Tessa Dare - One Dance with A Duke [Stud Club #1]

Judul : One Dance with A Duke
Sub Judul : Romansa Waltz Tengah Malam
Seri : Stud Club #1
Penulis : Tessa Dare
Penerbit : GagasMedia
Tanggal Terbit : Januari 2012
Berat : 390 gram
Halaman : 564
Dimensi : 140 x 200
Genre : Historical Romance

Satu dansa tengah malam mengubah hidup Amelia, seorang wanita perawan miskin berumur 26 tahun.
Saat Amelia mengambil tangan Duke itu ketika pria itu menawarkan tangannya pada gadis lain, Amelia hanya bermaksud untuk berbicara dengan Duke Tengah Malam itu. Membicarakan penghapusan utang adiknya, Jack.

Tapi, malam itu ternyata tidak berjalan mulus. Selain Spencer menolak, setelah berdansa sekian lama, pria itu tiba-tiba menggendongnya keluar dari dansa yang tengah mereka lakukan. Tentunya hal itu menciptakan skandal. Namun, wajah Spencer yang pucat membuat Amelia khawatir.

Tidak, malam belum berakhir dengan peristiwa yang mencengangkan seperti itu. Ketika Julian dan Rhys muncul dan mengabarkan bahwa Leo, pendiri klub Stud, meninggal, dari situlah titik balik hidup Amelia.

Leo memiliki adik bernama Lily yang merupakan teman Amelia. Gadis itu kini sebatang kara dan untuk menghindarkan gadis itu dari kemalangan, Julian meminta Spencer untuk menikahi Lily. Spencer menolak, yang diinginkan Spencer adalah token Leo dan Osiris, si kuda.

Tapi Julian memiliki pemikiran lain bahwa jangan-jangan yang membunuh Leo adalah Spencer karena keegoisan pria itu untuk memiliki Osiris untuk dirinya sendiri. Spencer meminta Julian untuk membuktikannya.

Tidak sampai 24 jam kemudian, Spencer melamar Amelia. Tidak romantis memang. Spencer menyatakan bahwa penyebabnya adalah dia tidak ingin Amelia diserang skandal mengenai malam itu dan pria itu merasa bahwa Amelia merupakan kandidat yang cocok untuk melahirkan anak-anaknya. Dan Amelia yang sangat mencintai keluarganya ketika Spencer mengatakan bahwa dia akan menghapuskan utang-utang Jack, akhirnya setuju. Namun, seiring berjalannya pernikahan mereka, Amelia menemukan sifat lain pria itu yang membuatnya harus mengamankan hatinya....

Pertama-tama mengenai cover. Yah, aku cukup suka dengan cover ini, namun jika dibandingkan dengan versi aslinya, aku lebih suka yang asli. Lebih sexy dan hot. Hahahahahaha..

Tapi kalo gambarnya seperti itu, bisa-bisa tidak diizinkan terbit =P

Sebenarnya alur cerita di buku ini sangat mengalir, aku bahkan tanpa sadar sudah membalik halaman-halaman tanpa menyadari waktu. Lalu ketika melihat nomor halaman, aku yang kaget sendiri karena gak nyangka aku sudah sejauh itu membacanya.

Namun sayangnya, walaupun alur mengalir sedemikian rupa, aku masih bingung kenapa Gagas belum memperbaiki kekurangan mereka yaitu dalam masalah editing. Cukup banyak typo yang ada di buku ini. Yah, buatku sih agak mengganggu karena ada beberapa kata yang memiliki arti kata sendiri. Aku lupa apa katanya, tapi contohnya kata "sangat" tapi yang terketik adalah "hangat". Aku sampai baca ulang kalimatnya untuk mengetahui apa kata sebenarnya.

Yah, sekian mengenai penerbit, sekarang mengenai ceritanya sendiri:

Terus terang saat akan membeli buku ini, aku agak pesimis karena seri The Wanton Dairymaid Trilogy (Goddess of Hunt dkk) kurang aku sukai karena menurutku ceritanya standar dan gak terlalu hot.
Dan ternyata oh ternyata, One Dance with A Duke ini menyuguhkan sesuatu yang lebih baik dari karya TD yang lainnya. Humor yang terkandung dalam cerita ini mirip-mirip dengan karya Julia Quinn, membuatku tertawa sendiri. Karakternya pun romantis banget.

