa lalunya.

Ketika semua berjalan dengan mulus, muncul masalah baru. Pria penguntitnya dulu ternyata adalah akuntan Kingston dan pria itu mulai menerbarkan racun mengenai dirinya...
Darling, Enemy sudah dua kali dicetak, yang pertama pada tahun 2000, dan yang kedua pada tahun 2012. Keduanya oleh Gramedia, mungkin dicetak ulang karena tingginya permintaan pembaca pecinta Harlequin. Yah, memang tante Diana Palmer (DP) ini merupakan seorang penulis yang sangat diminati.

Buku ini merupakan khas DP banget. Pertama, pria ranch a.k.a peternak. Kedua, pria yang keras, egois, dan dingin. Ketiga, wanita yang rapuh tapi kuat. Keempat, alur cerita yang naik turun. Terakhir, tentunya selang umur yang cukup jauh antarkarakter utama.

Sejak awal membaca buku ini, aku suka dengan karakter Teddi. Di umurnya yang menjelang 21 tahun, dia wanita pekerja keras, tough, setia kepada sahabatnya, dan tidak mau merepotkan orang lain.

Di lain pihak, rasanya geregetan banget sama Kingston. Oke, awal-awal aku akui bahwa aku menyukai Kingston, caranya memperlakukan Teddi di peternakan mau gak mau membuatku melting dan blushing juga.

Tapi mendekati akhir, rasanya pengen melempar meja ke arahnya. Kenapa sih dia buta banget? Emang dia gak bisa lihat apa kalo Teddi mencintai pria bodoh, arogan, egois, dan dingin itu?

Tapi aku gak bisa menyalahkan Kingston 100% sih.... Rada bingung sama Teddi, kenapa dia gak ngomong terus terang aja ke Kingston mengenai masa lalunya. Siapa tahu pria itu sadar bahwa Teddi tidak seperti yang dikiranya. Tapi kalo kayak gitu, gak kebentuk ya ceritanya, selesai dalam beberapa halaman doank.
Pokoknya bagi pecinta Harlequin, kalian harus memiliki buku ini ya.

8 comments:

  1. Aaaggghhh..... udah lama nggak baca karya Diana Palmer... Yang terakhir yang bookset itu....


    Siapa yang mau minjemin yah???? Kalau beli mah mahal... >_< *tanggal tua*

    ReplyDelete
    Replies
    1. lah, bukannya udah gajian? hwhwhwhwhw..
      tapi kalo dibandingin ama Lawless (Judd Dunn), aku lebih suka Judd dibandingkan boxset itu. Tapi tetep layak koleksi ^^

      Delete
  2. hohohoho... yang edisi lama masih aku pelihara..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga koleksinya yang jadul ^^

      Delete
  3. aku pengen koleksi ini..tapi kok susah dapatnya,ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah gak ada ya di toko buku gramed? Kalo gitu coba pesan online di gramedianya aja :)

      Delete
  4. hi ikutan ya...aku dydy (cowo) tapi aku suka harlequin terutama diana palmer :) gara2 DP aku pengen banget ke jacobsville heheh (ada ga ya) aku suka DP karena semua tentang "peternakan" sampe terobsesi pengen punya peternakan sendiri dan sekarang sudah punya simpanan tanah buat bikin (cuhat) :)

    kalo boleh tuker2an info tentang buku DP yang sudah dan akan beredar Thank ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayang banget tuh Jacobsville-nya gak ada dalam dunia nyata. Jadi pengen ke sana juga. Hahahahaha...
      Punya peternakan terus tinggal di Texas gitu ya? Hwhwhwhw..

      Delete