Carly Phillips - Cross My Heart [Ty and Hunter #1]

Judul : Cross My Heart (Sumpah Mati)
Penulis : Carly Phillips
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2011
Halaman : 208
Berat : 200 gram
Dimensi : 110 x 180
Genre : Romance

Novel ini merupakan karya pertama Carly Phillips yang aku baca. Jadi aku kurang bisa membandingkan karya dia dengan karya-karya lainnya yang pernah aku baca.

Lily Dumont adalah seorang gadis berumur 17 tahun yang tinggal di rumah adopsi karena pamannya menganggap bahwa Lily tidak dapat diatur. Hal ini terjadi karena Lily menguping pembicaraan pamannya yang mabuk itu atas harta warisan yang merupakan hak Lily.

Lily tinggal di rumah keluarga Benson di mana dia bertemu dengan Tyler Benson dan saudara angkatnya, Daniel Hunter (yang merupakan anak adopsi juga). Lily, Ty, dan Hunter merencanakan untuk "menghilangkan" Lily agar pamannya tak dapat mengambil harta warisan Lily. Dan, akhirnya Lily pun "menghilang" dan dianggap mati. Lily kemudian berubah nama menjadi Lacey Kincaid.

Sepuluh tahun kemudian, Lily menjadi seorang pengusaha yang sukses, Ty menjadi detektif swasta dan bekerja paruh waktu di bar, dan Hunter menjadi pengacara. Semua ini mereka capai dengan susah payah. Namun ternyata jalan mereka bertemu kembali ketika paman Lily, Marc, ingin mengklaim kembali harta warisan Lily setelah mengesahkan kematian Lily. Ty mencari cinta monyetnya itu dan meminta Lily untuk kembali ke Hawken's Cove untuk mengambil warisan yang merupakan haknya. Dan akhirnya Lily menyetujuinya.

Ternyata, warisan Lily dapat diambil olehnya ketika ia berumur 27 tahun.Satu bulan menjelang ulang tahunnya, banyak kejadian-kejadian yang diusahakan oleh seseorang untuk melenyapkan Lily. Siapakah yang mengincar dirinya? Pamannya? Atau ada orang lain di balik semua ini? Lalu, bagaimanakah cinta antara Lily dan Ty? Apakah hanya ketertarikan biasa atau cinta itu memang untuk selamanya?
Setelah aku membaca cerita ini, aku mengharapkan ceritanya mirip-mirip seperti karya JD Robb.
Tapi ternyata dugaanku salah. Thriller-nya kurang greget dan standar saja. Alurnya agak terlalu singkat, sehingga memberi kesan agak dipaksakan untuk cerita pembunuhannya.

Romance-nya pun menurutku biasa saja walaupun ada bagian-bagian lucunya yang membuat pembacanya tersenyum. Dan dalam cerita ini pun aku lebih tertarik dengan cerita Daniel Hunter dan Molly Gifford.

No comments:

Post a Comment