Cuap-Cuap : Resensi [part 2] - Tips Resensi

Kemarin kita sudah membahas mengenai apa itu resensi dan bagaimana strukturnya. Sekarang aku akan memberikan informasi mengenai tips-tips yang aku peroleh dari beberapa sumber dan ada beberapa yang aku tambahkan sendiri.


Gali Ilmu
Jika kamu adalah seorang pemula yang benar-benar ingin menjadi seorang peresensi yang handal, ada baiknya kamu survei dulu contoh-contoh resensi yang baik dan penggunaan bahasa seperti apa yang sebaiknya digunakan. Tentunya koran dan majalah memiliki cara pembahasan yang agak berbeda kan?

Pilih Buku
Ini yang paling penting. Kamu harus memilih buku yang sesuai dengan genre yang kamu suka. Misalnya kamu suka membaca buku romance, maka pilihlah buku yang sesuai. Jangan sampai kamu malah memilih buku dengan genre thriller. Kecil kemungkinan kamu akan menikmatinya dan malah gak tahu harus menulis apa di resensi buku tersebut. Jadi, pilihlah buku yang sesuai dengan minat kamu.

Lihat Cover
Don't judge the book by the cover. Oke, itu berlaku untuk menilai karakter seorang manusia. Kalau buku? Aku sih lihat covernya dulu. Menarik? Baru liat sinopsis. Kalau covernya sendiri kurang menarik dan belum pernah tahu pengarangnya apalagi belum pernah direkomendasikan oleh seseorang, aku berpikir berkali-kali sebelum membelinya.
Sebelum memulai ke halaman pertama, kamu bisa lihat cover terlebih dahulu. Apa yang menarik? Kira-kira, apa yang disampaikan penulis kepada pembaca melalui cover. Gambar kan juga bisa "berbicara" (^_^)

Data Buku
Sebelum memulai, sebaiknya kalian mencatat identifikasi buku. Mulai dari judul, nama pengarang, berat, dimensi, genre, halaman, tahun terbit, dan sebagainya.

Baca Sampai Selesai
Mulai lah baca dari halaman pertama sampai terakhir, baru mulai resensi. Kalau kamu hanya membaca setengah dan mulai meresensi, kamu akan susah mengetahui inti cerita secara utuh. Hal ini penting banget bagi seorang peresensi.

Be Creative
Sudah siap meresensi? Pertama, tentukan judul. Ingat, judul harus kreatif sehingga membuat pembaca tertarik. Judul sudah oke, berikutnya paragraf pembuka. Paragraf ini merupakan yang paling penting, bagaimana cara kamu agar si pembaca ini tertarik meneruskan membaca resensi kamu.
Carilah apa yang paling menarik dari buku tersebut, dan taruhlah dalam paragraf pertama.

Catat, Catat, dan Catat
Apa yang dicatat?
Satu : Di dalam sebuah cerita, tentunya kamu akan menemukan hal yang menarik. Catatlah! Suer deh, itu akan membantu banget dalam penulisan resensi kamu. Membuat orang lain juga tertarik. Bisa berupa percakapan atau kata-kata bermakna yang mengena.
Dua : Kejadian-kejadian penting. Ini membantu kita untuk memaknai buku tersebut.

Summarized not Spoiler
Nah, kamu bisa memberikan sedikit intipan mengenai apa yang diceritakan dalam buku secara garis besar. Ingat, jangan berikan ending buku, itu sama saja dengan spoiler.

Opini
Jangan lupa menuliskan opini kamu. Opini itu seperti uneg-uneg. Kamu suka buku ini, kenapa? Kamu gak suka, kenapa? Bukunya boring, kok bisa? Bukunya bikin nangis terus, kenapa bisa?
Fontnya oke gak? Jarak spasinya? Bahasanya mudah dimengerti atau tidak?
Kelebihan dan kekurangan buku ini apa?

Panjang Tulisan
Resensi yang terlalu panjang membuat pembaca malas bacanya. Iya gak sih? Menurut informasi yang aku temukan, kalau kamu posting di internet, sebaiknya hanya 600 kata atau sekitar satu setengah halaman kwarto. Hmmm.... Sebaiknya aku juga melakukannya nih. Hidup 600 kata!

Editing
Judul sudah oke, paragraf sudah oke, upsss.. ada yang salah ketik. Kok pilihan katanya kurang tepat ya? Kok paragraf yang satu dengan yang lainnya kurang nyambung?
Itu lah gunanya editing. Setelah selesai menulis, ada baiknya kamu baca ulang, mungkin ada yang harus direvisi di beberapa bagian. Manusia tidak luput dari kesalahan kan? Heheheheheheheh..

Rekomendasikan
Ada baiknya kamu merekomendasikan buku ini kepada pembaca apakah sebaiknya dibeli, dipinjam, atau tidak usah beli. Tapi ingat, kamu harus menyertakan alasannya ya. Jangan tiba-tiba menulis, buku ini tidak perlu dibeli. Sebabnya apa? Mungkin karena terjemahannya kurang tepat, kurang jelas, atau yang lainnya. Berikan alasan yang singkat, padat, dan jelas.

Posting
Tidak punya blog tapi mau memberikan resensi? Di internet, ada beberapa web seperti www.amazon.com, www.goodreads.com, beberapa yahoogroups dari gramedia, violetbooks, dastan, yang bisa tulis resensi di sana.

Sekian informasi yang aku peroleh. Semoga membantu ~(^^)~(^^)~

Sumber: here, here, here, and here.

Pembahasan sebelumnya :
Cuap-Cuap : Resensi [part 1] - Kenalan dengan Resensi, yuk!

No comments:

Post a Comment