Cuap-Cuap : Editor?

Editor memegang peranan penting dalam sebuah penerbitan buku. Gak percaya? Kalau gak ada mereka, kamu gak bakal bisa baca novel luar dalam bahasa Indonesia. Tentunya juga gak bakal ada buku-buku yang sekarang ada di toko buku. Mereka juga yang menyortir buku mana saja yang layak diterbitkan. Mereka juga harus pintar membaca kebutuhan pasar.
Kali ini aku mau membahas mengenai pekerjaan editor dan memberikan pandangan aku terhadap hasil editing yang ada pada Gramedia, Oak Tree, Dastan, Violet, dan GagasMedia. Soalnya cuma buku-buku terbitan mereka saja yang aku baca =)

Tingkatan dan Tugas Editor
Kalian pasti mengira editor cuma ada satu tingkatan, ya editor itu sendiri. Sebenarnya, susunan editor tuh ribet banget. Berikut adalah yang aku peroleh dari salah satu link (sumber):
1. Copy Editor
Ini adalah jenjang terendah dalam karir sebagai editor.
Mereka bertugas memeriksa dan memperbaiki kesalahan, mulai dari salah penulisan, salah pemilihan kata, tanda baca, huruf tebal, huruf miring, dan garis bawah.
2. Editor
Editor ini sendiri terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
Pictorial editor yang bertugas menangani masalah gambar, mulai dari cover sampai gambar pada isi buku.
Copyright editor yang bertugas menangani masalah hak cipta buku-buku terjemahan.
Associate editor yang bertugas mencari naskah, mencari penulis, dan mendampingi penulis untuk menghasilkan buku yang berkualitas bagus.
3. Senior Editor
Tugas:
Menilai kelayakan terbit suatu naskah.
Menghubungi penulis atau agen naskah untuk memenuhi target buku yang akan dihasilkan suatu penerbit.
4. Managing Editor
Editor pada tingkat ini tidak berurusan langsung dengan naskah, tapi ke pengelolaan manajemen penerbitan.
5. Chief Editor
Ini adalah tingkatan tertinggi.
Bertugas sebagai pemimpin sekaligus pengelola divisi editorial. Dia juga bertugas untuk memberikan keputusan terhadap perkembangan penerbitan.

Bahkan berdasarkan hasil wawancara (sumber) dikatakan bahwa seorang editor pun bisa memutuskan jumlah uang yang pantas diberikan kepada pengarang atau penulis atas naskah yang akan diberikan. Bahkan si editor pun harus pintar mengatur strategi agar penjualan naskah tersebut di pasar bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan. Dan usul itu diberikan kepada associate publisher yang akan memasarkan buku-buku tersebut.

Nah, kebayangkan ribetnya pekerjaan editor? Mereka adalah tulang punggung penerbit. Kadang kasihan juga sih ama mereka kalau para pembacanya udah teriak-teriak buku A kapan terbit, buku B kapan terbit, dan sebagainya. Padahal yang harus mereka edit sudah menggunung di atas meja mereka.

Oke, sekarang mengenai buku-buku yang diterbitkan oleh beberapa penerbit, berikut beberapa ulasan aku. Aku berusaha untuk gak subjektif, moga-moga gak ada yang tersinggung dengan pembahasanku =)

1. Gramedia
Siapa sih yang gak tau Gramedia Pustaka Utama (GPU)? Menurutku, GPU adalah salah satu perusahaan penerbit raksasa yang ada di Indonesia. Buku-buku yang diterbitkan mereka tokcer abis.. Mereka menyortir buku dengan baik, sehingga hanya buku-buku terbaik dan memuaskan pembaca lah yang mereka terbitkan.
Bahkan mereka juga membuat yahoogroups bagi para pembaca untuk memberikan kritik dan saran serta  buku-buku apa saja yang ingin mereka baca. Nah, karena aku pecinta harlequin, aku masuk ke grup harlequin mereka. Bagi yang belum punya, ini adalah linknya : http://groups.yahoo.com/group/harlequin-indonesia/
Untuk hasil editing, mereka menggunakan bahasa dan pemilihan kata yang pas sehingga tidak membingungkan pembaca.
Untuk cover dan kertas, aku suka dengan pemilihan gambarnya. Sesuai dengan gambaran isi buku. Tapi bukan berarti mereka tidak pernah salah. Mereka pernah salah dan pernah dikritik, dan aku kagum dengan kecepatan mereka memperbaiki kesalahan mereka tersebut.
Rate : 5 / 5