Yang aku suka dalam cerita kali ini adalah karakter pria yang menyadari perasaannya terlebih dahulu, sedangkan si wanita mati-matian melindungi hatinya. Biasanya kan justru wanita lah yang menyadarinya terlebih dahulu dan pria lah yang berusaha menjauh =P

Karakter Spencer pun menurutku adalah pria yang romantis karena dia akan melakukan apa saja untuk Amelia, bahkan mencintai wanita itu dalam kondisi apapun walaupun Amelia belum menyatakan cintanya.
Selain memiliki sifat romantis, Spencer itu tidak mau mengumbar kebaikannya. Tapi perlakuannya membuat orang jadi salah sangka. Misalnya saja ketika Spencer tidak mau menganggap hutang Jack lunas karena Spencer ingin Jack berhenti untuk berjudi, tapi Amelia menganggap Spencer bersikap kasar.

Ngomong-ngomong soal Jack, adik Amelia satu ini benar-benar bikin kesal. Rasanya pengen nendang dia jauh-jauh dari Amelia dan Spencer. Biang kerok sejati dan bikin orang geregetan karena sifat dia yang terlalu bergantung pada Amelia. Padahal dia kan cowok! Ughhhh...

Amelia sendiri juga terlalu membiarkan adiknya bergantung pada dirinya. Spencer udah berulang kali bilang ke Amelia untuk menjauhkan dirinya daripada Jack, biarkan saja Jack belajar dari kesalahannya. Tapi wanita itu tidak mau! Hadoooohhhh.... Benar-benar kakak yang terlalu baik dan mencintai keluarga banget deh pokoknya karakter wanita satu ini. Oh ya, Amelia juga satu-satunya karakter yang aku ketahui cemburu pada binatang (kuda) *facepalm*

Kalau untuk kadar hot buku ini, tidak perlu dipertanyakan. Benar-benar aku acungi jempol deh. Hehehehehhe.. Bikin aku membayangkan kemudian tersipu-sipu malu (sok malu maksudnya =P). Spencer selalu bilang bahwa dia akan bersikap lembut untuk yang berikutnya, tapi dia selalu tidak bisa melakukan hal tersebut karena terlalu bergairah. Ampun deh... Hahahahahaha..

Ada sebuah percakapan yang aku suka antara Amelia dan Spencer:
"Oh, Tuhan," Amelia membiarkan kepalanya terkulai ke bantal. "Habislah sudah. Sekarang aku benar-benar jatuh cinta padamu."
"Baru sekarang?" Sambil tergelak, Spencer berguling dari atas tubuh Amelia dan duduk, menopangkan lengan di salah satu lutut yang ditekuk. "Yah, aku bersyukur untuk berkah yang luar biasa ini." Spencer menyisiri rambut dengan tangan. "Aku sudah merasakan itu sejak jauh sebelumnya."
"Apa?" Amelia langsung bangun. "Apa maksudmu? Sejak kapan?"
"Sejak awal, Amelia. Sejak pertama kali kita bertemu.
So sweet kan si Spencernya?? Hehehehehhe...

TD juga berhasil memikatku dan membuatku penasaran untuk kelanjutan cerita Rhys dan Julian-Lily. Can't wait >,<

Hmmmm... Satu hal yang aku pelajari dari buku ini adalah everything happens for a reason, tinggal bagaimana cara menerimanya dan menafsirkannya, seperti Spencer yang tidak mau menghapus utang Jack karena menginginkan pria itu untuk sadar dan bertanggung jawab akan dirinya sendiri =)

Stud Club Series:
#1 One Dance with A Duke
#2 Twice Tempted by A Rogue
#3 Three Nights with A Scoundrel

7 comments:

  1. wow. suka sama reviewnya. dan meyakinkan saya buat beli ni buku. hahaha.
    saya juga suka cover yang ini. emang lebih hot. hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks, Jess ^^
      Yep, buku 1 bagus, buku 2 kurang, buku 3 masih di lemari.. Hahahahaha..

      Delete
  2. ntah knapa ga gitu tertarik sama buku tessa dare tapi gara2 ada diskon di bukabuku jadi lah beli juga,,

    baru 2 hari nongkrong di lemari tapi gara2 baca review dirimu jadi tergoda untuk dikeluarkan...

    "Kalau untuk kadar hot buku ini, tidak perlu dipertanyakan. Benar-benar aku acungi jempol deh" itu kal pamungkas yg bikin aku ingin baca,hahahaha.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha.. menurutku sih hot ya, Dis =P
      Ayo dibaca, termasuk lumayan lah jalan ceritanya ^^

      Delete
  3. Wakakak..sama, tadinya bingung pengen coba baca novel TD yg mana, gara2 ada review kalo novel yg satu ini adegan hotnya diacungi jempol jd pengen beli yg ini deh *ternyata banyak yg suka hot hot yah..hihihi

    ReplyDelete
  4. Yang pengen baca novel gratis, mampir ke sini yuk! ;)

    http://nayacorath.wordpress.com

    ReplyDelete
  5. yeay aku udah baca semuanya... nggak salah semua ceritanya emang keren...

    ReplyDelete