Judith McNaught - Until You [Westmoreland #3]

Judul : Until You
Sub Judul : Saat Engkau Hadir
Seri : Westmoreland #3
Penulis : Judith McNaught
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : Mei 2012
Halaman : 600
Berat : 350 gram
Dimensi : 110 x 180
Genre : Historical Romance

Stephen Westmoreland, Earl of Langford
Stephen Westmoreland tidak sengaja menabrak dan membunuh pria muda yang sedang mabuk dengan kereta kudanya. Nama pria itu adalah Burleton, menurut pelayannya yang sudah tua, Hodgkins, pria itu akan menikah besok. Bertambahlah rasa bersalah Stephen.

Dengan niat baik, Stephen menjemput tunangan Burleton dengan maksud menyampaikan berita buruk. Wanita yang turun dari kapal tersebut tidak sesuai dengan gambaran pelayan tersebut. Tidak ada ikal-ikal keriting kecil dan tubuh mungil. Ketika akan memberitahukan berita buruk, sebuah kecelakaan lain malah mencelakai wanita itu dan menyebabkan wanita itu hilang ingatan.

Stephen merasa jijik akan dirinya. Dia telah membunuh satu pria dan malah memiliki gairah terhadap wanita tunangan pria tersebut. Pesona wanita itu tidak dapat ditolaknya, wanita itu lucu, berani, cerdas, tidak mengagungkan kekayaannya, dan rambutnya berwarna merah! Bahkan wanita itu menyebutnya warna yang memalukan, tapi warna itu membuatnya terpesona.

Sheridan Bromleigh
Sheridan Bromleigh terbangun dalam keadaan tidak ingat siapa pun. Ketika dia membuka matanya dia hanya menemukan seorang dokter. Tak lama kemudian dokter itu datang bersama pria tampan yang mengatakan bahwa dirinya telah bertunangan. Benarkah? Namanya saja dia tidak ingat (walaupun "tunangannya" berkata bahwa namanya adalah Charise Lancester), apalagi bertunangan. Apakah mereka mengikat janji atas dasar cinta? Ketika dia menanyakannya, Sherridan malah dibiarkan sendiri selama tiga hari.

Hugh Whitticomb
Hugh Whitticomb, dokter keluarganya mengatakan kepada Stephen bahwa Charise Lancester (nama Sheridan saat dia lupa ingatan), tidak boleh dalam kondisi tertekan karena kondisi tersebut akan membuat wanita itu susah menggali kembali ingatannya. Tapi apa yang dilihatnya pada Stephen membuatnya tersenyum dan senang.

Dowager Duchess, Clayton Westmoreland, dan Whitney Westmoreland
Mereka datang di saat yang tidak tepat ketika Stephen sedang pusing dengan Sheridan. Mereka terkejut mendapat Stephen sedang berduaan dengan seorang wanita yang tak dikenal bahkan diakui oleh Stephen sebagai tunangannya. Hampir saja mereka mengungkapkan kebohongan Stephen dan segera saja Stephen meminta Sheridan untuk beristirahat agar dia dapat menceritakan kebenaran kepada keluarganya.

Mereka memang kaget, tapi apa yang mereka lihat dari cara pandang kedua pasangan tersebut membuat pikiran mereka berputar. Tak dapatkah Stephen dan Sheridan melihat bahwa mereka saling tertarik? Sepertinya tidak. Oleh sebab itu mereka bersekongkol untuk menyatukan keduanya, tentunya dengan penolakan yang datang dari Clayton tidak menyurutkan kedua wanita tersebut.

Nicholas DuVille
Sebagai sahabat Whitney, dirinya hanya dapat tersenyum di balik rencana ini. Bahkan dia menyarankan diri sebagai "calon suami" ketika isu tersebut muncul karena Stephen merasa bahwa selain Sheridan telah ditipu mengenai "tunangan", wanita  itu juga berhak untuk memilih pria lain sebagai calon suaminya. Padahal jika Stephen melihat baik-baik, Stephen lah yang diinginkan wanita itu dan begitu pula sebaliknya.

