Sharon and Tom Curtis - The Windflower

Judul : The Windflower (Takluk di Bawah Pesonamu)
Pengarang : Sharon and Tim Curtis
Penerbit : Gagas Media
Tahun : 2011
Halaman : 634
Dimensi : 140 x 220

Merry, seorang gadis berumur 18 tahun yang memiliki kemampuan menggambar secara akurat, merasa hidupnya membosankan. Sampai kakaknya, Carl, memohon bantuannya untuk menggambar seorang buronan yang dicari oleh pemerintah Amerika. Menyetujui usul kakaknya, mereka ke sebuah bar di pinggir pantai, tempat para pria tidak bermartabat berkumpul.

Di sana, Merry menyamar sebagai seorang istri yang sedang hamil. Setelah berhasil menggambar orang yang dimaksud kakaknya, mereka bermaksud untuk keluar dari bar itu. Namun usaha itu gagal karena seorang perompak bernama Rand Morgan bersama anak buahnya datang ke dalam bar, menebarkan aroma ketegangan.

Sejak awal pertemuan mata mereka, Merry tertarik pada pria itu. Tapi keselamatan dirinya dan kakaknya lebih penting dari apapun. Merry memang berhasil keluar dari bar tersebut, tapi sialnya dia kepergok oleh pria itu ketika bantalan hamilnya lepas dari perutnya.

Devon Crandall memang tertarik pada wanita cantik itu, mungkin kehamilan gadis itu membuatnya melupakan niatnya. Ketika mengetahui bahwa gadis itu sebenarnya tidak hamil, bukan salahnya jika dia mengambil sebuah ciuman panas dari gadis itu. Dia hanya ingin merasakan kelembutan bibir gadis yang menarik baginya itu. Tapi keributan dalam bar membuat Devon melepaskan gadis itu.

Permainan nasib mempertemukan mereka kembali ketika Bibi April merindukan Inggris, tanah kelahirannya, dan ingin membawa serta Merry. Awalnya Merry menolak dan mengatakan bahwa dia akan tinggal dengan ayahnya. Atas dorongan Bibi April, akhirnya Merry setuju.

Saat masuk ke dalam kabin, ternyata tas Merry penuh dengan sarang semut yang merupakan hasil karya keisengan Henry Cork. Karena tidak bisa tidur dalam kabinnya, Merry terpaksa tidur dalam kabin Michael Granville.

Tidur dalam kabin orang lain pun ternyata tidak membuatnya beruntung karena dia disekap dan dibawa ke dalam kapal perompak. Di sanalah dia bertemu dengan Devon lagi. Devon tidak memercayai Merry karena baginya gadis itu adalah wanita Michael Granville, musuhnya, orang yang ingin dibunuhnya.

Awalnya Merry hanya dapat mengeluh dan menangis. Dia dirawat oleh seorang pria cantik bernama Cat. Perlahan-lahan dan pasti, Merry berhasil beradaptasi dengan kapal perompak tersebut dan membuat para awak juga menyayanginya.

Tapi itu semua tidak cukup menyenangkan bagi Merry. Dia ingin bertemu dengan keluarganya dan tidak hanya sekali dia berusaha melarikan diri. Tidak hanya sekali pula Devon menemukan dan membawanya kembali ke dalam perlindungan pria itu.

Sampai suatu ketika Merry melarikan diri dan penyakit nyaris merenggut nyawa gadis itu. Dari saat itu lah Devon yakin bahwa dia memang mencintai gadis itu.Yang harus dilakukannya adalah mencari tahu siapa Merry sebenarnya, lalu memiliki gadis itu untuk dirinya sendiri.
Mungkin bagi beberapa pembaca cerita ini terlalu bertele-tele karena memang penulis menceritakannya dengan cukup detail. Sekitar seperempat buku ini, ceritanya agak membosankan, namun secara perlahan-lahan rahasia mulai terungkap mengenai siapa Merry, siapa Rand Morgan, siapa Cat, dan siapa Devon sebenarnya. Apa hubungan Devon dengan Michael Grenville dan mengapa dia ingin membunuh pria itu.

Belum lagi campur tangan Rand Morgan dalam hidup Merry selama ini dan dalang di balik hubungan Merry dan Devon yang tarik ulur dan bikin geregetan. Mungkin jika Merry mengungkapkan siapa dirinya dari awal, buku ini akan selesai hanya dengan ketebalan setengah buku. Tapi itu lah yang membuat cerita ini berkembang, rahasia-rahasia yang dipegang oleh masing-masing karakter.

Happy Reading!
 

2 comments:

  1. kakak suka novel luar, ya? :3

    yang ini kayaknya keren x) thank reviewnya kak (;;

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali. Aku suka sama novel luar :)
      Sama-sama, senang kalau kamu suka ^^

      Delete