2. Violetbooks
Violetbooks merupakan imprint dari Gramedia yang menerbitkan novel terjemahan dari penulis New York Times terlaris seperti Gena Showalter, Robyn Carr, Sherryl Woods, dan sebagainya.
Link mereka bisa diakses di : http://violetbooks.grouply.com/
Di sana kalian bisa bertanya-tanya, mirip yahoogroups Gramedia.
Untuk hasil editing, menurutku agak kaku sih bahasa yang digunakan, agak formal menurutku. Tapi tidak ada penggunaan kata yang aneh atau tidak dimengerti. Sehingga masih tergolong bagus untuk hasil terjemahan.
Untuk cover dan kertas, aku bisa sembah sujud (lebaaayyyy). Cover mereka sekarang menggunakan gambar yang sama dengan buku aslinya. Aku juga suka tipe kertas mereka, ringan dan tebal. Mirip kertas-kertas buku luar.
Rate : 5 / 5

3. Oak Tree
Oak Tree juga merupakan imprint dari Gramedia. Penerbit ini sudah berkali-kali dikritik oleh para pembaca mengenai penggunaan bahasa yang digunakan. Bahasanya kurang mudah dimengerti dan diartikan secara harafiah. Mungkin ada beberapa kata yang sebaiknya tetap digunakan dalam bahasa Inggris misalnya Lady, Sir, dan sebagainya. Namun oleh mereka diartikan juga ke dalam bahasa Indonesia.
Untuk hasil editing, menurutku editor dari Oak Tree kurang cakap. Semoga para tetua di Gramedia dapat membantu sehingga hasil edit Oak Tree semakin membaik. Novel yang diterbitkan oleh Oak sebenarnya bagus (contohnya adalah Julia London), namun karena hasil terjemahannya kurang baik, para pembaca jadi kurang berminat.
Untuk cover dan kertas, semuanya bagus, sama dengan Gramedia. Mungkin karena yang mengurus gambar adalah orang yang sama =)
Rate : 2 / 5

4. Dastan
Nah, ini saingan GPU menurutku. Hehehehehehhe.. Mereka berdua tuh kayak kejar-kejaran terbitin harlequin. Bahkan saling rebutan penulis yang bakal diterbitkan. Contohnya Johanna Lindsey seri A diterbitin GPU, seri B diterbitin Dastan. Tapi gak apa-apa sih, pembacanya yang senang banyak buku yang keluar =)
Kamu juga bisa bergabung dengan yahoogroups Dastan di : http://groups.yahoo.com/group/dastanbooks/
Untuk hasil editing, aku juga suka dengan hasil terjemahannya yang enak dibaca. Sama lah seperti membaca terbitan GPU. Tapi, terkadang masih ditemukan kesalahan pengetikan yang amat sangat disayangkan.
Untuk cover dan kertas, saat awal-awal Dastan menerbitkan buku, aku kurang suka dengan ukuran buku mereka yang tidak konsisten. Untungnya sekarang sudah sama semua. Kalo kertas ya sama juga dengan GPU.
Rate : 4.5 / 5

5. GagasMedia
The last but not the least, GagasMedia. Well, penerbit satu ini tidak terlalu banyak mengeluarkan buku Harlequin seperti penerbit lainnya, tapi cukup banyak juga buku yang diterbitkan oleh mereka.
Untuk hasil editing, terus terang di buku The Windflower, banyak banget kesalahan pengetikan yang terjadi. Tapi secara keseluruhan, pemilihan katanya tidak sulit untuk dimengerti dan bahasanya pun enak untuk diikuti.
Untuk cover dan kertas, ini merupakan salah satu kekurangan mereka. Cover dan kertas mereka tuh "lembek" gak kayak yang lain (kaku). Sehingga ketika agak ditekuk, jadi gak terlalu enak.
Rate : 4 / 5

