Robyn Carr - Moonlight Road [Virgin River #10]

Judul : Moonlight Road
Sub Judul : Perjalanan Hati
Seri : Virgin River #11
Penulis : Robyn Carr
Penerbit : Violet Books
Tanggal Terbit : Januari 2012
Berat : 320 gram
Halaman : 461
Dimensi : 110 x 180
Genre : Contemporary Romance

Seperti dua seri sebelumnya (Angel's Peak dan Forbidden Falls), kali ini masih membahas mengenai romansa keluarga Riordan. Dan tokoh utama kita kali ini adalah Aiden Riordan, anak ketiga dari pasangan Maureen dan Patrick Riordan.

Aiden Riordan, sang ginekolog di angkatan laut, bermaksud untuk menghabiskan liburan musim panasnya di Virgin River. Di balik liburannya ini, dia berusaha untuk mencari apa yang diinginkan olehnya, tetap bekerja dengan angkatan laut atau mencari peluang di kota besar?

Tetapi, tak ada salahnya dengan mencari pencerahan dengan menikmati pemandangan sambil berjalan kaki di pegunungan kan? Tapi, ternyata hal itu salah. Dalam perjalanannya dia bertemu dengan seorang wanita yang langsung berteriak ketika bertemu dengannya.

Pembaca masih ingat dengan dengan kakak Marcie, Erin, dari buku seri Virgin River - A Virgin River's Christmas? Ya, wanita itulah yang berteriak ketika melihat seorang pria membawa parang dan busur yang muncul dari hutan. Dan akibat teriakannya, dia menabrak sesuatu dan menjatuhkan pot di atas kepalanya, daaannn.. dia pingsan.
Aiden tidak menyangka dia akan menyebabkan wanita itu terluka dan dia langsung membawa wanita itu ke UGD setelah merawat lukanya terlebih dahulu. Erin menduga pria itu adalah gelandangan karena perawakan pria itu. Tapi, di balik semua itu, tersembunyi pria tampan dan lembut. Pria yang rela melakukan semua hal yang belum pernah dilakukan pria mana pun demi dirinya dan memberinya masa kecil yang hilang.

Namun, ketika semua berjalan dengan mulus, sang mantan istri muncul di dalam hubungan mereka....

Seperti karya Robyn Carr sebelumnya, kali ini bercerita tentang Aiden dan Erin. Jika dibandingkan dengan Virgin River (buku pertama dalam seri ini), romansa kedua karakter tidak terlalu banyak dan masalah yang mereka alami pun kurang pelik menurutku. Entah mengapa aku selalu membandingkan buku-buku dalam seri ini dengan buku pertamanya, mungkin karena buku pertamanya menguras emosi. Hehehehehehe.. Walaupun begitu cerita yang disuguhkan tetap terasa manis. Intrik di dalam buku ini muncul ketika mantan istri Aiden muncul, cukup mengaduk emosi kekesalanku sih. Hehehehehe..

Dan seperti seri Virgin River lainnya, kali ini sedikit menceritakan tentang Mel dan Jack dan dilemma yang sedang mereka hadapi. Begitu pula dengan kekhawatiran para pria Riordan akan ibunya yang sedang menjalani hubungan dengan George. Tentu saja ada percakapan kocak antara keluarga Riordan yang akan membuat pembaca tersenyum =)
Ah, dan tentu saja Ian Buchanan dan Marcie dari seri sebelumnya serta Luke Riordan dan Shelby.

Mungkin buku kali ini kurang memberikan kesan yang cukup dalam bagiku karena memang seri kali ini sangat sedikit mengungkapkan romansa antara kedua karakter utama. Tapi secara keseluruhan, buku ini tetap memberikan romansa yang menyenangkan sehingga membuat buku ini enak dibaca =)

Seri Virgin River:
#1 Virgin River
#2 Shelter Mountain
#3 Whispering Rock
#4 A Virgin River Christmas
#5 Second Chance Pass
#6 Temptation Ridge
#7 Paradise Valley
#8 That Holiday Feeling (with Debbie Macomber and Sherryl Woods, tidak terbit di Indonesia)
#9 Forbidden Falls
#10 Angel's Peak
#11 Moonlight Road
#12 Midnight Kiss (with Jean Brashear and Victoria Dahl)
#13 Promise Canyon
#14 Wild Man Creek
#15 Harvest Moon
#16 Bring Me Home For Christmas
#17 Hidden Summit
#18 Redwood Bend
#19 Sunrise Point

3 comments:

  1. Buku pertama memang biasanya paling bagus jadi suka banding-bandingin sama seri selanjutnyaa :))

    ReplyDelete
  2. Iya nih..
    Biasa emang pengarang mencurahkan seluruh kemampuannya di buku pertama ya?
    Hahahahahahaha..

    ReplyDelete
  3. Buku pertama emang biasanya paling istimewa, itu berasa banget saat aku baca Series Kendrick/Coulter/Harrigan nya Catherine Anderson. Baby Love jadi perbandingan terus dan buku selanjutnya tiba-tiba hambar.. Huft..

    ReplyDelete