Lavyrle Spencer - Hummingbird

Judul : Hummingbird
Sub Judul : Dilema Cinta
Seri : -
Penulis : LaVryle Spencer
Penerbit : GagasMedia
Tanggal Terbit : September 2010
Halaman : 582
Berat : 250 gram
Dimensi : 140 x 200
Genre : Contemporary Romance

Abigail MacKenzie, wanita yang disebut sebagai perawan tua, di umurnya yang menginjak 33 tahun memiliki dilema kuat. Dua pria di saat yang bersamaan. Yang satu santun, yang satu kurang ajar. Yang satu tahu cara menghormati wanita, yang satu membuat segalanya berantakan. Sejak awal, kenapa dia harus menerima kedua pria ini dalam rumahnya?

David Melcher, pria sopan, tahu adat, dan tahu cara menghormati wanita, memang tertarik dengan Abigail MacKenzie. Gadis itu sopan dan merupakan cerminan wanita terhormat. Merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi David jika bisa mendekati wanita itu. Tapi, pria yang ditembakinya itu, kenapa harus ada satu atap dengannya?

Jesse, pria kurang ajar, brengsek, dan segala macam sifat lainnya yang bertolak belakang dengan David, sedang berada antara hidup dan mati. Dirinya dituduh merampok kereta dan ditembak nyaris dekat dengan "masa depannya". Kegilaan macam apa pula itu? Belum lagi ketika dia sadar, dia mendapat wanita kusut dan kotor. Siapa wanita itu? Apakah wanita itu yang menyelamatkan hidupnya?
Dimulailah kehidupan Abbie, David, dan Jesse yang bermula ketika Abbie menawarkan diri merawat kedua pria yang terluka itu. Abbie terpukau dengan David tapi selalu bertengkar dengan Jesse. Bagaimana tidak jika Jesse selalu membuat temperamennya naik? Jesse selalu dan akan selalu menjahilinya!

Belum lagi, Jesse menghancurkan masa depan Abbie dengan menunjukkan kemesraan tak senonoh antara dirinya dan pria itu di depan David, satu-satunya pria yang dianggapnya cocok menjadi suaminya. Tapi, sejak kejadian tersebut, Abbie menyadari hanya di depan Jesse lah dia dapat menjadi dirinya sendiri.

Namun, ketika pria itu sembuh dan sudah siap pergi, Abbie mulai merasakan kehilangan. Bagaimana caranya dia melupakan Jesse, pertengkaran mereka, dan bahkan sentuhan pria itu yang mampu membuatnya bergelanyar? Sialan kau, Jesse!, itulah yang dikatakan tiap malam oleh Abbie setelah pria itu pergi.

Tepat saat Jesse pergi, David kembali datang pada dirinya dan menawarkan apa yang dulu diinginkan oleh Abbie. Tapi, apakah perasaan itu masih sama seperti dulu? Apakah David pria yang lebih baik daripada Jesse? Tentu saja! Tapi apakah David adalah pria yang cocok bagi dirinya?
Aku mengacungi jempolku untuk penggambaran Lavyrle Spencer (LS) terhadap ketiga karakter utamanya. Aku bisa melihat bahwa Abbie butuh seseorang yang membuatnya melupakan segala aturan yang dibuat ibunya mengenai seorang wanita. Abbie yang kaku, namun rileks saat bersama Jesse, dan sopan saat bersama David. Abbie yang tidak sabaran namun tertahan oleh norma-norma yang tentunya dilupakan saat bersama Jesse.

Karakter David yang awalnya menyenangkan makin ke belakang aku merasakan rasa frustasi Abbie terhadap pria itu. Aku mengerti penderitaanmu Abbie. Hahahahahaha... Jika aku menjadi Abbie, rasanya gemes dan capek sama David. Kenapa pria itu tidak bisa bersikap seperti layaknya pria yang menginginkan seorang wanita? Ughhhhh..

Sedangkan untuk karakter Jesse, hmmmm... I love him so much! Bener-bener tepuk tangan deh dengan cara Jesse menaklukan Abbie. Apalagi pas bagian endingnya. Ups... Spoiler!
Tapi untuk perjuangan Jesse, aku acungin jempol karena sampai titik darah penghabisan, dia tidak menyerah d(^o^)b

Ceritanya sendiri simple and sweet karena menceritakan bagaimana pengejaran dua pria terhadap seorang wanita. Yah endingnya tak perlu dipertanyakan. Perfect! Aku suka banget sama ending cerita ini. Abbie pantas untuk berbahagia.

Tapi yang aku sayangkan sebenarnya kenapa LS tidak membuat percakapan yang menyenangkan antara Abbie dan David ya? Karena percakapan mereka lah yang paling banyak aku skip karena stress baca David yang gagap tiap kali ada di dekat Abbie..

Ada beberapa typo di buku ini, but it's okay. Gak banyak dan tidak mengganggu juga =)
Overall, nice story!

Happy Reading!

6 comments:

  1. uuuuu..... LaVryle Spencer emang keren bikin cerita... penasaran baca buku ini....

    baca yang Morning Glory deh Phie... ceritanya bagus juga...

    ReplyDelete
  2. @putri:
    Aku udah baca uthieeee...
    Itu yang paling bagus untuk karya LaVryle. Love it so much!

    ReplyDelete
  3. Dia ngeluarin buku apa lagi sih? Hummingbird, Separate Beds, That Camden Summer, Twice Loved, sama apa lagi? Jatuh cinta sama narasinya LS :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah, itu aja sih yang baru diterbitin gagas. Tapi kalo versi inggrisnya ada banyak, bisa dilihat di sini:
      http://www.goodreads.com/search?utf8=%E2%9C%93&query=lavyrle+spencer

      Delete
  4. Hummingbird moncer banget di Goodreads, kupikir ada berbau-bau tentang burung, ternyata tentang kisah cinta klasik tho, thx reviewnya Kak Phie, :')

    Salam kenal,

    Athiah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal, Athiah.
      Hwhwhwhw.. Gak ada tentang burung hummingbird kok. Ceritanya bagus dan simple di buku ini.

      Delete