Tessa Dare - Twice Tempted by A Rogue [Stud Club #2]

Judul : Twice Tempted by A Rogue
Sub Judul : Godaan Cinta Lama
Seri : Stud Club #2
Penulis : Tessa Dare
Tanggal Terbit : Februari 2012
Penerbit : GagasMedia
Berat : 390 gram
Halaman : 516
Dimensi : 140 x 200
Genre : Historical Romance

"Jantung ini milikmu," ujar Rhys. "Akan selalu menjadi milikmu."

Rhys St. Maur kembali lagi ke reruntuhan rumahnya dulu. Seharusnya dia mati waktu itu, untuk apa dia hidup dengan menanggung beban itu? Sudah berapa banyak percobaan yang dia lakukan untuk mati namun Tuhan dan Iblis menolaknya?

Tapi karena saat ini dia masih hidup, dia bertekad untuk mengembalikan kemakmuran rakyatnya. Saat dia kembali ke Devonshire, dia tak menyangka dia akan disambut dengan cerita berhantu dan bahwa dirinya dianggap sudah mati!

Bagi mereka, dia adalah hantu masa lalu yang kembali hidup untuk menyengsarakan rakyat di sana. Tapi tidak bagi Meredith Lane Maddox. Pria itu adalah mimpinya. Pria itu menggetarkan hati dan tubuhnya. Bagaimana cara dia menjaga hatinya kali ini?

Rhys dan Merry memang saling tertarik dan pria itu selalu menganggap pertemuannya dengan wanita itu adalah takdir. Di saat Merry menginginkan tubuh dan gairah Rhys, pria itu menginginkan pernikahan. Merry tidak ingin menikah lagi. Di situ lah Rhys mati-matian merayu wanita itu agar mau menikah dengannya.

Selain menghadapi Merry, Rhys juga harus berhadapan dengan rakyat yang membencinya, bahkan kali ini kematian pun mengancamnya. Apakah dia masih beruntung untuk terus bertahan hidup dan bercerita kepada wanita yang akan dinikahinya mengenai beban hidupnya tentang masa lalu?

Akankah Merry luluh dengan rayuan Rhys? Lalu, apakah yang akan dilakukan wanita itu ketika mengetahui kebenaran mengenai kebakaran yang meluluhlantakan tempat tinggal pria itu serta membuat ayahnya cacat?
Ceritanya slow banget, masih bagusan yang pertama menurutku, walaupun lebih hot buku kedua ini. Sepertinya dari dua buku yang aku baca dalam seri ini, begitu ketemu dengan si wanita, gak lama kemudian (bahkan kurang dari satu hari) langsung dilamar dan karakter wanitanya tuh yang mati-matian menolak karena karakter prianya gak masuk akal pas melamar mereka.

Ya iya sih, siapa juga yang mau dilamar dengan tiba-tiba terus pakai alasan takdir? Tapi aku acungin jempol dengan romantisme si Rhys. Bikin melting cara dia merayu Merry. Aku juga salut sama ketahanan Rhys terhadap rayuan Merry untuk menjatuhkan dirinya ke atas tempat tidur. Hihihihihi...

Saran untuk penerbit:
Untuk typo mohon diperhatikan lebih lanjut ya. Karena dalam cerita ini, typonya agak mengganggu. Ada kata "lupa" di mana seharusnya "luka" jika menilik dari kalimat dan percakapan saat itu. Itu dua kata yang memiliki arti masing-masih, bukan hanya sekedar terketik dua kali hurufnya.

Lalu untuk diksi ada yang kurang tepat.
Sambil mengunyah bibir dengan penuh konsentrasi, Meredith berjalan menuju ke kamar tidur. ~hlm. 282
Mengunyah? Bibir gak bisa dikunyah. Mungkin yang dimaksud adalah menggigit. Lalu menuju dan ke memiliki arti yang sama. Penggunaan kedua kata itu berdampingan rasanya seperti pengulangan kata.

Terus untuk huruf pertama dalam tiap bab menurutku kurang tepat dengan warna abu-abu yang nyaris seperti warna kertas. Hal ini menyebabkan pembaca mungkin akan melewatkan begitu saja huruf pertama tersebut. Mungkin lebih enak kalau berwarna hitam.

Aku memberi saran ini karena buku yang diterbitkan oleh GagasMedia adalah buku dengan cerita yang bagus. Sayang kan kalo ceritanya bagus tapi tidak didukung dengan isi yang bagus juga? Hehehehehehe..

Oh ya, ini cover versi luar dan lagi-lagi aku naksir ama cover asli ini =P


Stud Club Series:
#1 One Dance with A Duke
#2 Twice Tempted by A Rogue
#3 Three Nights with A Scoundrel

2 comments: