Johanna Lindsey - Warrior's Woman [Ly-San-Ter #1]

Judul : Warrior's Woman (Milikmu Seutuhnya)
Pengarang : Johanna Lindsey
Penerbit : Dastan
Tahun : 2011
Halaman : 516
Dimensi : 110 x 180
Berat : 250 gram
Genre : Science Fiction Romance

Oke, sebelum memberikan review untuk buku ini, aku akan memberikan kesan pertama mengenai cover dan sinopsis.

Cover, udah mewakili banget gambaran cerita seperti apa yang diwakilkan oleh buku tersebut. Dari situ bisa dilihat temanya futuristik dengan segala kecanggihan (ada UFOnya) dan si wanita sendiri kelihatan tough, tapi warna pink itu menunjukkan sisi wanitanya (walaupun aku kurang suka warna pink >,< ).

Dari segi sinopsis, entah mengapa sinopsis ini membuat pembaca jadi kurang tertarik. Ribet. Kurang bisa dimengerti. Tapi itu tidak membuatku tidak membeli karya JL *maniak JL*.

Tedra de Arr adalah seorang wanita dengan pangkat tertinggi dalam urusan perlindungan terhadap pemerintah, yaitu Sec 1 (Security 1). Dia tinggal di planet yang namanya Krystan, sebuah planet dengan teknologi super modern. Mandi aja cuma 3 detik dengan alat yang namanya solaray. Makanannya pun makanan buatan. Pokoknya semua teknologi yang kalian pikirkan, ada di dunia ini. Bahkan robot yang mirip banget dengan manusia yang berfungsi untuk menyenangkan pemiliknya. Tedra memiliki satu yang bernama Corth, pria tampan miliknya.

Eits.. bukan itu saja yang Tedra punya. Dia memiliki Martha (cinta mati deh ama Martha), sebuah komputer yang bisa berpikir sendiri, memberikan keputusan sendiri, pokoknya seperti manusia namun tak berwujud dan tak memiliki perasaan (sedih, gembira, dan sebagainya). Martha selalu bertengkar dengan Tedra. Hal ini disebabkan karena keinginan Tedra selalu bertolak belakang dengan Martha padahal Martha selalu memberikan yang terbaik buat Tedra walaupun Tedra selalu mengancam akan menghancurkan dan melelehkan semua sirkuit Martha.

Tapi planet Krystan tidak sedang dalam keadaan harmonis, pemimpinnya sedang dikudeta dan mereka dijajah oleh bangsa bernama Sha Ka'an. Semua wanita dalam Sec akan diberikan sebagai hadiah oleh Crad (yang melakukan kudeta) atas jasa bangsa ini.


Dengan bantuan Martha dan Rourk (teman Tedra), Tedra berhasil kabur dari planetnya untuk mencari bantuan. Sampai Martha membawanya ke planet induk bangsa Sha Ka'an yaitu Sha Ka'ar. Di sana lah Tedra bertemu dengan Challen Ly-San-Ter yang tersinggung dengan pakaian Tedra yang menurutnya tidak seharusnya dipakai seorang wanita.

Planet Sha Ka'ar adalah kebalikan dari planet Kyrian. Planet ini masih primitif. Mereka makan dengan berburu. Mandi dengan air sesungguhnya. Bahkan Challen memiliki binatang peliharaan bernama Sharm yang dua kali lebih besar dari singa (menurut khayalanku =P).

Challen tidak percaya dengan penjelasan Tedra mengenai planet Kyrian. Hal ini membuat Tedra frustasi (bahkan sepanjang cerita Challen benar-benar merupakan tantangan tersendiri, aku sebagai pembaca kadang-kadang pengen mencekik leher pria itu kalau dia nyata ^o^).

Dalam bangsa Sha Ka'ar, seorang wanita dapat meminta perlindungan kepada seorang pria, sebelum pria itu mengklaim wanita tersebut. Hukumnya bakal berbeda kalau sang wanita yang meminta perlindungan, sang pria akan melindunginya tanpa meminta hak apa pun. Tapiiiii.. jika sang pria yang mengklaim, maka sang wanita harus mematuhi peritah dari sang pria.

Sayangnya, Tedra tak tahu hal tersebut. Jadilah dia menantang Challen untuk bertarung dengan tangan kosong. Dan... Tedra kalah serta diklaim oleh Challen. Hukumannya adalah Tedra harus melayaninya di mana pun Challen tidur (silakan berimajinasi =p) selama satu bulan alias jadi budak.