Masalahnya adalah....
Ketika semua rencana telah dijalankan, Sheridan merasa dirinya dicampakkan oleh Stephen dengan idenya mengenai "calon suami". Dengan perasaan sakitnya itu, dia meninggalkan Stephen di lantai dansa seorang diri. Tentu saja Stephen berang, tapi setelah mendapatkan surat mengenai meninggalnya ayah Charise Lancester, Stephen bermaksud untuk menikahi Sheridan.

Awalnya Sheridan menolak, namun kegigihan Stephen membuat tembok pertahanannya runtuh. Tepat ketika hari pernikahannya, Charise Lancester yang asli datang dan ingatan Sheridan kembali pulih...

Dalam rangka posting bersama Blogger Buku Indonesia dengan review buku-buku terbitan Gramedia, aku memutuskan untuk me-review buku Judith McNaught (JM) - Until You ^^

Semua karya JM yang pernah aku baca, tidak ada yang mengecewakan. Dan merupakan ciri khasnya dengan konflik dan penyelesaian yang naik turun. Aku sampai rela tidur malam demi menyelesaikan novel ini. Di sini kalian akan menemukan Alexandra dan Jordan (Something Wonderful) juga loh. Seru deh novel ini, rame banget karakternya =)

Aku suka dengan karakter Sheridan yang berani, bebas, dan cerdas. Itu lah yang membuat wanita ini sangat-sangat menonjol dari awal.

Stephen di lain pihak merupakan pria yang serius, namun ketika dia bersama Sherry, sikap itu langsung luntur digantikan dengan pria yang senang menggoda dan santai.

Percakapan kedua karakter sendiri sering membuatku tersenyum atau tertawa. Ditambah dengan karakter lainnya seperti Whitney, Clayton, dan sang Dowager, benar-benar mewarnai cerita. Bahkan adegan antara Nicki dan Stephen yang berkelahi pun dapat membuatku tertawa.

Ada sebuah kejadian di mana Nicki sedang bermain kartu dan salah satu pemain mengatakan bahwa Nicki dan Stephen tidak mungkin saling memukul karena mereka adalah pria terhormat dan gentleman. Tak lama kemudian, Stephen datang dengan mata siap membunuh mengajak Nicki berkelahi. Setelah selesai berkelahi, mereka malah duduk dan bermain kartu meninggalkan sisa-sisa akibat perkelahian untuk diratapi oleh pemilik klub tersebut.

Sebenarnya ada yang aku sayangkan dari cerita ini, yaitu mengenai wanita simpanan Stephen, Helene. Tidak diceritakan lebih lanjut mengenai bagaimana Stephen memutuskan wanita tersebut. Lalu, Stephen tidak ada mengatakan "I Love You" kepada Sheridan, namun perkataan itu diganti dengan sesuatu yang lain sih.... Tapi tetap saja rasanya kurang...


Terus ya, rasa cemburu si Stephen ini kurang membara! Gak kayak Clayton yang cemburunya ampun-ampun, si Stephen malah kayak bara hangat doank. Hmph... Mungkin harusnya si Rafe yang mengejar Sherry, biar Stephen terbakar api cemburu. Hwhwhwhwhwh..

Aku juga penasaran dengan Alicia, sang dowager duchess. Tidak ada cerita mengenai dirinya dalam seri Westmoreland ini. Padahal aku berharap. Hehehehehehe... Selain itu, percakapan monolog antara Alicia dengan mendiang suaminya serta Hugh dengan mendiang istrinya membuatku tersentuh. Ada cinta sedalam itu walaupun orang tersebut telah meninggal.

Oh ya, satu hal yang aku sadari dari karya JM untuk dua buku seri Westmoreland yang telah terbit ini, yaitu setiap kali sang wanita ingin mendapatkan cinta sang pria, pasti si pria sedang menggandeng tangan wanita lain.

