Catherine Anderson - Comanche Magic [Comanche #4]

Judul : Comanche Magic
Sub Judul : Penderitaan Sang Gadis Malaikat
Seri : Comanche #4
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan
Tanggal Terbit : Februari 2012
Berat : 270 gram
Halaman : 456
Dimensi : 125 x 190
Genre : Historical Romance

Francine a.k.a Franny telah melacurkan dirinya sejak umur 13 tahun. Sungguh, hal ini kejam sekali. Tapi apa yang bisa diperbuatnya untuk menghidupi ibunya yang buta dan ketujuh saudaranya di mana yang paling bungsu adalah seorang idiot?

Menjadi seorang pelacur membuatnya memperoleh pendapatan yang cukup besar, dan sebagai anak tertua, dia berkewajiban untuk menghidupi keluarganya. Ketika dia "bekerja", dia akan berada di dunia yang tidak akan tersentuh oleh tangan-tangan kotor pria yang menjamahnya. Dia akan berkelana dalam mimpinya dan ketika semuanya selesai, hal itu akan terlupakan olehnya di sudut hatinya yang paling kelam.

Sembilan tahun hidup di dalam kubangan dosa, Franny yakin bahwa dirinya tidak pantas untuk pria mana pun. Namun ketika kakak Indigo, Chase Kelly Wolf, datang, ketegaran dan dinding yang selama ini dibangunnya mulai runtuh.
Chase yang pulang ke rumah orang tuanya untuk menyembuhkan diri karena tertimpa balok kayu yang menyebabkan rusuknya patah, terpikat ketika pertama kali melihat gadis malaikat bermata hijau itu. Namun, ketika dia mengetahui pekerjaan Franny, Chase merendahkan wanita itu dan dengan kasar meminta Franny untuk menjauhi keluarganya.

Franny mengetahui tempatnya dan tidak datang lagi ke keluarga Indigo, walaupun itu sangat menyakiti hatinya. Hanya Indigo lah temannya, seorang teman yang tidak memandang dirinya sebelah mata. Ketika Indigo mengetahui hal ini, dia marah pada Chase dan mengatakan bahwa Chase telah berubah.

Lalu, muncullah sang ayah, sang Comanche sejati, seorang idealis, yang merupakan tempat di mana Chase berbagi kelu kesahnya. Sebagai seorang ayah, Hunter Wolf, selalu mencintai anak-anaknya. Hunter tahu bahwa ada masa lalu pahit yang membuat Chase menjadi seperti itu. Hunter hanya mengatakan bahwa Franny hanyalah korban dari sebuah ketidakadilan masyarakat.

Kata-kata ayahnya membuat Chase berpikir ulang mengenai Franny dan pria dengan seperempat darah Comanche itu akan meminta maaf pada wanita itu karena Franny memang korban. Tapi kali ini, Chase tidak akan menutup ketertarikannya pada wanita itu. Dia akan mengenal wanita itu secara lebih jauh dan sialnya, Franny tidak membuatnya menjadi mudah. Franny mati-matian menolak dan berusaha untuk tidak luluh dalam pendekatan pria itu walaupun hatinya tergetar. Dia tidak pantas menerima kebaikan dari orang lain, apalagi dari Chase.

Baca buku ini benar-benar membuat hati tersayat-sayat akan penderitaan Franny. Rasanya dia tuh gadis yang malang banget. Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Walaupun dia menjadi seorang pelacur, kemalangannya tidak berhenti di situ saja. Tapi untung lah ada Chase *mendesah lega*

Aku benar-benar mengacungi jempol akan kegigihan Chase dalam meyakinkan Franny bahwa wanita itu layak dipuja, wanita itu seperti kebanyakan wanita normal lainnya, Franny pantas untuk mendapatkan sesuatu yang baik. Aku berkali-kali mendesah karena tersentuh akan cara Chase. Jika saja ada pria seperti itu di dunia ini =P

Karakter Loretta dan Hunter dalam buku ini pun menambah kehangatan hati. Mana ada orang tua yang menerima seorang mantan pelacur dengan tangan terbuka seperti mereka? Benar-benar bikin trenyuh.

Ada kata-kata Hunter yang aku sukai ketika dia menasehati Chase:
"Itu adalah hatimu dan karenanya itu akan menjadi keputusanmu. Kau harus meraihnya sendiri. Aku bisa menunjukkan jalannya, tapi kau harus memilih jalan mana yang akan kau ambil. Pastikan saja untuk menatap jauh ke depan, Anakku, dan lihat ke mana kau hendak pergi."

Ending dari buku ini pun menurutku menguras segala emosi, mulai dari kesal, sedih, dan lega karena akhirnya semua rahasia terkuak. Dan kita akan diajarkan bahwa hidup itu memang kejam dan tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Tapi ada satu hal yang aku harus setuju dengan salah satu review di Goodreads yang menyatakan bahwa kenapa Franny harus tetap melacur padahal semua saudaranya telah dewasa dan dapat bekerja? Dia seharusnya berhenti dan mulai berdiskusi dengan keluarganya mengenai pekerjaan apa yang bisa dilakukan untuk membantu ekonomi keluarga. Melacur memang mendatangkan banyak uang, tapi seharusnya dia tidak menggampangkan cara itu sebagai solusi selama 9 tahun kan?

Oh ya, satu hal lagi. Sebenarnya yang membuat Chase merendahkan Franny adalah karena Chase pernah ditipu. Sayang dalam cerita ini tidak diceritakan Chase tertipu seperti apa >,<

Walaupun cerita kali ini tidak sebagus buku pertamanya (Comanche Moon), secara keseluruhan, buku terakhir dari seri Comanche ini merupakan penutup yang manis d(^o^)b

Seri Comanche:
#1 Comanche Moon
#2 Comanche Heart
#3 Indigo Blue
#4 Comanche Magic

3 comments:

  1. hi phie...salam kenal ya
    aku udah baca ke tiga seri comanche ini, cuman ini yang belum. Paling terkesan sama buku pertama ttg hunter & Loretta. sangat mengobrak abrik emosi. Mau hunting buku ke 4 dulu nih. terus review ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal juga.. Terima kasih udah mampir ^^
      Yep, aku suka ama buku 1-nya diantara semua buku di seri ini.

      Aku bakal tetap review selama ada buku yang bisa dikonsumsi dan waktu. Hwhwhwhw..
      Thanks ya ^^

      Delete
  2. Thanks reviewx...banyakin lagi dunk hisrom2 yg lain...ngarep.com.....b4 buy it...linsay, kleypas ma judith m, c yg full novelx...ngeliat reviewx jd pgn bc jg

    ReplyDelete