Kalau Tedra tidak mematuhi apa yang diminta oleh Challen, maka dia akan dihukum. Hukuman di Sha Ka'an adalah sang wanita akan mengalami hasrat yang tinggi, namun tidak memperoleh kepuasan dari sang pria.
Dalam satu bulan itu, Tedra mati-matian berusaha meyakinkan Challen bahwa planet Kyrian tersebut ada dan Challen mati-matian berusaha untuk tidak mempercayainya. Dan ternyata Tedra mulai jatuh cinta pada pria itu di saat dia benar-benar ingin mencekik Challen. Tapi prajurit tidak pernah merasakan cinta. Iya kan? Tapi disebut apa perasaan ingin melindungi dan menyerahkan hidupnya untuk wanita itu?

Karya JL ini diterbikan pada tahun 1990 (21 tahun yang lalu) dan menurutku pada tahun tersebut, JL tidak seterbuka dengan karya-karya barunya dalam adegan percintaan. Bahkan nyaris tidak ada kata-kata seksual.

Lalu kalau kalian sebagai feminist sejati, lewati saja buku ini. Karena agak merendahkan derajat si wanita. Misalnya ada adegan di mana si wanita dipukul karena Tedra mengira bahwa itu lah hukuman yang akan diberikan Challen kalau dia tidak mematuhinya. Belum lagi perbudakan di bangsa itu. Wanita bisa diklaim oleh sang pria jika wanita tersebut tidak memiliki pelindung. Mungkin wanita seperti barang, itu lah yang membuat Tedra kesal setengah mati.

Kalau dibandingkan dengan karya JL, mungkin agak sedikit mirip dengan gabungan seri Mallory dan Viking.
Yang aku suka dalam buku ini adalah hal-hal lucu seperti pertengkaran antara Martha dan Tedra. Sumpah, itu bikin ketawa-ketawa sendiri. Belum lagi Challen yang sangat purba dihadapkan dengan modernisasi.
Yang aku kesal tuh karena setelah Tedra dihukum oleh Challen, Tedra dengan mudah memaafkan Challen. Harusnya Tedra merajuk dikit, biar Challen mengejar-ngejar wanita itu. Hahahahahahaha..


Seri Ly-San-Ter:
#1 Warrior's Woman
#2 Keeper of The Heart
#3 Heart of A Warrior

7 comments:

  1. 4/5 ya???? berarti bisa dipertimbangkan tuh....


    maniak JL juga??? samaaa................ *berpelukan ala teletubies* :D

    ReplyDelete
  2. bagus yah.... saya ada niat juga emang pengen beli novelnya JL yang ini....

    dan sepertinya bakal jadi ni dibeli karena ngeliat alur ceritanya yang lumayan bagus...

    sesama maniak JL mari berpelukannnnnnnnnnn.... *teletubies mode ON* :)))))))))

    ReplyDelete
  3. ada niat sih ngebeli novel ini cuma rada ragu waktu ngeliat model ceritanya yang kayak cerita luar angkasa dimana gitu....

    cuma sekarang kayaknya jadi deh belinya soalnya bagus sih ceritanya....

    JL emang keren....

    ReplyDelete
  4. hahaha. menarik banget komentar terakhirnya. kayaknya Dastan Books khusus nerbitin harlequin ya? pengen beli~ :D

    ReplyDelete
  5. Hai, Jessica.. Maaf ya baru bales, aku masih di kampung halaman saat ini. Agak susah untuk mencari koneksi internet di sini T_____T
    Dastan gak semuanya harlequin, ada juga beberapa buku masak dan sebagainya.
    Tapi memang untuk saat ini terkenal dengan HRnya, saingan sama GPU =)
    Kalau mau beli novel, harus lihat-lihat genre yang kamu suka serta komentar para pembaca mengenai buku tersebut. Karena gak semua buku yang diterbitkan bagus =P

    Happy reading!

    ReplyDelete
  6. @Putri : lagi-lagi commentmu masuk spamku.. harus sering-sering cek spam nih ^^
    Aku suka banget-banget ama JL. Semua karya dia aku beli, ga memandang genrenya apa.. hahahahahahaha..

    ReplyDelete
  7. salam kenal phi, saya juga suka baca hr...senang bisa baca review mu

    ReplyDelete