Sekian cuap-cuapku mengenai editor. Mohon maaf jika ada salah kata =)

17 komentar:

  1. wah nemu blog sama-sama romance freak nih, salam kenal ya :) info editor ini bermanfaat sekali soalnya aku kadang binggung antara copy writer dsb

    BalasHapus
  2. btw, theme blognya keren, pengennnn :)

    BalasHapus
  3. @Peri Hutan : salam kenal yah ^^
    Untuk theme blog bisa kamu googling kok. Ketik aja blogspot templates.
    Aku biasanya di http://btemplates.com/ atau http://bloggertemplateplace.com/

    BalasHapus
  4. bagus banget rekapan penerbitnya ... salam kenal ya phie ....

    BalasHapus
  5. @Rizka: terima kasih.. salam kenal juga ya ^^

    BalasHapus
  6. hai...salam kenal... wah... senengnya saya ketemu dengan sesama penggemar novel-novel roman.... :)


    btw, boleh donk tau akun kamu di Goodreads biar bisa di-add dan berbagi cerita tentang novel roman....

    BalasHapus
  7. Tertarik jadi editor kah mba?

    BalasHapus
  8. @okeyzz : pengen sih.. hahahahaha.. tapi gak ada pengalaman jadi editor =P

    @Yayun : sama-sama.. salam kenal yah ^^

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. halo phie, salam kenal :)
    kalo ngomong soal editor pasti aku langsung ingat seri drama ugly betty. liat mereka pontang panting menyiapkan edisi yang akan diterbitkan seru banget deh :)

    BalasHapus
  11. Salam kenal juga @rie_dominique =)
    Yep, pekerjaan editor tu ga gampang.. Tapi di situlah letak serunya, saat dikejer-kejer deadline =p

    BalasHapus
  12. @putriutama : sori komentar kamu masuk ke spam aku >,<
    Akunku di goodreads : Angela Noviana
    Tapi biasa jarang ngreview s di sana, biasanya ngreview d sini.. Di goodreads cuma ngasih bintang doank =)

    BalasHapus
  13. halo... salam kenal, asyik nih blognya baru nemu aku. tadi nyari2 keyword agensi naskah novel romance dan nyasar kemari. soalnya baru ngerti istilah agensi naskah gara-gara pengen nerbitin cerita. selama ini cuman doyan nulis aja di blog yang share serta responnya lumayan.
    buat temen2 mampir dong di blog ku dan kasih review ya... rame lho

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo, salam kenal ^^
      sip, ntar aku mampi ke blog kamu ya =)

      Hapus
  14. hai salam kenal phie...
    aku juga penggemar berat romance ni, rata2 novel yang ku baca sama dengan kamu, terbitan GPU,Oak Tree, Dastan, Violet.
    Setuju sama kamu kalo GPU memang yg paling baik dari banyak hal, terutama editingnya.
    Satu hal buat di share nih, saya pernah baca novel serial dari Julia London yang diterbitin sama Oak Tree, kecewa banget sama editingnya, banyak yang salah dalam pengetikan dan juga terjemahannya kaku dan susah dimengerti. Sayang sekali, padahal karyanya Julia London yang diterbitkan itu sangat menarik.
    Ditunggu review2 kamu berikutnya.
    =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai, salam kenal juga, Yunita ^^
      Yep, so far Oak emang agak mengecewakan, lagi menunggu karya siapa lagi yang dipublished nih.. Aku berharap sih mereka memperbaiki kualitas editing dulu sebelum menerbitkan bukunya. Sayang kan buku bagus tapi gak didukung ama terjemahan yang bagus juga.. Jadi males bacanya >,<

      Hapus