Ada beberapa typo sih yang aku temukan, tapi masih bisa aku tolerir. Oh ya, katanya buku #1 paling bagus. Jadi penasaran. Belum diterbitkan oleh GPU sih. Semoga bisa cepat diproses ^^
Westmoreland series:
#1 A Kingdom of Dream
#2 Whitney, My Love
#3 Until You

21 comments:

  1. Phie sama Mei janjian yaaa, ngeresensi novel ini?...

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah iya, si Mei juga novel ini ya? hahahaha..
      gak janjian, tapi kami sehati..
      hauhauahuahaua...

      Delete
  2. hahaha kok kocak banget sih abis berantem terus main kartu? =D btw suka sama emoticon monkeynya, hihi imut banget deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sumpah bagian itu ketawa aku. Jago banget JM menceritakan "kekompakan" Nicki dan Stephen.
      Kalo emoticon monkey bisa liat di sini: http://myspace.laymark.com/emoticons.monkey.php#icons

      Itu bisa dimasukin di blog kamu kok ^^

      Delete
  3. Wah samaan dengan rose mary ya :D
    JM is my favorite hisrom author beside Lisa Kleypas. Novelnya bukan sekedar romance belaka tapi benar-benar 'novel' yang punya isi dan pesan. Sayang untuk judul ini belm sempat kubaca.
    O'ya ijin copas link buat di fanpage BBI ya Angela :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, sama kayak s Mei.. Hahahahahaha..
      okay, thanks yah ^^

      Delete
  4. Eh, agak panjang juga review kali ini ya Phie? :P
    Biasanya agak singkat2, tapi ya okelah :).
    Bukunya Judith tebel banget, kalo ada yang mau minjemin boleh deh, wkwkwkwk.

    BTW, pas jaman HR udah biasa yah si hero punya mistress pas ketemu heroinenya. Ini yang bikin aku agak males baca HR :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukunya tebal dan kebetulan lagi semangat 45 pas ngereview nih buku.. Hahahaha..
      Seri favoritku nih dari JM (ya iya lah, baru 3 biji buku JM yang keluar di Indo T____T)

      Itu lah... Tapi pas si Stephen ngambil Mistress ini, dia punya alasan yang cukup dapat dimaklumi. Hwhwhwhw..

      Delete
  5. belum baca serial ini... tapi yang Whitney, My Love udah dibeli... Bagus yah??? Rada berat bacanya karena lumayan tebal juga....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus, Uthie..
      Tapi masih bagusan Whitney, My Love sih..
      Clayton oh Clayton~

      Delete
  6. wah, HR tanpa kipas kah? aku penasaran pengen baca.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yep, gak pake kipas... Walopun ada, JM emang gak memperinci adegannya ^^

      Delete
  7. Kapan yaaaa ada lanjutannya. Kali ini kisah Nicki dong. Dia uda dua kali jadi sidekick para tokoh utama wanita. Kasiaaan, hiks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nicki ada di Anthology Miracles..
      Sayang banget loh cuma seiprit.. Hiksssss...

      Delete
    2. Nyah, ada??!
      Oh, jadi kayak cuplikan aja gitu ya

      Delete
  8. jadi bagusan yg mana nih? Whitney apa Until You?? *lagi bingung mau pilih yg mana, sedangkan budget hanya bisa membuat saya memilih satu diantara 2 ini. :((*

    ReplyDelete
  9. yah kalo g ada kipas g seru dong, wakakaka. belum baca buku ini nih, suka sama tulisan JM :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi tetep bagus kok ^^
      iya, dia pinter bikin emosi naik turun mpe gregetan.. hahahahaha..

      Delete
    2. Mohon petunjuknya dong Phie..
      Gw dah nyari #3 Until You ke beberapa Bookstore, tp gak nemu..
      Ada alternatif lain gak Phie? Please !!

      Delete
    3. Coba cari di online bookstore seperti bukabuku.com, facebook Little Books, atau online store lainnya :)

      Delete